INDUSTRY.co.id - Setelah mengumumkan Perancis akan dibuka kembali untuk wisatawan pada 9 Juni mendatang, kini Walikota Paris Anne Hidalgo mengatakan bahwa kota tersebut akan melarang sebagain besar kendaraan bermobil berlalu lintas di pusat kota pada 2022. 

Dilansir dari lama Travelandleisure, Jumat (28/5/2021), Hidalgo mengatakan ini merupakan kampanye yang sedang berlangsung untuk mengurangi penggunaan mobil di Paris.

Menurut Bloomberg CityLab, rencana itu akan mencakup sebagian besar pusat kota di Paris, dan melarang melalui lalu lintas di daerah itu, yang berarti akan ilegal untuk berkendara melintasi pusat kota. Diketahui, lebih dari 100 ribu mobil per/harinya yang melintasi pusat kota sehingga, jika nanti kebijakan akan diterapkan akan menghilangkan 55 persen dari total tersebut.

Satu-satunya kendaraan yang diizinkan di zona ini adalah untuk warga (termasuk tamu hotel), penyandang disabilitas, dan kendaraan yang digunakan untuk transportasi umum, pengiriman, atau layanan.

Dengan perubahan ini, Walikota Hidalgo berharap dapat mengurangi kebisingan dan polusi di daerah tersebut, sambil memerangi perubahan iklim dan menciptakan lebih banyak ruang untuk pohon, area khusus pejalan kaki, dan jalur sepeda.

Rencana ini hanyalah satu langkah dalam upaya pemerintahan Hidalgo selama bertahun-tahun untuk mengurangi penggunaan kendaraan di Paris. Menurut Bloomberg CityLab, Paris telah melarang mobil diesel dari beltway kota, serta mengurangi akses kendaraan di beberapa jalan utama, dan memperluas area hijau dan trotoar di area yang sebelumnya disediakan untuk mengemudi dan parkir.

Untuk menyetuji kebijakan tersebut, penduduk Paris diminta untuk menimbang pendapat mereka melalui formulir online. Jika survei menunjukkan dukungan dari penduduk untuk memperluas zona, peraturan tersebut akan segera berlaku.