INDUSTRY.co.id  - Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan terimakasih kepada Dubes Denmark Lars Bo Larsen, atas apresiasinya kepada Jakarta dalam sebuah unggahan video Dubes Denmark di kota Tua Jakarta.

Advertisement

Dalam video tersebut sang dubes menyambut baik insiatif jakarta untuk membuka kawasan khusus pejalan kaki di area kota tua.

Menurtnya, kota tua tak ubahnya seperti kawasan serupa yang dibangun di kota Copenhagen Denmark.

Advertisement

"Thank you for sharing, Mr. Ambassador! From Embassy of Denmark in Indonesia How Jakarta can learn from Copenhagen. Last weekend the Ambassador explored the wonderful new small scale low emission pedestrian zone in Kota Tua!," ucap Anies dalam keterangan unggahan video Dubes Denmark di kota tua seperti dilansir redaksi Industry.co.id dari laman facebooknya pada Jumat (19/2/2021).

"Tune in to hear his thoughts on what Jakarta can learn from Copenhagen which was the first capital in the world to introduce a pedestrian zone. In short : it was controversial in the beginning but led to a revolution in livability, transportation and tourisme," pungkas Anies.

Advertisement

Berikut redaksi Industry.co.id salinkan pernyataan lengkap Dubes Denmark Lars Bo Larsen yang diunggah Anies.

"Jakarta baru saja membuka kawasan khusus pejalan kaki di area kota tua, tepat di belakang saya ini

Advertisement

Menyambut baik inisiatif ini, saya akan berbagi cerita saat pertama kali kawasan serupa dibangun di kota Copenhagen

Karena Copenhagen merupakan ibukota pertama di dunia yang membangun jalur khusus bagi pejalan kaki

Ide kawasan khusus pejalan kaki saat itu dianggap kontroversial, bahkan arsitek perancangnya harus mendapat pengawalan khusus dari polisi...

Saat jalur pejalan kaki resmi dibuka, seperti yang baru saja dilakukan di kota tua, tapi sekarang, 9 dari 10 warga Copenhagen justru ingin area pejalan kaki diperbanyak, mengapa?

Perubahan persepsi tersebut menurut saya terjadi dalam beberapa tahap

Fase pertama, pemilik toko di area tersebut melihat bahwa adanya jalur pejalan kaki..ternyata membuat area tersebut menjadi ramai dikunjungi dan konsumen pun meningkat bagi usaha kecil disana

Fase kedua terjadi saat para ahli mulaielihat perubahan pada perilaku masyarakat Copenhagen saat itu...mereka jadi lebih banyak berjalan kaki, dan lebih memilih bersepeda saat bepergian...

Hal inilah yang kemudian hari menjadi tradisi bersepeda yang dikenal dengan istilah "viking adventure"

Karena saat ini, lebih dari dua pertiga penduduk Copenhagen memilih untuk bersepeda ke tempat kerja secara rutin.

Fase ketiga, yang juga dialami di Jakarta, adalah tantangan perubahan iklim global yang kita hadapi, tersedianya kawasan seperti ini yang digunakan dengan semestinya, juga akan turunkan..sehingga masyarakat dapat ikut berkontribusi dalam memecahkan masalah iklim global dunia.

Dan saat ini kita sedang berada pada fase ke empat yang berkaitan erat dengan kesehatan...karena berjalan kaki dan bersepeda membuat tubuh kita sehat, dan membuat ibukota jadi tempat yang lebih sehat bagi semua..

Sehingga dengan warga yang lebih sehat tentunya jumlah pasien dirumah sakit juga akan menurun

Jadi saya sangat mendukung pembangunan kawasan pejalan kaki di area kota tua ini...

"Saya berharap setelah Pandemi berakhir, kawasan ini akan menjadi inspirasi untuk gaya hidup yang baru dan lebih baik di Jakarta.," tutup pernyataan Dubes Denmark.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan Anies tersebut telah menuai banjir komentar beragam dari para warganet.

"Mantap pak , alhamdulillah peminpin dunia melihat jakarta sebagai potret indonesia, sebagai orang madura ikut bangga.," ucap Ahmad Kusairi.

"Perlahan tapi pasti jakarta  gak kalah dengan eropa utara....," ujar Imam Budiarto.

"Masyaallah..... Lope lope pokoknya, barakallah pak Anies," imbuh Nefriza.

"Copenhagen...Salah satu kota yang saya rindukan, Kota yang sangat indah...Kapan ya bisa kesana lagi....?," sebut Hendrazet El Ghazy.

"Salut dan bangga," tulis Faiz Faiz.

"Kereeeeen pak anies," papar Nuraeni.

"Mantabbbb Jakartakuuu, #ANIESKEREN," tukas Rina.

Speechless...i just wanna say 'I love u MR Governor of Indonesia' May Allah bless and protect u, always...Aamiin," ungkap Eva Djunaedi.

"Anies Baswedan the great leader," tandas Liana Verra.

"Waduuuh pak anies, dipuji lagi...," sebur Hilamwan Halid.

"Love it.....Can't Believe," pungkas Wiwien.

"Be careful, Mr. Ambassador, they will be your haters too," sebut Chairani Nani.

"Yg jelas pak Dubes lebih smart drpd buzzeRP," urai Yadi Item.

"Mr Ambassador will be kadrun... Soon.
Stay strong mister," pungkas Julia.