Anggota Keluarga Terpapar Covid-19? Jangan Panik, Hubungi Satgas Covid Terdekat! Perawatan di Puskesmas hingga RS Dijamin Gratis...

Oleh : Candra Mata | Minggu, 24 Januari 2021 - 15:35 WIB

Ilustrasi Swab Test Covid-19 (ist)
Ilustrasi Swab Test Covid-19 (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah melalui Tim Satgas Nasional Covid-19 terus meminta masyarakat agar dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Mengingat semakin banyaknya penularan COVID-19, kami berharap kita semua bisa melaksanakan prosedur kesehatan dengan baik: Memakai masker; Menjaga jarak, Mencuci tangan (3M)," sebut keterangan Tim komunikasi Satgas Covid-19 Nasional seperti dilansir redaksi Industry.co.id dari laman Covid-19.go.id pada Minggu (24/1/2021).

Dalam keterangan tersebut, dijelaskan juga apabila ada masyarakat dalam hal ini anggota keluarga yang terkena COVID, maka segeralah menghubungi Satuan Tugas (Satgas) Covid.

"Mereka nanti yang akan bergerak cepat mencarikan RS bagi Anda, karena mereka memiliki informasi terbaru mengenai tempat isolasi/RS yang kosong, dan semua pengobatan gratis karena ditanggung kemenkes RI," sebut pesan tersebut.

Adapun Nomor Satgas Covid yang dapat dihubungi untuk wilayah Jakarta adalah 119 atau 081-112-112-119 atau 081-388-376-955..

"Untuk nomor Satgas Covid di daerah silahkan kontak Puskesmas terdekat di tempat masing-masing," sebutnya.

"Atau untuk informasi resmi dapat mengakses 2 situs Satgas Covid-19 nasional, yakni https://covid19.go.id/, https://covid19.go.id/p/konten/kontak-layanan-kementerianlembaga-untuk-covid-19," jelasnya lagi.

Selain itu, Jika terpaksa harus ke RS untuk perawatan, Satgas Covid-19 meminta masyarakat untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, disarankan tidak menggunakan asuransi pribadi, karena biaya RS untuk perawatan COVID sangat tinggi, sehingga kemungkinan besar pihak asuransi tidak bisa menanggung 100% biayanya.

Kedua, memberitahukan secara jelas dan pasti kepada pihak RS bahwa biaya penanganan pengobatan agar dilakukan lewat jalur Dana Jaminan Covid/Dana Depkes yang gratis.

Ketiga, seluruh biaya pengobatan/perawatan COVID tidak ditanggung oleh BPJS, melainkan ditanggung seluruhnya oleh pemerintah, sehingga setiap WNI berhak mendapat bantuan ini walaupun tidak mempunyai BPJS.

Keempat, bagi pasien OTG atau positip bergejala ringan, bisa melapor ke Puskesmas terdekat dan umumnya pasien diminta untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah atau di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah.

Pihak Puskesmas nantinya akan memberikan obat serta vitamin yang dibutuhkan dan memantau selama isoman. 

Kemudian Setelah 14 hari pasien akan diminta untuk PCR kembali. Bila masih positip dan bergejala ringan, maka tetap diminta isoman dan akan diberikan lagi obat serta berbagai vitamin. 

"Bagi pasien positip dan bergejala sedang/berat maka Puskesmas akan merujuk pasien ke RS untuk dirawat inap," jelas Satgas Covid-19.

Lalu, terkait masalah biaya untuk melakukan PCR karena harganya yang mahal? 

Satgas Covid-19 menyatakan pihak Puskesmas tidak akan langsung melakukan PCR test jika gejala pasien belum jelas. 

"Secara mandiri, kita bisa melihat indikasi gejalanya seperti: batuk, sakit tenggorokan, mual, pegal-pegal, diare, dan hilang rasa/penciuman. Bila indikasi cukup kuat maka langsung isoman," ucapnya.

"Jika mengalami demam atau sesak nafas, segeralah menghubungi SATGAS COVID," paparnya lagi.

Perlu diketahui, adapun salah satu gejala yang paling sering muncul menurut Satgas Covid-19 ialah kehilangan penciuman, bahkan bau yg sangat tajam saja, tidak bisa bedakan.

"Dan bagi yang mempunyai penyakit bawaan (diabetes, jantung, darah tinggi, dll.) harap melakukan prosedur kesehatan 3 M dengan sangat ketat," tandasnya.

Terkait informasi itu, tim redaksi Industry.co.id mencoba menghubungi Zaidin Zaiti ketua Tim Satgas Covid-19 yang berada di daerah Lengkong Gudang Timur BSD, Tangerang Selatan.

Zaidin mengungkapkan pihaknya telah beberapa kali membantu penanganan warga yang terpapar covid-19.

"Ada satu keluarga disini yang isolasi mandiri. Istrinya melaporkan kondisinya suami mulai alami sesak nafas. Lalu kita tim satgas covid rujuk ke puskesmas terdekat yakni Puskesmas Lengkong Wetan di Tangsel. Dari situ orang tersebut dirujuk ke RS Persahabatan Jakarta untuk mendapat penanganan lebih lanjut," ungkapnya Minggu (24/1).

"Dan Alhamdulillah, warga tersebut sekarang sudah sembuh dan kembali kerumahnya," jelasnya lagi.

Dikatakan Zaidin, dirinya juga bersyukur, keluarga yang isolman tersebut juga mendapat perhatian dan bantuan dari para tetangga sekitar.

"Anak istrinya selama isolman dapat bantuan dari para warga yang dikoordinir oleh Ketua RW, Alhamdulillah mereka sekeluarga sekarang sehat dan tak keluar biaya selama perawatan di puskesmas dan RS," pungkasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia

Rabu, 24 Februari 2021 - 21:01 WIB

Anggaran PEN Naik, Bakal Kerek Pertumbuhan Ekonomi

Beragam kebijakan ekonomi dilakukan pemerintah pada 2021 ini. Kementerian Keuangan mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sebesar Rp 699,43 triliun. Dana ini meningkat dari…

Pemkot Tegal resmikan pusat daur ulang sampah

Rabu, 24 Februari 2021 - 20:55 WIB

Jadi Pionir di Indonesia, Pemkot Tegal Resmikan Pusat Daur Ulang Sampah di Mintragen

Setelah resmi bergabung sebagai penyelenggara program "Yok Yok Ayok Daur Ulang!" bersama dengan Trinseo, Kemasan Group dan organisasi pendukung lainnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal hari ini,…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 24 Februari 2021 - 19:35 WIB

Menperin Agus Minta Pemda Susun RPIK Sesuai Ketentuan yang Berlaku

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menghimbau setiap daerah untuk dapat menyusun Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kopi Ilustrasi

Rabu, 24 Februari 2021 - 18:59 WIB

Sabtu Besok, Harmonisasi Kopi Indonesia Akan Bahas Tren Bisnis Kopi di Tahun 2021

Event Harmonisasi Kopi Indonesia 2021 bertujuan membantu pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional, meningkatkan minat masyarakat Indonesia, Pelaku Usaha, Petani dan Penggiat Kopi untuk lebih…

Harmonisasi Kopi Indonesia 2021

Rabu, 24 Februari 2021 - 18:36 WIB

Harmonisai Kopi Indonesia 2021: Maksimalkan Potensi Bisnis Kopi Karawang Dengan Target Orientasi Ekspor

Rangkaian event yang dilaksanakan mulai 21 Februari hingga 14 Maret 2021 ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi serta meningkatkan minat masyarakat Indonesia termasuk…