INDUSTRY.co.id - Jakarta - PEFINDO menegaskan peringkat “idAA-” untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2016 PT Bank DKI (Bank DKI) senilai Rp1,0 triliun, yang akan jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2021.
"Kesiapan Bank untuk melunasi obligasi tersebut didukung oleh secondary reserve Bank yang pada 28 April 2021 berjumlah sebesar Rp9,0 triliun," mengutip dokumen Pefindo Jakarta, Minggu (3/5/2021).
Efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan kemampuan Obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan Obligor lainnya di Indonesia, adalah sangat kuat.
Tanda Kurang (-) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.
Untuk diketahui, Bank DKI adalah bank pembangunan daerah (BPD) di DKI Jakarta yang menawarkan jasa perbankan yang lengkap meliputi korporasi, komersial, konsumen, ritel/mikro, jasa perbendaharaan dan syariah.
Per 31 Desember 2020, struktur kepemilikan Bank DKI terdiri dari Pemprov DKI (99,98%) dan PD Pasar Jaya (0,02%).