2400 Masyarakat Asli Papua Berkerja di Sektor Industri Sawit

Oleh : Herry Barus | Kamis, 15 April 2021 - 08:30 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Merauke - Industri sawit berkomitmen menciptakan lapangan kerja dan membantu pengentasan kemiskinan di Merauke dan Boven Digoel, Papua dengan menyerap tenaga kerja dari Orang Asli Papua.

Direktur Tunas Sawa Erma (TSE) Group Luwy Leunufna di Jakarta, Rabu (14/4/2021) menyatakan, sejak tiga tahun terakhir, sudah lebih dari 2.400 tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP) yang terserap dan akan terus bertambah seiring dengan ekspansi perusahaan.

Melalui penyerapan tenaga kerja ini diharapkan distribusi pendapatan masyarakat Papua dapat meningkat, kesejahteraan mereka dapat terus membaik secara berkelanjutan," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Secara keseluruhan, lanjutnya, penyerapan tenaga kerja di TSE Group mencapai 8.400an orang yang mana 2.400 di antaranya atau 28,6 persen merupakan masyarakat asli Papua.

"Saat ini kami terus mengupayakan agar rasio tersebut terus naik. Banyak pekerja yang asli Papua menduduki jabatan penting dan strategis dari kepala seksi, asisten manajer sampai manajer kebun," katanya, seperti dilanjir Antara.

Menurut Luwy dengan Upah Minimum Regional (UMR) di Merauke pada 2021 sebesar Rp4,2 juta, berarti setiap bulan terjadi perputaran uang sebesar Rp35 miliar yang beredar untuk karyawan.

"Alokasi tersebut memberikan multiplier effect bagi perkembangan daerah tersebut, ini belum termasuk pajak," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Merauke, Justina Sianturi mengatakan peran kelapa sawit dalam pembangunan dan investasi di Kabupaten Merauke yaitu menyerap tenaga kerja sebanyak 2.474 orang asli Papua.

"Masyarakat memperoleh pendapatan dari hasil kebun plasma dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta membuka lapangan kerja baru," katanya.

Peran lain kelapa sawit yaitu pemberdayaan masyarakat dimana bisa menggerakan ekonomi masyarakat sebagai tempat pemasaran hasil hasil kebun usaha warga, perbaikan lingkungan, dan peningkatan wawasan dan pengetahuan masyarakat.

Tokoh Masyarakat Papua, Pdt Albert Yoku mengakui peranan perkebunan kelapa sawit mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru, bagi ribuan masyarakat dari berbagai suku.

Manfaat lainnya adalah menghasilkan pendapatan bagi masyarakat pemilik hak ulayat dan masyarakat sekitar perkebunan sawit, sakan karena sawit menjadi gerbong pembangunan daerah karena tingginya investasi dengan modal yang berputar di sekitar perkebunan sawit.

“Dengan manfaat kelapa sawit tersebut, lebih mudah bagi kami untuk mengedukasi masyarakat. Imbasnya, kampanye negatif sawit dapat teratasi dan masyarakat tidak mudah dipengaruhi (kampanye negatif),” katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Minggu, 09 Mei 2021 - 04:00 WIB

Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar…

Ilustrasi Perumahan

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:45 WIB

Tahu Kah Kamu! 70 Persen Milenial Lebih Pilih Beli Rumah Daripada Apartemen

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70 persen milenial lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial…

Ketum KADIN Rosan P Roeslani

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:05 WIB

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Pekan Depan, Ketum Kadin Rosan: Ini Momentum Kendalikan Pandemi Covid-19

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan vaksinasi gotong royong akan dimulai pada pekan depan.

Kementan pantau penjualan daging di Pasar Jelang Lebaran Idul Fitri

Minggu, 09 Mei 2021 - 00:29 WIB

Kementan Pastikan Ketersediaan Daging Sapi untuk Lebaran Aman

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa kondisi ketersediaan pasokan daging sapi untuk kebutuhan masyarakat menyambut Idul Fitri 1442 H dijamin aman. Hal…

Migrasi Bank Syariah Indonesia di Aceh Tim PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sedang bersiap melakukan migrasi ATM ke sistem BSI.

Minggu, 09 Mei 2021 - 00:06 WIB

Langkah Migrasi Sistem Bank Syariah Perlu Didukung

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk. Faisal Ali mengemukakan bahwa, Aceh perlu bersyukur bahwa lembaga keuangan syariah, khususnya perbankan, telah beralih ke system Syariah.…