Bantu UMKM Tetap Bertahan di Masa Pandemi, KemenkopUKM Pastikan Pemerintah Bakal All Out

Oleh : Ridwan | Selasa, 04 Mei 2021 - 14:15 WIB

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya
Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya

INDUSTRY.co.id - Majalengka - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menyatakan akan terus berupaya maksimal untuk pemulihan ekonomi nasional, khususnya bagi UMKM di tengah ancaman lonjakan kasus Covid-19.

Hal ini terkait dengan potensi penularan Covid19  yang dipicu oleh momentum hari raya Idul Fitri, dimana para ekspatriat dan pekerja melakukan mudik lebaran atau pulang kampung.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya, menjelaskan meski ancaman dan tantangan pemulihan ekonomi nasional (PEN) kian berat, pemerintah tetap komitmen memberikan bantuan bagi pelaku usaha khususnya sektor UMKM untuk tetap bertahan.

Di sisi lain, lanjut Eddy, pemerintah juga tetap fokus melakukan pengendalian laju pertambahan kasus Covid-19 melalui berbagai upaya pencegahan yang dikoordinatori oleh Satgas Penanganan Covid-19 bersama Kementerian Kesehatan.

"Seperti diperkirakan oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) pada pertengahan 2020 tentang kemungkinan second wave pandemi Covid19, memang di beberapa negara hal itu terjadi. Akibatnya proses  penyembuhan  dan penyelesaian Covid bertambah lama. Artinya pemulihan ekonomi juga akan bertambah tantangannya," kata Eddy Satriya saat memberikan sambutan pada acara Bazzar Ramadhan dan Penunjukan Duta UMKM di Majalengka, Jawa Barat (3/5/2021).

Eddy menegaskan bahwa dukungan yang diluncurkan pemerintah pusat akan terus berlanjut. Bantuan itu seperti program restrukturisasi, pemberian subsidi bunga KUR dan non KUR, PPh final ditanggung pemerintah, imbal jasa penjaminan dan penyediaan dana bergulir bagi koperasi yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang merupakan Satuan Kerja dari KemenkopUKM.

Selain itu, pemerintah juga dipastikan melanjutkan pemberian bantuan produktif untuk pelaku usaha mikro (BPUM) di tahun ini.

Dijelaskan Eddy bahwa anggaran BPUM yang telah disiapkan tahun 2021 ini sebesar 11,76 triliun yang akan diperuntukkan bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Diharapkan akan ada tambahan untuk 3 juta penerima lagi.

Dia berharap dengan adanya BPUM dapat membantu pelaku usaha tetap bertahan di masa pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Ia pun mengakui bahwa selama ini UMKM selalu menjadi bumper bagi krisis ekonomi seperti krisis moneter 1997-1998 dan krisis tahun 2008.

Dia optimis dengan sinergi semua stakeholder dari tingkat pusat hingga daerah, krisis ekonomi akibat Covid-19 ini juga bisa dilalui dengan baik melalui gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) khususnya produk UMKM.

"Kita tetap harapkan ada pendataan dari Bapak/ Ibu semua (Kepala Dinas dan stakeholder terkait). Meski tahun ini jumlahnya turun menjadi Rp1,2 juta per penerima tapi kami rasa bantuan BPUM bisa jadi tambahan modal produktif dan jadi tambahan untuk pengadaan bahan baku bagi pelaku usaha mikro," sambung Eddy.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BLACKPINK Ketika Menjadi Duta Dari 26th UN Climate Change Conference of the Parties (COP26). Pada acara itu BLACKPINK Menerima Ucapa Selamat Oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Kamis, 06 Mei 2021 - 08:15 WIB

Keren! Sederet K-Pop Idol yang Sukses Menyuarakan Kelesetarian Bumi

Sebagai bentuk rasa peduli kelesetarian bumi, selain pandai bernyanyi dan juga menari para K-Pop idol pun juga gencar menyuarakan tentang kepeduliannya terhadap lingkungan dengan bentuk kampanye…

Ketum PWI Atal S Depari

Kamis, 06 Mei 2021 - 08:00 WIB

Ketua PWI Pusat Pertegas Larang Wartawan dan Para Pengurus PWI di Semua Tingkatan Meminta THR

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengingatkan para wartawan, khususnya anggota dan pengurus PWI, untuk tidak meminta atau mengedarkan surat permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri…

Ilustrasi hukum (ist)

Kamis, 06 Mei 2021 - 07:00 WIB

Diulangi Lagi, Kreditur IOI Temui Penyidik Polri yang Paksakan Pasal Pidana

Khawatir dana hilang, sejumlah kreditur produk High Yield Promissory Notes (HYPN) PT IndoSterling Optima Investa (IOI) diketahui kembali menemui penyidik Mabes Polri yang memaksakan pasal pidana…

Founder & CEO Iconomics Bram S. Putro saat membuka “Indonesia CSR Brand Equity Awards 2021

Kamis, 06 Mei 2021 - 06:43 WIB

Catat! CSR Perusahaan Berdampak Positif untuk Pencitraan

Perusahaan tidak hanya hadir untuk mencari profit dan imbal hasil untuk para pemegang saham. Perusahaan juga harus memiliki kebermanfaatan lainnya kepada masyarakat hingga lingkungan. Bagaimana…

Pamglima TNI dan Menkominfo Plate

Kamis, 06 Mei 2021 - 06:00 WIB

Menkominfo Jonny G Plate dan Panglima TNI Bahas Persiapan Pembangunan 5000 BTS, Termasuk di Papua

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr.(Han), Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E. dan Waasintel…