YLKI Desak KPI Larang Penayangan Iklan Rokok Selama Ramadhan

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 16 Mei 2017 - 17:33 WIB

Ilustrasi rokok. (Foto: Barcroft Media)
Ilustrasi rokok. (Foto: Barcroft Media)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Komisi Penyiaran Indonesia untuk melarang penayangan iklan rokok di televisi selama Ramadhan.  Tak hanya itu, pihaknya mengatakan mengiklankan rokok dan menjadi sponsor acara keagamaan di televisi saat Ramadhan adalah tindakan yang tidak etis.

“YLKI meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melarang penayangan iklan rokok di televisi selama Ramadhan," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (16/5/2017). 

Tulus mengatakan sebagian ulama dan organisasi keagamaan Islam di Indonesia juga telah mengharamkan rokok. Karena itu, sangat tidak etis bila acara televisi selama Ramadhan diselingi apalagi disponsori oleh rokok.

YLKI juga meminta para ulama dan pemuka agama yang mengasuh acara televisi saat Ramadhan untuk menolak sponsor rokok baik secara terang-terangan maupun terselubung.

"Selain mematuhi regulasi, seharusnya industri rokok juga menjunjung etika dalam berbisnis dan memasarkan produknya. Bukan hanya mengeruk untung lewat racun adiksi yang ada pada produk yang mereka pasarkan," tuturnya.

Menurut Tulus, seluruh dunia, selain Indonesia, saat ini telah melarang total iklan, promosi dan sponsor rokok di semua media. Misalnya Eropa Barat yang telah melarang sejak 1960 dan Amerika Serikat sejak 1973.

"Bahkan negara-negara penghasil tembakau dan rokok terbesar di dunia seperti China, India, Brazil, Bangladesh dan Jepang pun sudah melarang iklan, promosi dan sponsor rokok setelah negaranya meratifikasi atau mengaksesi Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC)," katanya.

Tulus mengatakan pada akhir Mei 2017 terdapat dua momentum penting, yaitu awal Ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei dan Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap 31 Mei.  

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut Bank BTN, Maryono, sedang memberikan penjelasan mengenai kondisi sektor properti pasca pilpres 2019 di Jakarta.

Rabu, 22 Mei 2019 - 23:58 WIB

BTN SIAPKAN RP14,58 TRILIUN SAMBUT LIBUR IDUL FITRI 1440 H

Jakarta-Untuk menjamin tercukupinya kebutuhan dana tunai bagi nasabah menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1440 H, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyiapkan dana sebesar Rp 14,58…

Segarkan Tubuh dan Jiwa dengan Varian Baru Fayrouz Kurma

Rabu, 22 Mei 2019 - 23:53 WIB

Segarkan Tubuh dan Jiwa dengan Varian Baru Fayrouz Kurma

Segarkan Tubuh dan Jiwa dengan Varian Baru Fayrouz Kurma

Manajemen PT Blue Bird Tbk [kiri- kanan] Andeka Putra (Chief Information Officer), Andrianto Djokosoetono ( Direktur) Noni Purnomo (CEO) Sigit P. Djokosoetono Purnomo Prawiro (Direktur) Sandy Permadi (Chief Finance Officer )

Rabu, 22 Mei 2019 - 23:02 WIB

Bluebird Tunjuk Noni Purnomo sebagai Direktur Utama PT Blue Bird Tbk

Jakarta-Sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan oleh PT Blue Bird Tbk pada hari Rabu, 22 Mei 2019, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta; Noni Purnomo…

Perayaan Idul Fitri (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 22 Mei 2019 - 21:00 WIB

Tujuh Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia

Hari Raya Idul Fitri, hari raya keagamaan yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan, dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Kali ini, Agoda, salah satu agen perjalanan online yang paling…

Wiranto, Menkopolhukam (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 22 Mei 2019 - 20:00 WIB

Wiranto: Aparat Keamanan akan Bertindak Tegas

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan pemerintah sudah mengetahui dalang dari aksi kerusuhan yang terjadi pada Selasa malam (21/5/2019) hingga Rabu dini hari…