Dahsyat! Prudential Cetak Pendapatan Rp23,7 Triliun, Presdir: Kami Dipercaya Pimpin Industri Asuransi Jiwa di Indonesia

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 21 April 2021 - 21:33 WIB

Jens Reich Presiden Direktur Prudential Indonesia
Jens Reich Presiden Direktur Prudential Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan yang tetap tangguh di 2020. Didukung dengan beragam inovasi yang dihadirkan untuk nasabah maupun masyarakat, Prudential Indonesia kembali dipercaya menjadi pemimpin industri asuransi jiwa di Indonesia.

Pasalnya, menurut President Director Prudential Indonesia, Jens Reisch, Prudential Indonesia sukses mencatatkan total pendapatan premi sebesar Rp23,7 triliun di tahun lalu, dengan total aset sebesar Rp76,3 triliun, serta membukukan total aset investasi sebesar Rp70,2 triliun.

"Ketiganya merupakan yang tertinggi di industri asuransi jiwa Indonesia, Kami kembali dipercaya menjadi pemimpin industri asuransi jiwa di Indonesia" ujar Jens Reisch, kepada redaksi INDUSTRY.co.id pada Rabu malam (21/4/2021).

Perlu diketahui, sepanjang 2020, Prudential Indonesia membuktikan komitmen perlindungannya terhadap nasabah melalui pembayaran total klaim sebesar Rp12,8 triliun.

Menurutnya, ketangguhan kondisi finansial Prudential Indonesia dalam menghadapi tantangan di 2020, tercermin dari laba setelah pajak yang stabil yakni Rp4,7 triliun dan juga mencatat tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) perusahaan yang kuat yaitu 549% (lebih dari empat kali ketentuan minimal target internal yang ditetapkan oleh regulator).

Selain itu, sejalan dengan aspirasi untuk menjadi kontributor terkemuka dalam ekonomi Syariah Indonesia, Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia sebut Jeans juga mencatatkan total kontribusi (premi) yang tumbuh menjadi Rp3,7 triliun.

Dimana total aset saat ini sebesar Rp9 triliun dan menjadi yang tertinggi di industri asuransi jiwa syariah Indonesia.

Tal hanya itu, tingkat solvabilitas dari Dana Tebaru tercatat mencapai 1.630% serta tingkat solvabilitas dari Dana Perusahaan sebesar 7.975%.

“Prudential Indonesia merangkum 2020 ke dalam dua kata yaitu, inovasi perlindungan dan inovasi untuk delighting customers. Seluruh inovasi yang kami hadirkan merupakan wujud dukungan kami kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian dalam hidup. Pada akhirnya, kami mampu mencatat hasil bisnis yang stabil dan terus membangun posisi finansial yang memungkinkan kami tetap tangguh menghadapi tantangan tahun lalu.” katanya.

Dalam hal inovasi perlindungan, Prudential Indonesia bergerak cepat merespons kebutuhan yang meningkat di 2020.

Salah satu contoh sebelum pandemi COVID-19 merebak di Indonesia, Prudential Indonesia menjadi perusahaan jiwa pertama di Indonesia yang menyediakan Santunan Tunai Tambahan jika nasabah terdiagnosis positif COVID-19.

Di 2021, inovasi terus berlanjut dan kami meluncurkan inisiatif Program Santunan Rawat Inap Pascavaksinasi dan menyediakan sentra vaksinasi COVID-19.

Di 2020, Prudential Indonesia telah meluncurkan 60 produk dan solusi perlindungan, termasuk di antaranya produk baru dan juga peningkatan dari produk sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin berkembang, mulai dari Asuransi Jiwa Syariah PRUCinta hingga asuransi kesehatan murni PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah, di mana ketiga produk tersebut menawarkan premi/kontribusi yang terjangkau sehingga dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat Indonesia.

