INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa APBN telah bekerja sangat keras melindungi rakyat dan perekonomian menghadapi Covid-19. 

Advertisement

Pasalnya, untuk mensukseskan program vaskinasi covid-19 tahun 2021 saja, Pemerintah merogoh kocek APBN sangat besar, yakni mencapai Rp 130 triliun.

"Total anggaran vaksinasi dan perawatan serta testing tracing Covid-19 tahun 2021 ini : Rp130,03 Triliun!," ungkap Sri Mulyani, dikutip redaksi dari unggahannya di instagram @smindrawati pada Kamis Malam (1/4/2021).

Advertisement

Anggaran Rp 130 triliun tersebut, menurut Sri Mulyani sama dengan 7 kali anggaran pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai atau 34 kali pembangunan wisma atlet.

"Atau 4 kalinya pembangunan MRT atau 81 kali pembangunan air minum Jatiluhur. Bisa dibayangkan?," paparnya.

Advertisement

Untuk diketahui, rincian anggaran penanganan Covid-19 tersebut ialah:

1. anggaran pengadaan dan program vaksin covid-19 : Rp 58,18 Triliun 

Advertisement

2. Anggaran testing dan tracing Covid-19 : Rp 9,91 Triliun

3. Anggaran perawatan (therapeutic) Covid-19 dan insentif Tenaga kesehatan : Rp 61,94 Triliun 

Adapun hingga berita ini diunggah, vaksinasi di Indonesia telah mencapai 11,2 juta dosis yang diberikan ke masyarakat secara gratis.

Untuk itu, Ia berharap agar masyarakat dapat tetap menjaga disiplin kesehatan dengan selalu menerapkan 3M (Menggunakan Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan) untuk memutus rantai penularan Covid-19. 

"Kita terus bekerja keras memulihkan ekonomi dan memulihkan kegiatan masyarakat dengan tetap menjaga disiplin kesehatan dan menekan penyebaran dan penularan Covid-19," imbuh Sri Mulyani.

"Hanya dengan kebersamaan dan gotong royong, insyallah kita dapat menanggulangi pandemi dan menyehatkan masyarakat dan ekonomi kita sehingga dapat meringankan beban dan menyehatkan APBN (Keuangan Negara) kembali!," tandasnya.