INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyatakan heran, mengapa sepanjang tahun 2020, Kabupaten Batang tidak memperoleh bantuan program pusat keunggulan Center of Excellence (CoE) SMK yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Padahal, di Kabupaten Batang ini kedepannya akan memiliki sebuah kawasan industri terpadu berstandar internasional dan menjadi salah satu pusat industri di Jawa Tengah.
“Kemendikbud akan menggulirkan pusat keunggulan SMK, dan ternyata di Kabupaten Batang kosong, pada tahun 2020 tidak mendapatkan bantuan," ujar Abdul Fikri usai bertemu Bupati Batang, beberapa waktu lalu.
"Walaupun hanya 29 SMK yang mendapatkan bantuan, seharusnya daerah-daerah seperti Kabupaten Batang mendapat perhatian apalagi kedepan Batang akan menjadi daerah industri,” sambungnya.
Asal tau saja di Jawa Tengah terdapat beberapa kawasan industri, seperti di sebagian Kabupaten Brebes, sebagian Kabupaten Kendal, dan yang terbesar ada di Kabupaten Batang.
“Batang ini akan menjadi daerah industri yang besar, dengan menyerap ribuan tenaga kerja, perusahaan dari berbagai negara akan beroperasi di batang. Di sini juga ada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan seterusnya. Oleh karenanya Kemendikbud harus perhatikan daerah-daerah seperti Kabupaten Batang,” tegasnya.
Fikri juga sampaikan, pada tahun 2021 ada peluang program CoE hingga 500 sekolah, sehingga kalau ada 514 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, maka kalaupun Kabupaten/Kota hanya dapat satu-satu, Kabupaten Batang harus menjadi salah satu yang menerimanya.
“Asalkan ada persyaratan yang dipenuhi, seperti SMK tersebut harus memiliki dua guru tersertifikasi industri dan kepala sekolah yang telah memperoleh pelatihan di dunia industri. Apalagi Batang akan menjadi daerah industri tentu ini kan lebih mempermudahkan,” papar politisi PKS itu.
“Paling tidak diawal ini, Batang sudah harus ada dua SMK yang memperoleh bantuan program CoE dengan besaran bantuan Rp 1,6 hingga Rp 5,5 miliar. Ini sudah menjadi komitmen dan tadi juga dihadiri perwakilan Kemendikbud sehingga aspirasi ini nanti disampaikan agar Batang mendapat bantuan CoE,” ujarnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan kunjungan Komisi X DPR RI ini akan berpengaruh baik bagi para guru, karena dapat menjadi sarana untuk mengutarakan aspirasi mereka.
“Tadi juga sudah disampaikan akan ada bantuan untuk SMK. Saya ucapkan terima kasih, semoga bermanfaat dan berkah untuk semuanya dengan kunjungan Komisi X ke Kabupaten Batang,” ujarnya.
Perlu diketahui, Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Jokowi menyiapkan lahan kawasan industri terpadu di Batang.
"Kenapa kita buka kawasan industri di Batang ini? Satu saja jawabannya kita ingin buka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya ciptakan lapangan kerja," kata Jokowi saat Meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang dikutip redaksi Industry.co.id dari laman Setneg.