Fakta Membuktikan Ojek Online Lebih Disukai Dibandingan Ojek Pangkalan

Oleh : Herry Barus | Jumat, 12 Mei 2017 - 05:00 WIB

Grab Bike
Grab Bike

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pusat Kajian Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia menemukan fakta-fakta menarik tetang aplikasi on demand untuk transportasi online, salah satunya perempuan adalah pemesan terbanyak transportasi online.

"Karena rasa aman dan nyaman," kata peneliti utama Puskakom UI Alfindra Primaldhi, saat pemaparan hasil survei mereka di Jakarta, belum lama ini.

Konsumen pengguna aplikasi on demand berjumlah 69 persen dari total peserta survei 4.048 orang, sedangkan laki-laki di angka 31 persen.

Menurut data Puskakom UI, para konsumen merasa aman (95 persen) dan nyaman (98 persen) ketika menggunakan transportasi berbasis aplikasi, antara lain karena mengetahui identitas pengemudi dan rute terlacak.

Rata-rata pengguna aplikasi berada pada usia produktif, yaitu 20 tahunan (56 persen) dan 30an (28 persen), dengan mayoritas tingkat pendidikan S1 (54 persen).

Hampir seluruh konsumen yang disurvei, 91 persen, menyatakan produktivitas mereka meningkat karena ada aplikasi on demand, namun Puskakom UI tidak merinci bentuk peningkatan tersebut.

Kebutuhan konsumen terhadap layanan transportasi berbasis dalam jaringan cukup tinggi, yaitu 83 persen untuk ojek dan 50 persen untuk roda empat.

Selebihnya, mereka menggunakan jasa transportasi online untuk memesan makanan (69 persen) dan mengirim barang (35 persen).

Survei Puskakom UI ini merupakan studi kasus terhadap Go-Jek melalui kuesioner yang dikirim ke peserta secara acak pada 6-11 April lalu, yaitu mitra Go-Ride 3.212 orang, mitra Go-Car 2.801 orang dan pelanggan yang aktif selama tiga bulan terakhir.

Berdasarkan survei ini, kebanyakan mitra pengemudi mereka adalah laki-laki (Go-Ride 99 persen, Go-Car 98 persen) berusia lebih dari 35 tahun (Go-Ride 69 persen, Go-Car 64 persen).

Kebanyakan pengemudi adalah tulang punggung keluarga (Go-Car 95 persen, Go-Ride 97 persen), dengan jumlah tanggungan 2 hingga 4 orang.

Mereka menjadi pengemudi secara penuh waktu (Go-Car 68 persen, Go-Ride 87 persen), sebelumnya bekerja sebagai pengemudi ojek pangkalan (33 persen) dan pegawai swasta (32 persen). (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF (Foto Istimewa)

Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:15 WIB

Perang Dagang AS-China Tak Berdampak pada Laju Bisnis Indofood

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Franciscus Wellirang menyebut tidak ada kekhawatiran terkait perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani

Sabtu, 25 Mei 2019 - 12:05 WIB

Ini Harapan Kadin untuk Pemerintah Lima Tahun Kedepan

Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan sejumlah harapan kepada pemerintah untuk lima tahun mendatang.

PGV Hadirkan Talk show Memilih Sekolah Bareng Kak Seto Sekolah Dekat Rumah Untungkan Orangtua & Anak

Sabtu, 25 Mei 2019 - 11:46 WIB

Lingkungan Baik dan Nyaman, Sekolah Dekat Dengan Hunian Jadi Pilihan

Menjelang tahun ajaran baru merupakan periode sibuk bagi para orangtua yang memiliki anak usia sekolah. Terutama bagi mereka yang baru pertama memasukan si buah hati ke tingkat pendidikan dasar.…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Sabtu, 25 Mei 2019 - 11:40 WIB

BNI Bersama BNI Syariah Berkontribusi di Halal Park BUMN Bandara Soetta

Jakarta - BNI bersama BNI Syariah kembali berkontribusi maksimal untuk mendorong halal ekosistem. Setelah sebelumnya berpartisipasi di Halal Park Gelora Bung Karno (GBK), hari ini, Kamis (23/5),…

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

Sabtu, 25 Mei 2019 - 11:24 WIB

Payout Ratio 90%, Telkom Bagikan Dividen Rp16,23 Triliun

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Tahun Buku 2018 yang dilaksanakan di Jakarta pada Jumat (24/5), menyetujui pembagian dividen…