Mufti Anam 'Tegor' PT Semen Indonesia: Semen Asing Mulai Mengancam, Jangan Lengah! 

Oleh : Candra Mata | Minggu, 31 Januari 2021 - 12:11 WIB

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk - (SIG)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk - (SIG)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat berkunjung kepabrik PT Semen Indonesia di Narogong Jawa Barat baru-baru ini mengatakan di tengah pandemi Covid-19 ini telah bekerja luar biasa dengan berhasil menghasilkan laba hingga Rp 1,5 triliun pada kuartal I tahun 2021. 

Namun demikian, ia meminta agar perusahaan pelat merah ini tidak mudah terbuai dengan pencapaiannya serta tidak lengah dalam menghadapi persaingan industri saat ini.

PT Semen Indonesia diminta harus cermat dalam membaca landscape perkembangan industri semen di Indonesia, sehingga tidak menyadari kehadiran perusahaan asing yang mulai mengancam.

“Tentu kami melihat PT. Semen Indonesia ini kurang cermat dalam melihat landscape dari perkembangan industri semen di Indonesia dengan masuknya beberapa industri semen asing. Kalau kita lihat mungkin kecil-kecil. Mereka hanya mengambil 1-2 persen pasar. Tapi kalau kita jumlahkan dari beberapa competitor industry, semen ini ada sekitar 15 persen yang bergerak di situ, ujarnya dalam keterangan tertulis dilansir redaksi Industry.co.id pada Minggu (31/1/2021).

Politisi PDI-Perjuangan ini juga menyatakan, 15 persen saham yang bergerak dalam industri semen ini merupakan potensi yang seharusnya dapat dikuasai juga oleh PT Semen Indonesia. 

Untuk itu ia berharap PT Semen Indonesia segera menyiapkan perencanaan semisal membentuk jenis usaha secondline untuk dapat mempertahankan pasar.

“Kami ingin mereka memiliki usaha secondline agar mereka bisa merebut pasar seperti strategi yang dilakukan beberapa perusahaan bumn lainnya," ujar Mufti Anam.

"Mereka harus pasang strategi dengan menciptakan produk yang dapat bersaing untuk menyibukkan kompetitor serta mengambil pasar mereka,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen PKH Nasrullah mendampingi Mentan SYL saat penyerahan bantuan hadapi PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:58 WIB

Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-Obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Dalam upaya melakukan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mengirimkan logistik kesehatan berupa Vitamin, Antibiotik, Antipiretik,…

Exabytes Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:33 WIB

47% Sudah Go Digital, Exabytes Indonesia Ajak Pelaku UMKM Transisi Bisnis ke Online

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya UMKM. Seiring dengan tantangan yang semakin berat dan pasca masa pandemi kemarin, tiga persoalan UMKM…

Petugas antisipasi penyebaran PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:21 WIB

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat.

Bank BTN meraih fasilitas pinjaman dari Japan International Cooperation atau JICA, Citi Bank, dan BCA. Adapun nilai pinjamannnya sebesar USD 100 juta. Dana segar tersebut rencananya akan disalurkan BTN ke masyarakat khususnya segmen milenial dalam bentuk KPR non subsidi.

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:12 WIB

Pembiayaan Rumah Rakyat, Bank BUMN Jawara KPR Ini Dapat Dukungan Pendanaan dari JICA, Citi Bank dan BCA

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendapat dukungan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Citi Bank dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai total USD 100 juta…

PT Pegadaian

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:01 WIB

Tanggapan Pegadaian Atas Pemberitaan Tentang Gugatan Hak Cipta Tabungan Emas

Jakarta- PT Pegadaian menanggapi pemberitaan media tentang adanya gugatan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap PT Pegadaian atas dugaan pelanggaran hak cipta layanan Tabungan Emas…