Sri Mulyani: Pajak Mobil 0% & Beli Rumah Bebas PPN, Publik: Terimakasih Bu! Rencana Mau Beli Mobil yang Harganya 220 Juta-an...

Oleh : Candra Mata | Rabu, 03 Maret 2021 - 13:10 WIB

Ilustrasi Pajak Mobil 0 persen
Ilustrasi Pajak Mobil 0 persen

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengemukakan bahwa pada tahun 2021 APBN fokus untuk memulihkan kembali kehidupan masyarakat. 

Hal ini menurutnya dimulai dari bidang kesehatan dan perlindungan sosial bagi 40% kelompok terbawah, yaitu melalui program vaksinasi dan berbagai instrumen bantuan sosial, seperti Kartu Sembako, Bansos Jabodetabek, Bansos Non Jabodetabek, Kartu Prakerja, diskon listrik dan subsidi kuota internet.⁣

Selain memprioritaskan 40% kelompok terbawah, APBN juga fokus pada dunia usaha dan masyarakat kelompok menengah agar dapat mengakselerasi proses pemulihan ekonomi. 

Dimana saat ini, Pemerintah mendorong belanja dan memberikan insentif pada dunia usaha, bukan hanya untuk memberi daya tahan kepada dunia usaha, namun juga menciptakan permintaan pasar (daya beli). ⁣

"Melalui  dua Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang baru saja terbit (PMK Nomor 20/PMK.010/2021 dan PMK Nomor  21/PMK.020/2021) , Pemerintah ingin menggerakkan konsumsi masyarakat kelas menengah ke atas yang tertahan di masa pandemi melalui relaksasi PPnBM kendaraan bermotor serta PPN yang Ditanggung Pemerintah (diskon pajak) atas rumah hunian atau hunian rumah susun," ujar Sri Mulyani dalam Press Statement Insentif PPnBM Kendaraan Bermotor dan PPN Ditanggung Pemerintah bidang Properti yang dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari laman Facebooknya pada Rabu (3/3/2021).

Asal tau saja, Diskon pajak 0 persen ini berlaku mulai 1 Maret hingga Akhir Mei 2021. Kemudian untuk periode Juni hingga Agustus berlaku diskon pajak kendaraan 50 persen. Sementara pada tiga bulan berikutnya diskon pajak ditetapkan hanya sejumlah 25 persen.

"Dengan memberikan diskon pajak kendaraan bermotor, diharapkan permintaan meningkat, sehingga akan memberikan efek ganda kepada sektor manufaktur," jelas Sri Mulyani.

Tak hanya itu, insentif yang sama juga diberikan untuk bidang properti, dimana pemberian diskon PPN 100 persen rumah hunian (tapak dan rumah susun-red) diharapkan dapat meningkatkan belanja masyarakat membeli rumah baru.

"Sehingga bisa memacu pembangunan rumah yang akan menyerap banyak tenaga kerja," ucapnya.

Untuk diketahui, pemberian diskon pajak kendaraan bermotor diperkirakan akan mencapai Rp2,99 triliun dan untuk diskon pajak bidang properti diperkirakan akan mencapai Rp5 triliun. 

"Ini semua masuk di dalam program PEN 2021 untuk insentif usaha yang dianggarkan sebesar Rp58,46 triliun.," inbuh Sri Mulyani.

"Semoga insentif usaha ini dapat ikut mendorong percepatan pemulihan ekonomi!⁣," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan pernyataan Sri Mulyani tersebut telqh menuai beragam komentar dari masyarakat.

"Terima kasih bu menteri..kebijakannya..semoga RI menjadi yg terbaik.," ungkap Deny Fernandes.

"Kita percaya lah, pasti ibu Sri Mulyani telah mengeluarkan kebijakan yang terbaik di masa sulit seperti sekarang ini, semoga kebijakan yang ibu keluarkan tepat sasaran & Indonesia bisa keluar dari kesulitan ekonomi," imbuh Kastiman Sitorus.

"Ijin Bu, mohon di cek, disaat pajak PPnBM KB diturunkan awal maret, Insentif memang dibuat bu tapi diskon harga dari showroom pun jadi berkurang bu. Jadi mutar² disitu bu. Diskon dari showroom juga jadi lebih kecil + PPnBM di maret, beda tipis dengan diskon seperti Bulan februari tanpa PPnBM. Dan permintaan pun stagnan bu.," papar Ridho Simamora.

"Harga mobil baru nya TURUN...!!  Bagaimana dengan pajak tahunan nya mobil lama ??? apakah juga TURUN ??," tanya Johan Halim.

"Terima Kasih Ibu, walaupun belum bisa beli,,tulis Ise Carol.

"Walopun sdh ada kbijakan itu, sy mash blm bsa beli mobil...pdhl rencananya mau beli yg harga 220jt an...Cmn uang yg sdh terkumpul mash 700rb...Demikian info nya bu menteri...," tukas Ahmad Mutohar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Selasa, 13 April 2021 - 07:00 WIB

Panglima TNI Bicarakan Masalah Strategis Bersama Duta Besar LBBP India

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Kunjungan Kehormatan / Courtesy Call Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) India Y.M. Shri Manoj Kumar Bharti, bertempat di…

Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr. (Han)

Selasa, 13 April 2021 - 06:30 WIB

Dankormar Mayjend Suhartono Pimpin Rapat Lomba Menembak KASAL Cap 2021

Dankormar ( Komandan Korps Marinir ) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono memimpin rapat kesiapan Lomba Menembak Kasal Cup Tahun 2021 di Ruang Rapat Gedung Agoes Subekti Markas Komando Korps Marinir…

Ilustrasi Putusan Pengadilan (ist)

Selasa, 13 April 2021 - 05:30 WIB

Komisi III Soroti Hak Eksekusi PTUN: Mentah Terus...

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir menyoroti hak eksekusi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang tidak dapat dilaksanakan, karena terganjal oleh Peraturan Pemerintah terkait Undang-Undang…

Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M.

Selasa, 13 April 2021 - 05:30 WIB

Pangkogabwilhan I Bagikan Bingkisan Kepada Seluruh Prajurit Sambut Ramadhan 1442 H / 2021 M.

Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. membagikan bingkisan kepada seluruh Prajurit Kogabwilhan I bertempat di halaman parkir belakang kantor Makogabwilhan I Jalan MT…

 Helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation

Selasa, 13 April 2021 - 05:00 WIB

Aksi Keji, KKB Teror Satu Helikopter di Puncak Papua

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak hanya mengancam dunia pendidikan di Papua, dan untuk kesekian kalinya KKB kembali menebar aksi teror dunia penerbangan. Kali ini, satu unit helikopter…