INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tampak begitu bahagia tersenyum lepas saat bertemu dengan Minister UAE, Suhail Mohamed El Mazrouei. Momen bahagia tersebut terungkap dari unggahannya dilaman Facebook @LuhutBinsarPandjaitan.

Advertisement

"Kita memang tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi kita seringkali mendapatkan apa yang kita butuhkan. Seperti hal nya yang acap kali saya sampaikan saat saya menyambut kedatangan teman baik saya, Minister Suhail Mohamed El Mazrouei," sebut Luhut seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Rabu (10/3/2021).

"Bahwa saya bahagia mempunyai partner yang “amanah” seperti Minister Suhail, dalam rangka memajukan hubungan bilateral antara UAE dan Indonesia. Dan ini semua terjadi karena hubungan baik dan luar biasa yang terjalin antara Presiden Joko Widodo dan Pangeran Mohamed Bin Zayed Al Nahyan," sambung Luhut.

Advertisement

Dijelaskannya, lewat gelaran Indonesia-Emirates Amazing Week 2021, dirinya semakin merasakan spirit dan visi yang sama bahwa kedua negara sedang mempersiapkan sesuatu yang besar bagi masa depan generasi penerusnya. 

"Saya teringat apa yang saya pernah sampaikan kepada Presiden bagaimana UAE harus menjadi model percontohan Indonesia. Karena sejak awal hingga saat ini, saya menyaksikan kemajuan yang luar biasa bagaimana negeri yang semula tandus dan gersang di timur tengah, menjadi negara maju yang menjadi salah satu “hub” ekonomi global. Melihat kemajuan negara sahabat kita, tentunya saya mengidamkan hal yang sama," ungkapnya.

Advertisement

Ia juga menyampaikan keinginan Indonesia untuk “moving forward”, dimana saat ini Indonesia tidak lagi bergantung pada SDA yang akan habis dipakai, melainkan akan menuju pemanfaatan “sustainable energy” berbasis inovasi teknologi. 

"Dengan penuh percaya diri saya katakan di depan seluruh delegasi bahwa dengan seluruh SDA mineral Indonesia yang kaya ini, kita siap masuk ke dalam rantai pasokan global Kendaraan Berbasis Listrik dan Ramah Lingkungan," imbuh Luhut.

Advertisement

Tak hanya itu, rasa terima kasih juga Ia sampaikan kepada Minister Suhail atas hadiah yang sarat makna dari Pangeran Mohammed bin Zayed al Nahyan berupa Masjid dan Islamic Center yang akan dibangun persis miniatur dari Sheikh Zayed Mosque di Abu Dhabi, akan berlokasi di Kota Surakarta. 

Luhut menyatakan bahwa seluruh rakyat Indonesia dan UAE patutlah bahagia dan bangga karena sama-sama punya pemimpin yang bertangan dingin, visioner, dan bersahabat seperti Presiden Joko Widodo dan Pangeran MBZ. 

"Saya yakin jika banyak pemimpin seperti keduanya, maka dunia akan jadi tempat yang lebih baik bagi semua orang," papar Luhut.

Selain itu, Luhut juga percaya bahwa komitmen kuat yang Ia dan Minister Suhail bawa demi mentransformasikan perekonomian kedua negara menjadi ekonomi yang berbasis pengetahuan, inovasi, dan teknologi adalah komitmen yang akan menciptakan lompatan besar dan berarti bagi lingkungan dan bumi sebagai tempat tinggal. 

Karena menurutnya, di tengah pelemahan ekonomi yang terjadi akibat dampak pandemi, komitmen dan kerjasama yang saling menguatkan adalah hal yang paling dibutuhkan. 

"Saya berharap kunjungan Minister Suhail dan kepemimpinan yang kuat dari kedua pemimpin negara sahabat ini bisa membawa manfaat yang signifikan bagi kesejahteraan kedua negara yang bersahabat ini," pungkas Luhut.

Hingga berita ini dibuat, unggahan Luhut tersbeut telah menuai banjir pujian dari para warganet.

"Senyum Bapak LBP begitu lepas. Artinya membawa kabar baik untuk Indonesia. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan dan perlindungan Tuhan YME dalam menjalankan tugas nya. Amiin.," ucap Dedi Rusnandi.

"Senyum pak LBP sungguh indah menandakan sudah sangat erat hub Indonesia & UEA smoga terjalin seterusnya ya Pa.," ucap R Manurung.

"Puji Tuhan, semangat yg luar biasa dibarengi senyum yg lepas, sehat selalu pak Jenderal," ujar Maranatha.

"Opung yg gaul. Luar biasa. Sehat selalu amang.," sebut Fadelis Manurung.

"Selamat atas keberhasilan dan kerjasamanya yang baik antara Pemerintah Indonesia dan UEA. Sukses selalu untuk Pak Luhut !," tandas Minar Sitinjak.