Ikut Arahan Mendag, RNI Jamin Harga Minimal Offtake Gula Petani Tebu Rp 10.500/Kg

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 10 Juni 2021 - 08:38 WIB

RNI jamin harga minimal offtake gula petani tebu Rp 10.500/Kg
RNI jamin harga minimal offtake gula petani tebu Rp 10.500/Kg

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) jamin harga minimal offtake gula petani tebu sebesar Rp.10.500/kg untuk melindungi petani dari kejatuhan harga.

Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi menjelaskan hal ini sesuai arahan Menteri Perdagangan M. Lutfi dan telah dikoordinasikan dengan Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTRI) serta Asosiasi lainnya seperti Asosiasi Gula Indonesia (AGI), Asosiasi Pedagang Gula Indonesia (APGI), Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) serta BUMN PTPN III Holding.

“Sesuai arahan Mendag untuk mengamankan harga penjualan gula petani sekaligus optimalkan offtake gula petani,” jelas Arief.

Mengenai harga minimal offtake gula, lanjut Arief, RNI telah memberikan jaminan secara tertulis kepada asosiasi salah satunya APTRI serta mensosialisasikan kepada pabrik - pabrik gula yang dikelolanya untuk memperkuat kemitraan dengan para mitra petani tebu rakyat dengan mengawal pelaksanaan lelang gula yang dilakukan petani serta menjaga harga penjualan gula setiap periode/perminggunya di sejumlah wilayah operasional RNI.

“Kami telah sosialisasi ke para mitra Petani tebu untuk menjamin harga lelang minimal offtake diangka Rp.10.500/kg,”katanya.

Ia menambahkan jika pada proses penjualan produksi gula petani tebu rakyat terdapat harga lelang yang lebih tinggi dari harga jaminan, RNI akan offtake sesuai harga pasar / lelang gula, dan sebaliknya.

“Jika terdapat harga lelang gula dibawah harga jaminan Rp.10.500/kg, RNI akan membeli sesuai harga yang dijaminkan,” tambahnya.

Dalam monitoring penjualan harga lelang gula petani dan melakukan offtake, RNI siap bersinergi dengan BUMN PTPN III Holding dan beberapa Asosiasi dalam pelaksanaannya dengan harapan dapat memperkuat pembenahan industri gula nasional.

“Menteri Perdagangan dan Menteri BUMN sangat mengapresiasi apa yang dilakukan RNI dan PTPN III Holding untuk inklusivitas dan menjaga harga di tingkat petani,” Pungkas Arief.

RNI telah menyerap tebu petani rakyat untuk digiling sekitar 3,3 juta ton bahan baku tebu pada tahun 2020 dengan jumlah petani tebu rakyat yang menjadi mitra RNI Group sekitar 4 ribu petani.

“Minat petani untuk menanam tebu terbilang masih tinggi dan cenderung meningkat, oleh karenanya kontribusi kami untuk pembenahan industri gula adalah dengan meningkatkan serapan tebu petani rakyat”, ungkapnya

RNI memiliki sejumlah strategi untuk penguatan lini bisnis gula, diantaranya melalui kerjasama dengan mitra strategis untuk peningkatan kapasitas dan revitalisasi PG, Perluasan areal perkebunan tebu, Penerapan smart farming, Penguatan pola kemitraan dengan petani, Penguatan riset varietas tebu melalui pengembangan riset internal dan kerjasama dengan lembaga riset atau perguruan tinggi.

Tahun 2021 RNI menargetkan produksi gula mencapai 282 ribu ton yang berada dari tebu petani rakyat maupun milik sendiri dengan kisaran Rendemen berada di angka 8,1%. Terdapat peningkatan hingga 22% dari target sebelumnya di tahun 2020 dengan produksi gula sebanyak 231 ribu ton.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:17 WIB

Ekonomi Kawasan Banten Bakal Tumbuh Pesat, 11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jakarta– PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) sebagai entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menandatangani perjanjian kredit sindikasi dan line fasilitas pembiayaan sindikasi…

Ilustrasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:15 WIB

Perlunya Sosilasi Tuk Cegah Meningkatnya Kasus Kekerasan Gender Berbasis Online

Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 8,9 persen atau menjadi 171 juta jiwa pengguna membuat kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan cyber semakin tinggi. Diketahui selama…

Sambal tabur BonCabe Level 50 Max End yang merupakan produk teranyar PT Kobe Boga Utama. (Foto: Humas PT Kobe Boga Utama)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:11 WIB

BonCabe level 50 Max End, Maximize to The End

Jakarta - Para penggemar mie instan dan berbagai makanan gorengan tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya sambal, apalagi sambal botol alias sambal yang dikemas dalam botol dan penggunaannya…

Candi Borobudur

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:00 WIB

Ketum IMI Pastikan The FIM MXGP World Championship 2021 Digelar di Kawasan Candi Borobudur

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan Indonesia akan dua kali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan internasional bergengsi…

Maskapai Garuda Indonesia

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:45 WIB

Gara-gara Tunda Bayar Kupon Bond 500 Juta Dolar, BEI Setop Perdagangan Saham Garuda (GIAA)

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan penghentian sementara perdagangan saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.  Menurut BEI, penghentian tersebut dilakukan lantaran pemilik…