INDUSTRY.co.id - Jakarta, Usai menggelar rapat terbatas kabinet bersama Presiden RI kemarin (5/4), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah mendukung UMKM di masa pandemi Covid-19 terus berlanjut dan semakin meningkat.

Advertisement

Pasalnya, sesuai arahan Presiden Jokowi, tahun ini Pemerintah akan memberikan besaran plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan menjadi Rp100 juta atau meningkat dari tahun sebelumnya yakni Rp50 juta.

Penyesuaian besaran KUR ini, menurut Airlangga dilakukan sesuai arahan Presiden, dimana Ia meminta porsi pembiayaan UMKM mampu mencapai level lebih dari 30% di tahun 2024 mendatang.

Advertisement

Adapun untuk saat ini, porsi pembiayaan kredit UMKM berada di level 18% - 20%.

“Sejauh ini realisasi KUR tahun 2020 sudah mencapai Rp198,53 triliun atau lebih besar 104% dari target,” kata Airlangga, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Selasa (6/4/2021).

Advertisement

Sementara itu, pelaku usaha juga bisa bernafas lega pasalnya Presuden Jokowi juga meminta tingkat suku bunga untuk kredit UMKM dapat bersaing.

"Presiden Jokowi meminta tingkat suku bunga bersaing di angka kisaran 6%," tegasnya.

Advertisement

“Untuk itu perlu dibuatkan program, bisa dengan program penjaminan melalui Askrindo/Jamkrindo diperbesar, bisa juga dengan pemberian subsidi bunga KUR yang reguler, yang normal, di luar PEN, yang besarnya biasanya Rp10 triliun,” tandas Airlangga.

Sedangkan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki menegaskan rasa optimistisnya dengan hadirnya kebijakan baru tersebut, UMKM indonesia dapat bertahan dan naik kelas.

"Kebijakan UMKM tersebut akan membuat UMKM Indonesia naik level," pungkasnya.