Kemenkes Serahkan Skema Vaksinasi Gotong Royong ke BUMN, Anak Buah Erick: Kami Pastikan Berjalan Lancar dan Tak Akan Ganggu Jalannya Vaksinasi Gratis

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 27 Februari 2021 - 16:25 WIB

Arya Sinulingga Stafsus Menteri BUMN (idntimes.com)
Arya Sinulingga Stafsus Menteri BUMN (idntimes.com)

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Untuk mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi COVID-19 agar segera tercapai kekebalan kelompok (herd immunity), Pemerintah secara resmi mengizinkan pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong.

Ketentuan ini tertuang pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang ditetapkan pada tanggal 24 Februari 2021.

Siti Nadia Tarmizi Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan pelaksanaan vaksinasi dengan skema ini akan diserahkan kepada BUMN, sehingga tidak akan mengganggu program vaksinasi nasional COVID-19 Pemerintah.

“Vaksinasi Gotong Royong ini tentunya tidak akan mengganggu jalannya vaksinasi gratis yang sedang dijalankan oleh Pemerintah,” ujarnya, dikutip redaski Industry.co.id dari laman kemenkes.go.id, Sabtu (27/02/2021).

Ditegaskan juga oleh Nadia bahwa layanan vaksinasi mandiri ini tidak boleh dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) milik pemerintah. 

Penyelenggaraan bisa dilakukan di fasyankes milik swasta dan BUMN yang telah memenuhi syarat sebagai pos pelayanan vaksinasi.

“Dalam pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong, pihak pelaksana harus berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota setempat,” imbuhnya.

Secara teknis, pelayanan vaksinasi Gotong Royong mengacu pada standar pelayanan dan standar prosedur operasional sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Vaksin Gotong Royong akan diberikan secara gratis. Setiap perusahaan yang akan melaksanakan vaksinasi skema ini harus bertanggung jawab terhadap pendanaan serta melaporkan jumlah pesertanya.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian BUMN yang juga Koordinator PMO Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan PEN Arya Sinulingga menegaskan bahwa vaksinasi Gotong Royong merupakan upaya Pemerintah untuk mengakomodir perusahaan yang berkeinginan membantu menangani pandemi COVID-19. 

“Ini upaya paralel yang saling melengkapi dan menguatkan. Program vaksinasi Pemerintah tetap berjalan, jadi tidak akan mengubah jadwal maupun sasaran yang telah ditetapkan,” ucapnya.

Nantinya, sebut Arya, skema dan pelaksanaan vaksinasi akan disertai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan Pemerintah.

"Sebagai penanggung jawab, Kementerian BUMN memastikan vaksinasi Gotong Royong berjalan lancar dan tak akan mengganggu jalannya vaksinasi gratis Pemerintah," ujar Arya.

Sedangkan Juru Bicara Bio Farma untuk vaksinasi COVID-19 Bambang Heryanto menegaskan bahwa jenis vaksin yang akan digunakan pada vaksinasi Gotong Royong ini tidak boleh menggunakan vaksin Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer yang merupakan vaksin gratis program Pemerintah.

“Saat ini Bio Farma sudah mulai menjajaki perusahaan vaksin Sinopharm dan Moderna, dan melakukan pembicaraan suplai vaksin dengan prinsip harus berbeda dengan vaksin program Pemerintah,” terang Bambang Heryanto.

Menurutnya, sebelum digunakan, jenis vaksin Gotong Royong juga harus mendapat izin penggunaan di masa darurat atau emergency use of authorization (EUA) atau penerbitan nomor izin edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengadaan vaksin Gotong Royong dilakukan oleh Kementerian BUMN  dan  PT Bio farma. Selain itu PT Bio Farma juga bertanggung jawab terhadap proses pendistribusian vaksin COVID-19 Gotong Royong ke fasyankes milik swasta dan BUMN yang bekerjasama dengan badan hukum/badan usaha.

Untuk mempercepat pendistribusian vaksin, Bambang mengatakan, pendistribusian vaksin untuk vaksinasi Gotong Royong akan disesuaikan dengan kebutuhan badan hukum/badan usaha. 

Pihaknya juga akan menggandeng pihak swasta untuk memastikan seluruh proses distribusi berjalan lancar, tidak akan mengganggu vaksin program pemerintah.

Sama dengan vaksinasi yang dijalankan Pemerintah, setiap orang yang telah diberikan vaksinasi Gotong Royong akan memperoleh kartu vaksinasi COVID-19 atau sertifikat elektronik.

"Sementara terkait Penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dalam vaksinasi Gotong Royong nantinya akan sama dengan penanganan KIPI untuk program vaksinasi Pemerintah," tukasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 KRI Teluk Hading 538

Senin, 19 April 2021 - 04:30 WIB

KRI Teluk Hading 538 Angkut 450 Prajurit Yonif 100 Raider Menuju Pelabuhan Belawan Medan

KRI Teluk Hading 538 salah satu unsur Kolinlamil melaksanakan operasi angkutan laut militer yang mengangkut pasukan Batalion Infanteri (Yonif) 100 Prajurit Setia Raider setelah selesai melaksanakan…

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A.

Senin, 19 April 2021 - 04:00 WIB

Pangdam Cenderawasih Pastikan Penentuan Calon Tamtama PK TNI AD Gel I TA Berjalan Lancar

Putra-putra terbaik Papua Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2021 mengikuti Sidang Pantukhir Tingkat Pusat yang dipimpin langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo…

Gelis Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik

Senin, 19 April 2021 - 01:42 WIB

Gelis Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik

Jakarta-PT Solar Panel Indonesia (SPI), produsenkendaraan listrik merk Gelis, memperluas jaringa dengan membuka diler baru di Pondok Pinang Jakarta Selatan. Produsen kendaraan listrik nasional…

Dalam pertemuan lanjutan itu AWG sampaikan terima kasih dan memberikan cinderamata kepada Prof Sudarnoto

Minggu, 18 April 2021 - 23:16 WIB

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

Aqsa Working Group (AWG) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Prof. DR. Sudarnoto Abdul Hakim menegaskan, pembangunan Rumah Sakit Indonesia…

EZVIZ C3N telah dilengkapi mode deteksi gerakan dengan tenaga kecerdasan buatan

Minggu, 18 April 2021 - 22:16 WIB

Cegah Tangan Jahil, Awasi Tanaman Hidroponik dengan Kamera Pintar

Tren bertanam secara hidroponik kian populer di tengah kondisi pandemi seperti ini. Kemudahan dalam bertanam hingga kebutuhan modal yang relatif sedikit untuk merawat tanaman metode hidroponik…