BSI Dorong Pertumbuhan Perbankan Syariah

Oleh : Candra Mata | Senin, 10 Mei 2021 - 19:19 WIB

Bank Syariah Indonesia (foto Kompas.com)
Bank Syariah Indonesia (foto Kompas.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Mulai Februari 2021 lalu, tiga bank syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi melakukan merger yaitu Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah.

Ketiga Bank tersebut sekarang menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Kebijakan merger tersebut selaras dengan Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024.

“Beberapa kegiatan yang dimasukkan di dalam MEKSI itu adalah pengembangan industri halal, industri produk halal, kemudian terus melakukan pengembangan jasa keuangan syariah, dan juga mendorong munculnya kegiatan jasa keuangan sosial syariah yang diharapkan semakin hari semakin besar,” terang Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Ventje Rahardjo seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangannya pada Senin (10/5/2021).

Sejalan dengan hal tersebut, Analis Kebijakan Madya Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Mochamad Imron menyatakan bahwa merger ketiga bank syariah BUMN itu akan menjadi pendorong pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia. 

“Kita juga berharap merger akan menjadi lokomotif pertumbuhan di perbankan syariah. Jadi, kalau banknya bagus, maka akan merembet ke sektor lain di keuangan syariah. Walaupun market-nya sekarang baru 6 persen, kita harapkan ke depan bisa lebih terdorong pertumbuhannya,” ujar Imron

Imron mengatakan bahwa sebelum dilakukan merger, di Indonesia terdapat setidaknya 12 bank syariah, 20 unit usaha syariah, dan 160-an Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

Menurutnya, dengan adanya bank yang lebih besar maka diharapkan akan lebih efisien dan dapat membiayai banyak industri untuk berkembang.

Imron juga menggarisbawahi bahwa perbankan syariah memiliki kaitan erat dengan sektor riil. Transaksi keuangan syariah tidak terjadi kecuali memiliki underlying asset.

Oleh sebab itu, penguatan perbankan syariah diperkirakan akan mampu turut menggerakkan sektor riil, khususnya produk halal.

Dengan kapitalisasi pasar yang semakin kuat, Taufik Hidayat selaku Direktur Jasa Keuangan Syariah untuk KNEKS menyatakan bahwa BSI ditargetkan masuk 10 besar bank syariah terbesar dunia dalam waktu lima tahun sejak dilakukannya merger.

“Melalui permodalan yang lebih besar, BSI akan lebih leluasa melakukan ekspansi bisnis dan memperluas jangkauan layanan keuangan syariah mulai dari segmen UMKM, ritel, hingga korporasi dalam skala besar,” terang Taufik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Melindungi Data Pribadi di Internet (ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:30 WIB

Berhati-hati Saat Menggunakan Sosmed, Perlunya Lindungi Data Diri dari Tindak Kejahatan di Internet

Menurut survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2020 Jumlah pengguna internet di Indonesia melonjak tinggi, lebih tinggi dari angka pertumbuhan penduduk. Selain itu…

Apartemen SQ Rés

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:10 WIB

Hadirkan Program Click & Stay, Intiland Tebar Banyak Promo Menggiurkan

PT Intiland Development Tbk. meluncurkan program promo spesial terbaru bertajuk ‘Click & Stay’ yang akan digelar selama dua bulan, mulai 21 Juni hingga akhir Agustus 2021.

Ilustrasi Membuat Content Creative (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:00 WIB

Dari Hobi, Kini Content Creator Bisa Jadi Profesi

Saat internet sudah cukup merata di Indonesia kemudian fasilitas smartphone sudah cukup mumpuni, setiap orang di era digital sekarang ini bisa manfaatkannya sebagai content marketing. Di mana…

Tri Wibowo Santoso

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:00 WIB

Indo Parameter: Lembaga Survei Harus Paparkan Track Record Tokoh di Pilpres 2024 Agar Publik Tak Lagi Seperti Beli Kucing Dalam Karung

Menurut Direktur Eksekutif Indo Parameter, Tri Wibowo Santoso , pemaparan hasil survei terkait elektabilitas figur capres dan cawapres tanpa disertai track recordnya justru mengesankan bahwa…

Ilustrasi Kesetaraan Gender (locita.co)

Jumat, 18 Juni 2021 - 16:45 WIB

Aktivis Gender Sebut Patriarki Tak Hanya Merugikan Perempuan, tapi Juga Laki-Laki

Sejak dulu, representasi gender di masyarakat memiliki standar ideal. Berbicara tentang standar tersebut, media lama seperti televisi dan film-film popular Hollywood sudah menggambarkannya dalam…