Prudential Indonesia juga memperkenalkan manfaat asuransi tambahan (rider) baru, beberapa di antaranya adalah PRUTotal Critical Protection dan PRUTotal Critical Protection Syariah yang memberikan perlindungan tanpa ada batasan jumlah maupun jenis penyakit kritis.

Di tengah berbagai keterbatasan akibat pandemi sekali pun, masyarakat tetap dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan mereka dan mengakses seluruh solusi perlindungan dari Prudential Indonesia.

Hal ini dimungkinkan berkat akselerasi transformasi digital perusahaan yang diwujudkan melalui sistem pemasaran tatap muka virtual, PRUCekatan, didukung oleh lebih dari 243.000 tenaga pemasar profesional berlisensi terbesar di industri asuransi jiwa Indonesia, dan juga melalui aplikasi Pulse by Prudential (Pulse) untuk sebagian produk asuransi jiwa.

Dalam hal inovasi untuk delighting customers, aplikasi Pulse yang diluncurkan pada Februari 2020 terus membantu masyarakat Indonesia mengelola kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Pulse telah diunduh lebih dari 6,6 juta kali dan dimanfaatkan pengguna untuk mencegah penyakit agar tetap sehat serta menunda penyakit semakin memburuk melalui fitur-fitur, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga paket berlangganan yang memberikan akses bagi pengguna untuk bisa mengelola kesehatan secara menyeluruh dan hidup lebih sehat dibantu teknologi AI; mendapatkan Asuransi Jiwa Kumpulan Syariah PRUTect Care (PRUTect Care) sebuah inovasi produk asuransi digital yang terjangkau, menawarkan manfaat dasar meninggal dunia dan beragam manfaat pilihan yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan; hingga mengakses berbagai informasi terkait gaya hidup halal melalui PRUShalira.

“Penerapan praktik bisnis yang etis dan tata kelola perusahaan yang baik di Prudential Indonesia, membuat kami mampu menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh nasabah, menjalankan operasional yang berkelanjutan, sekaligus membantu seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat hidup lebih sehat dan lebih sejahtera, sehingga mereka bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup,” tutup Jens.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

XAURIUS

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:45 WIB

XAURIUS Resmi Luncurkan Token XAU, Cryptocurrency Pertama di Indonesia yang didukung oleh Emas, Lebih Stabil dan Aman

Pada kuartal pertama tahun 2021, sebuah perusahaan asset digital bernama XAURIUS (PT. Xaurius Asset Digital) meluncurkan cryptocurrency pertama di Indonesia yang didukung emas dengan nama token…

Ilustrasi Pabrik Gula (wy)

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:30 WIB

Kuat Dugaan Ada Keterlibatan Anggota Dewan dalam Kasus KTM, KPK Diminta Segera Turun Tangan

Kasus temuan puluhan ribu ton gula gudang PT Kebun Tebu Mas (KTM) masih terus bergulir hingga saat ini. Yang terbaru, muncul dugaan keterlibatan anggota DPR RI berinisial AW dan AD dalam dugaan…

Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:19 WIB

Dahsyat! Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong

Bogor- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) memulai program vaksinasi tahap pertama COVID-19 untuk karyawannya sebagai bagian dari penyelenggaraan gerakan Vaksinasi Mandiri…

Perumahan Cibubur Jaktim

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:00 WIB

Gerbang Tol, CBD hingga Mall Tingkatkan Nilai Properti di Kota Wisata Cibubur

Sebagai primadona di kawasan Cibubur, Kota Wisata menambah kelengkapan fasilitasnya dengan gerbang tol langsung di dalam kompleks tersebut. Keberadaan akses langsung pintu tol di dalam kawasan…

Founder & Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono

Selasa, 18 Mei 2021 - 16:15 WIB

Kisruh di Jababeka Berakhir! Budianto Liman Tetap Dirut, Darmono Komut

Jakarta - Kisruh di PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) sudah berakhir. Manajemen lama perseroan memenangkan persidangan di pengadilan setelah proses hukumnya terus bergulir sejak 2019.