INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pandemi yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun menghadirkan tantangan bagi berbagai sektor. Termasuk sektor pendidikan yang berperan penting dalam peningkatan mutu sumber daya manusia dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Beragam upaya kerjasama lintas sektor dibutuhkan untuk mengatasi tantangan yang ada dan mendukung lebih lanjut perkembangan sektor pendidikan, khususnya Program Merdeka Belajar.
Sepanjang 2020 hingga saat ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Danone Indonesia. Kerja sama dalam peningkatan kualitas belajar serta layanan pendidikan ini merupakan salah satu contoh praktik baik kemitraan pemerintah dan sektor usaha untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tanggung jawab pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Kebijakan dan aturan yang ditetapkan pemerintah tidak akan bisa mencapai tujuannya tanpa dukungan dari masyarakat sebagai pelaksana di lapangan. Pada saat yang sama, masyarakat juga membutuhkan pemerintah untuk mewujudkan aspirasi dan harapannya.
“Oleh karena itu, hubungan yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat harus saling melengkapi dan menguatkan. Dalam hal ini, para pelaku dunia usaha,khususnya swasta, perlu menyadari perannya sebagai bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab untuk upaya peningkatan kualitas pendidikan,” kata Menteri Nadiem dalam sambutannya secara daring dalam Webinar Praktik Baik Kemitraan Pemerintah–Swasta dalam Mendukung Program Merdeka Belajar dan Pendidikan di Indonesia dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Senin malam (24/5/2021).
Mendikbudristek menambahkan kerja sama yang terjalin antara Kemendikbudristek dan Danone
Indonesia merupakan salah satu praktik baik kemitraan pemerintah dan swasta di bidang pendidikan, khususnya dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan pembelajaran berkualitas di masa pandemi Covid-19.
“Saya berharap praktik baik kemitraan pemerintah dan swasta yang telah diwujudkan oleh Kemendikbudristek dan Danone Indonesia dapat mengispirasi Ibu dan Bapak sekalian untuk mengembangkan kolaborasi yang bermanfaat untuk mendukung perwujudan Merdeka Belajar. Mari bersama menjadikan kebutuhan siswa akan pendidikan yang berkualitas dan inklusif sebagai prioritas kita dan satukan langkah kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tandas Mendikbudristek.
Perlu diketahui, Danone Indonesia melalui unit bisnis Waters and Specialized Nutrition mendukung upaya optimalisasi pembelajaran yang dilakukan Kemendikbudristek melalui berbagai program pendidikan. Dukungan tersebut meliputi pendistribusian Modul PJJ Luring, akses pendidikan, renovasi fasilitas pendidikan, dan program edukasi tentang nutrisi dan hidrasi.
Adapun penerima manfaat dari program dukungan tersebut meliputi peserta didik di seluruh Indonesia, khususnya yang tinggal di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Sementara itu, Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menuturkan bahwa kerja sama ini merupakan perwujudan dari visi Danone Indonesia yaitu One Planet, One Health, yang juga berkaitan dengan sektor Pendidikan.
“Kami memiliki tujuan untuk membawa kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat, baik melalui produk hidrasi, nutrisi, maupun program berkelanjutan. Nutrisi dan kesehatan merupakan unsur penting dalam efektivitas pendidikan karena dapat menentukan kualitas kesehatan, tingkat konsentrasi saat belajar, kemampuan belajar anak, hingga kesuksesan proses belajar mengajar itu sendiri. Maka dari itu, kerja sama dengan Kemendikbudristek merupakan salah satu langkah konkret kami untuk bersama-sama memperkuat pendidikan dan kualitas hidup masyarakat di masa depan, tidak terkecuali anak-anak yang saat ini memiliki kesulitan akses," pungkasnya.