Signify Hadirkan Cahaya Suci untuk Masjid Istiqlal Jakarta

Oleh : Herry Barus | Senin, 10 Mei 2021 - 15:00 WIB

Masjid Istiqlal Jakarta
Masjid Istiqlal Jakarta

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, dengan bangga menghadirkan pencahayaan baru untuk Masjid Agung Istiqlal yang kini bersinar terang menyambut Hari Raya Idul Fitri. Signify telah mengambil bagian dalam proyek ambisius renovasi masjid nasional Indonesia, yang merupakan renovasi pertama untuk masjid tersebut sejak dibangun tahun 1978.

“Kami sangat bangga dapat berpartisipasi dalam mendukung dan memperindah Masjid Agung Istiqlal sebagai kebanggaan negara,” komentar Dedy Bagus Pramono, Country Leader Signify Indonesia. “Masjid ini tidak hanya merupakan tempat ibadah, tetapi juga sebagai ikon kota yang memiliki arti penting bagi bangsa. Oleh karena itu, menyoroti keunikan dan keagungan arsitekturalnya menjadi visi kami saat mengonsepkan pencahayaan agar dapat memainkan peran fungsional dan estetika.”

Tampilan baru Masjid Agung Istiqlal telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 7 Januari 2021. Signify memberikan pencahayaan LED terkoneksi pada pencahayaan arsitektural, lanskap, serta pencahayaan dalam dan luar ruang. Sebanyak 3.375 lampu dipasang pada fasad utama masjid, kubah utama dan kubah kecil, fasad menara, koridor, dan ruang aula salat utama.

“Portofolio luas Signify untuk pencahayaan bangunan profesional dan fasad memungkinkan kami merancang pencahayaan yang sesuai dengan konsep yang dibentuk, yaitu memperindah struktur bangunan yang ada, serta menciptakan suasana yang sesuai dengan keagungan masjid bersejarah ini,” komentar Agust Danang Ismoyo, Principal Lighting Designer Pavilion 95 yang turut terlibat sebagai konsultan pencahayaan proyek renovasi Masjid Agung Istiqlal. “Saya yakin bahwa jamaah yang datang untuk salat di masjid ini juga akan merasa bangga karena Indonesia memiliki masjid yang begitu megah dan indah.”

Dengan pencahayaan yang baru ini, Masjid Istiqlal terlihat semakin indah dan megah, sangat cocok untuk bangunan yang memiliki nilai sejarah dan religius yang tinggi. Konsep pencahayaan dalam ruangan di aula salat utama memberikan pengalaman unik bagi jamaah, dengan pencahayaan arsitektural dinamis UniStrip G4 RGBW, yang menerangi aula dengan suhu warna berbeda untuk merepresentasikan sinar matahari alami (putih pada siang hari dan kuning menjelang senja). Pencahayaan ini menciptakan ilusi beribadah di bawah langit terbuka dan mengubah pemandangan mengikuti waktu salat. Hal ini bisa membantu menambah kekhidmatan saat beribadah. Signify juga memperindah pencahayaan luar ruangan menggunakan portofolio pencahayaan arsitekturalnya yang dinamis, lampu sorot UniFlood M dan UniStrip G4, untuk menerangi fasad dengan suhu warna tertentu untuk merepresentasikan sinar matahari alami.

Pada kubah utama, Signify memasang rangkaian lampu sorot LED eksterior jarak jauh Color Kinetics ReachElite dilengkapi dengan teknologi IntelliHue, yang merupakan pendekatan canggih Color Kinetics untuk memadukan warna, menghasilkan cahaya putih berkualitas tinggi yang cerdas dan sangat akurat, warna pastel lembut, hingga warna yang sepenuhnya tersaturasi dalam sebuah luminer yang dapat dikontrol secara tepat. Dengan teknologi ini, pencahayaan dinamis pada kubah Istiqlal dapat merepresentasikan fenomena alami seperti bulan purnama dan fenomena super-blue blood moon.

 

 

 

“Suatu kebahagiaan bagi kami di Signify untuk memberikan pencahayaan yang membantu menekankan nilai arsitektural dan sejarah Masjid Agung Istiqlal. Kami berharap suasana pencahayaan baru ini akan membawa kedamaian bagi jamaah dan menjadikan masjid ini menonjol di mata dunia,” tutup Dedy.

Berdiri di atas lahan seluas 91.629 m2, Masjid Agung Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara, dengan kapasitas untuk menampung hingga 120.000 jamaah. Nama ‘Istiqlal’ berarti ‘kemerdekaan’ dalam bahasa Arab karena dibangun untuk memperingati kemerdekaan Indonesia dan dimaksudkan untuk menjadi masjid Nasional. Berlokasi di Jakarta Pusat, masjid ini dirancang oleh arsitek Frederich Silaban pada tahun 1954.

Pembangunannya membutuhkan waktu selama 17 tahun dan dipimpin langsung oleh Presiden Soekarno, salah satu pendiri negara sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia. Ketika rencana renovasi difinalkan di tahun 2018, Signify mengambil kesempatan untuk memberikan konsultasi tentang peningkatan pencahayaan interior dan eksterior bangunan ikonik tersebut.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Jakarta Anies

Minggu, 20 Juni 2021 - 22:08 WIB

Jakarta Memanggil! Gubernur Anies Buka Pendaftaran Tenaga Kesehatan Profesional Pengendalian Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa saat lalu menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta membuka lowongan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan kasus Covid-19 di wilayah…

Sebagai rangkaian dari Morula Fertility Fest 2021, Morula melakukan serangkaian acara Morula Fertility Talk yang dimulai di kota Padang pada Minggu, 20 Juni 2021,

Minggu, 20 Juni 2021 - 20:47 WIB

Ngeri, Banyak Pasangan Suami Istri Tidak Mampu Hamil, Morula IVF Tawarkan Solusi Bantu Masalah Infertilitas Pasangan

Padang – Sebagai rangkaian dari Morula Fertility Fest 2021, Morula melakukan serangkaian acara Morula Fertility Talk yang dimulai di kota Padang pada Minggu, 20 Juni 2021, dengan mengangkat…

Pastor John Laba Tolok SDB

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:58 WIB

Warga Lembata Sedunia Minta Gubernur NTT Batalkan ETMC 2021

JAKARTA – Sejumlah warga Lembata Diaspora Sedunia yang tergabung dalam Grup WhatsApp Ata Lembata, meminta Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Panitia Liga 3 El Tari…

Ilustrasi petani tebu. (Arief Priyono/Light Rocket)

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:54 WIB

APTRI: Permenperin Nomor 03/2021 Bisa Digunakan Sebagai Alat Gebuk ke Para Pemburu Rente

JAKARTA- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Sunardi Edy Sukamto berharap agar Pemerintah bersikap tegas terhadap mafia-mafia pangan dalam hal ini…

Industri Alkes Nasional

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:51 WIB

Simak! Ini 7 Langkah Strategis Pemerintah Tingkatkan Produksi Alkes Buatan Industri Nasional

Pemerintah akan lakukan tujuh langkah strategis peningkatan ketersediaan pasar untuk mengembangkan industri alat kesehatan (alkes) dalam negeri.  Pertama, keberpihakan pada produk dalam negeri…