Jos Gandos!!! Kilang Pertamina Hasilkan Lebih dari 46.000 Ton Bahan Baku Plastik Berkualitas Tinggi

Oleh : Hariyanto | Rabu, 17 Maret 2021 - 14:56 WIB

Bahan baku plastik produksi kilang Pertamina
Bahan baku plastik produksi kilang Pertamina

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kilang Pertamina terus meningkatkan kinerja untuk menghasilkan produk petrokimia bernilai tinggi. Salah satu kilang Pertamina yang membuktikan keseriusan tersebut adalah kilang Plaju yang sukses memproduksi 46.702 ton Polytam sepanjang 2020 lalu. 

Menurut Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), Ifki Sukarya, produksi Polytam pun menjadi catatan prestasi tersendiri bagi kilang Plaju yang telah berumur lebih dari seabad itu. Sebab, target rencana kerja tahun lalu terlampaui hingga mencapai angka 103,8%.

Ifki menambahkan, pencapaian produksi Polytam ini semakin menguatkan komitmen kontribusi lini bisnis pengolahan dan petrokimia Pertamina dalam pemenuhan bahan baku plastik dalam negeri dan pengurangan ketergantungan pada impor.

“Inilah wujud semangat Energizing You yang dicanangkan Pertamina sejak perayaan HUT-nya Desember 2020 lalu. Kami berkomitmen untuk terus menggerakkan perekonomian negeri ini,” tegas Ifki.

Pencapaian kilang Plaju tersebut memang menjawab kebutuhan industri plastik nasional akan produk PP berkualitas tinggi. Terlebih lagi sepanjang 2020 yang diwarnai pandemi COVID-19, Asosiasi Produsen Olefin, Aromatik, dan Plastik (Inaplas) mencatat kenaikan permintaan produk plastik hilir, khususnya yang terkait industri makanan, minuman, dan kesehatan. 

Lebih jauh, Ifki mengungkapkan bahwa produksi Polytam dari kilang Plaju bersinergi dengan unit usaha dalam subholding Refining & Petrochemical Pertamina lainnya, yaitu PT Polytama Propindo (Polytama).

Polytama—yang dimiliki oleh PT Tuban Petrochemical Industries yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero)—sendiri merupakan produsen polipropilena resin terbesar kedua di Indonesia, bahkan satu-satunya di Asia Pasifik yang memproduksinya dalam bentuk granule (butiran).

“Sinergi antar-anak perusahaan Pertamina Group tidak hanya meningkatkan keandalan produk, tetapi juga pasokan untuk lebih jauh mendukung perekonomian nasional,” pungkasnya.

Sebqgai informasi, Polytam merupakan bahan baku plastik jenis polypropylene/polipropilena (PP) yang telah diluncurkan di kilang Plaju, Sumatera Selatan, sejak tahun 2017.

Produk plastik yang dihasilkan dari Polytam berkualitas tinggi dan memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya, lebih tahan panas dan oksidasi, memiliki warna yang lebih putih dan bening, lebih mengkilat, dan lebih mudah dibuka (bila dijadikan kemasan plastik). 

Selain itu, plastik yang dibuat dari Polytam aman meski bersentuhan langsung dengan makanan dan minuman sehingga dapat digunakan sebagai wadah, kemasan, serta peralatan makanan dan minuman.

Berbeda dari plastik jenis PET (polietilena tereftalat) yang jamak dijadikan produk plastik sekali pakai, misalnya botol air minum dalam kemasan, plastik yang berasal dari Polytam dapat digunakan berkali-kali tanpa risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan. Karena aman, Polytam juga menjadi bahan baku mainan anak-anak dan digunakan dalam industri obat-obatan. 

Sifat Polytam PP yang tidak sekali pakai juga mendukung prinsip keberlanjutan dalam konsep circular economy, yaitu mengurangi sampah dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

Pada model circular economy yang berbeda dari ekonomi konvensional dengan model ambil-pakai-buang, segala emisi dan energi yang terbuang diminimalisasi dengan meningkatkan durasi penggunaan dan umur produk. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Samsung S21 Ultra 5G adalah smartphone terkini yang diciptakan dan dihadirkan oleh Samsung Electronics ketika umat manusia di seluruh dunia melalui waktu-waktu sulit dan kritis di masa pandemi Covid-19. (Foto: Humas PT Samsung Electronics Indonesia)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 20:49 WIB

Beberapa Pekan Mendatang, Samsung Electronics Bakal Hadirkan Smartphone Kejutan Baru

Jakarta - Ini sedikit cerita mengenai kemajuan ponsel cerdas (smarphone) di era pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun terakhir ini. Banyak produsen ponsel yang berlomba-loma…

Batik Khas Tulungagung, Jawa Timur (Dok: Kemenparekraf)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 19:15 WIB

Pemkab Tulungagung dan Kemenparekraf Kolaborasi Kembangkan Potensi Parekraf

Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ilustrasi energi panas bumi (ist)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 18:41 WIB

Rampung Hanya Dalam 18 Bulan, PLTP Sorik Marapi Unit 2 Berkapasitas 45 MW Resmi Beroperasi

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Panas Bumi Sorik Marapi unit 2 berkapasitas 45 MW telah beroperasi komersil setelah menyelesaikan Unit Rated Capacity (URC) Test.

Badak circuit Tanjung Lesung

Minggu, 01 Agustus 2021 - 18:00 WIB

IMI Dukung Pembangunan Automotive Sport Tourism Tanjung Lesung

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Direktur Utama PT Banten West Java Tourism Development Poernomo Siswoprasetijo menandatangani…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk Hari dan Tino di TMR

Minggu, 01 Agustus 2021 - 17:45 WIB

Gubernur Anies Jenguk Dua Warga DKI (Harimau Sumatera) yang Terpapar Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk dua warganya yang bernama Hari dan Tino usai dinyatakan positif Covid-19. Yang menarik warga yang dimaksudnya adalah harimau yang berada di Taman…