INDUSTRY co.id - Jakarta, Dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Gedung DPR (9/2/2021). Komisi VI DPR RI mengungkapkan apresiasinya kepada Menperin terkait realisasi penyerapan anggaran Kementrian Perindustrian (Kemenperin) tahun 2020 yang mencapai sebesar 93,73 persen yakni senilai Rp 1,97 triliun dari total pagu anggaran sebesar Rp 2,10 triliun. 

Advertisement

Anggota Komisi VI Adisatrya Suryo Sulisto menilai bahwa serapan anggaran Kemenperin tersebut cukup bagus mengingat serapan anggaran tersebut terjadi di tengah pandemi yang masih melanda.

“Tentunya kita bersyukur di tahun 2020 walaupun Indonesia pertumbuhan ekonominya tercatat negatif, tapi relatif bagus jika dibandingkan dengan (negara) tetangga kita, juga negara lain di dunia, kita masih lumayan,” tutur politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu seperri dikutip redaksi Industry.co.id dari keterangan tertulisnya pada Rabu (10/2/2021).

Advertisement

Lebih lanjut, ia berharap di tahun 2021 mendatang, pagu anggaran Kemenperin dapat terserap dengan lebih maksimal. 

“Saya kira untuk penyerapannya ini cukup bagus 93 persen. Saya harapkan tahun 2021 bisa demikian atau lebih bagus lagi penyerapannya,” harap Adisatrya.

Advertisement

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung juga mengapresiasi serapan anggaran Kemenperin tahun 2020. 

Menurutnya, serapan anggaran sebesar itu ditengah pandemi merupakan hal yang luar biasa. 

Advertisement

Selain itu Martin juga mengapresiasi capaian di sektor industri dan realisasi investasi industri yang terus meningkat. 

“Industri manufaktur kita tetap bertahan walaupun di tengah kesulitan, bahkan kita lihat sektor industri ini investasinya meningkat Rp 272 triliun dari total investasi yang ada di Indonesia sebesar Rp 826 triliun. Artinya menyumbangkan 33 persen,” ucap Martin. 

Pada raker dengan Menperin tersebut, Komisi VI DPR RI juga telah menerima penjelasan alokasi anggaran Kemenperin untuk tahun 2021. 

Komisi VI DPR RI juga akan melakukan pendalaman dan pembahasan dengan Eselon I Kemenperin terkait pelaksanaan kegiatan prioritas Kemenperin tahun 2021 yang akan difokuskan pada peningkatan kesejahteraaan rakyat di tengah masa pandemi Covid-19.

Terkait itu, Menperin Agus Gumiwang mengatakan pihaknya berupaya mengoptimalkan realisasi anggaran yang ada, dengan menggencarkan sejumlah program prioritas unggulan guna meningkatkan pertumbuhan di sektor industri.

“Tahun 2021 akan menjadi tahun penuh peluang, sehingga kebijakan pemerintah untuk melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta pelaksanaan vaksinasi bertujuan untuk mendorong aktivitas ekonomi, peningkatan konsumsi, peningkatan ekspor, dan peningkatan investasi, dengan industri sebagai roda penggerak utamanya,” ucap Menperin.

Adapun beberapa program prioritas tahun 2021 tersebut diantaranya ialah program pendidikan dan pelatihan vokasi, kemudian program riset serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berikutnya, program nilai tambah dan daya saing industri. Lalu program dukungan manajemen.

"Yang antara lain didukung dengan kegiatan peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara Kemenperin, layanan data dan informasi industri 4.0, serta sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)," tandas Menperin.