Gercep! Tingkatkan Rasa Aman dan Nyaman bagi Investor, Tokocrypto Jalin Kolaborasi dengan Peruri

Oleh : Ridwan | Sabtu, 01 Mei 2021 - 07:05 WIB

Pang Xue Kai, co-founder & CEO Tokocrypto
Pang Xue Kai, co-founder & CEO Tokocrypto

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Fenomena aset kripto yang fantastis kian menarik minat investor Indonesia. Hingga saat ini, bursa perdagangan aset kripto di Indonesia mengalami pertumbuhan jumlah investor, volume serta transaksi yang signifikan.

Dilansir dari beberapa media, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat jumlah investor crypto di Indonesia mencapai 4,45 juta di akhir Maret 2021.

CEO & Co-Founder Tokocrypto Pang Xue Kai mengatakan, pihaknya mencatat active trader di Tokocrypto mencapai lebih dari 90.000 per minggu, dengan volume transaksi harian meencapai kurang lebih US$ 60.000.000.

"Sementara untuk total mobile apps download mencapai 400 ribu sejak pertama kali diluncurkan pada Oktober 2020," kata Kai di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, pertumbuhan positif aset kripto tidak dapat dilepaskan dari peran serta berbagai pihak antara lain, pemerintah, pedagang, asosiasi, media dan para investor.

Sebagai pedagang aset kripto yang pertama teregulasi di Bappepti, Tokocrypto merasa perlu berperan aktif dan menjadi pionir dalam menumbuhkan kenyamanan dan kepercayaan pedagang, salah satunya senantiasa mematuhi peraturan Bappepti Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

"Selain itu, kami telah selesai melakukan audit ISO 27017 terkait cloud security, dimana ISO 27017 hanya dimiliki oleh cloud provider saja. Tak hanya itu, kami juga melakukan kewajiban pelaporan secara berkala kepada Bappepti dan PPATK," ujar Teguh Kurniawan Harmanda selaku COO Tokocrypto.

Sementara itu, Tokocrypto aktif menjalin kolaborasi strategis salah satunya dengan ICH, lembaga yang menerima pelaporan dan pendaftaran transaksi aset kripto di Indonesia.

Integrasi Tokocrypto dengan ICH merupakan sebuah langkah konkrit yang dilakukan untuk membangun ekosistem perdagangan aset kripto yang lebih terkontrol dan terawasi dengan baik sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan kepada investor untuk bertransaksi di Indonesia.

Tak hanya berhenti sampai disitu, Tokocrypto juga menjalin kolaborasi bersama Peruri, sebagai satu-satunya BUMN yang termasuk dalam penyelenggara sertifikasi elektronik (PSrE) di bawah koordinasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Sebagai PSrE, Peruri memiliki kemampuan menerbitkan digital certificate yang akan digunakan untuk identity management dan proses e-KYC di Indonesia melalui BlocktoGo.

Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya mengatakan, pihaknya meengapresiasi dan dukungan langkah Tokocrypto untuk terus meningkatkan 'trust' dan rasa nyaman bagi pelanggan dan ekositemnya.

Dijelaskan Dwina, untuk menciptakan iklim industri aset kripto yang kondusif, pemerintah telah mengeluarkan berbagai insentif, meningkatkan kepastian dan perlindungan hukum hingga kepastian berusaha di sektor komoditas digital atau aset kripto.

"Kami tentunya mendukung berbagai kebijakan pemerintah terkait aset kripto yang bertujuan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, termasuk dalam mendukung Bappepti dalam menghadapi mutual evaluation review (MER) agar Indonesia mendapatkan keanggotaan penuh FATF," tutup Dwina.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)

Senin, 17 Mei 2021 - 16:30 WIB

Taj Mahal Perpanjang Masa Penutupan Wisata Hingga Akhir Mei 2021

Lonjakan kasus harian Covid-19 di India semakin hari kian memburuk. Hal ini mengakibatkan rumah sakit penuh serta alat kesehatan yang dibutuhkan untuk pengobatan pasien pun menjadi terbatas.…

Daging sapi di sebuah pasar becek

Senin, 17 Mei 2021 - 16:09 WIB

Kementan Pastikan Stok Komoditas Hewani Aman Pasca Lebaran

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyampaikan stok ketersediaan daging komoditas hewani khususnya ruminansia masih tersedia…

Ekspansi Lucy in The Sky

Senin, 17 Mei 2021 - 16:01 WIB

Raih Dana IPO Sebesar Rp33,7 Miliar, Lucy in The Sky Tancap Gas Lakukan Ekspansi dan Pengembangan Bisnis

PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. sebagai pemilik dan pengelola Lucy in The Sky telah resmi melantai di bursa saham pada 5 Mei 2021 lalu. Melalui Initial Public Offering (IPO), perseroan berhasil menghimpun…

Replika Kapal Titanic di Cina (Ist)

Senin, 17 Mei 2021 - 15:30 WIB

Cina Bangun Replika Kapal Titanic Untuk Tempat Wisata

Kapal pesiar mewah nan ikonik Titanic yang diabadikan melalui film layar lebar pada 1997 ini akan dibangun replikanya di Cina. Salah satu tujuan pembangunan ini adalah sebagai daya tarik wistawan…

Pembangunan Bendungan Ameroro

Senin, 17 Mei 2021 - 15:27 WIB

Pemerintah Siapkan Dana Sebesar Rp 1,48 Triliun Bangun Bendungan Ameroro Berkapasitas 43,44 Juta m3 di Sultra

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pembangunan Bendungan Ameroro di Desa Tamesandi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga masuk dalam daftar…