Hingga 2020, Kementerian ESDM Klaim Telah Bangun Lebih Dari 3.404 Sumur Bor Air Bersih

Oleh : Candra Mata | Jumat, 22 Januari 2021 - 09:56 WIB

Pembangunan sumur bor
Pembangunan sumur bor

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Sepanjang tahun 2020, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim telah membangun sumur bor air bersih di 556 titik di 177 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. 

Jumlah ini menurut Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono menggenapi 2.848 titik sumur bor yang telah dibangun hingga 2019. 

Sehingga total sumur bor air bersih yang sudah terbangun oleh Kementerian ESDM ada 3.404 titik.

"Ini yang menjadi program andalan di Badan Geologi, yaitu penyediaan sumur air bersih untuk daerah sulit air. Tahun 2020 sebenarnya kami targetkan 600 titik, tetapi ada satu dan lain hal, tercapai 556 titik," jelas Eko Budi dalam keterangan tertulisnya seperti dilasir redaksi Industry.co.id pada Jumat (22/1/2021).

Eko juga menyebutkan bahwa tahun 2020 menjadi tahun terakhir program pembangunan air bersih dilakukan oleh Kementerian ESDM. 

Selanjutnya, terang Eko pelaksanaan pembangunan sumur bor air bersih menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Selain itu, capaian lain dari Badan Geologi adalah pembangunan Pusat Informasi Geologi (PIG) Natuna dan Maros, serta melakukan 5 verifikasi warisan geologi. 

Dari sisi regulasi, pada tahun 2020 telah diterbitkan 1 Peraturan Menteri ESDM dan 3 Keputusan Menteri ESDM terkait sektor geologi.

Dari mitigasi bencana geologi, Badan Geologi melakukan peringatan dini, tanggap darurat, penyelidikan, pemetaan, dan sosialiasi terhadap aktivitas gunung api di Indonesia. 

Badan Geologi juga melakukan pengembangan pada Pos Pengamatan Gunungapi. 

Untuk tahun 2020, ada 5 pos yang dibangun, yaitu Pos Gunung Marapi di Sumatera Barat, Pos Gunung Guntur (Jawa Barat), Pos Gunung Slamet (Jawa Tengah), Pos Gunung Dieng (Jawa Tengah), dan Pos Gunung Batur (Bali). Dari 74 pos yang ada di seluruh Indonesia, 19 pos pengamatan gunungapi sudah dikembangkan.

"Untuk pengawasan atau pengamatan gunungapi kami juga melakukan pengembangan pos pengamatan gunungapi. Untuk tahun 2020 ada 5 pos yang kita bangun. Total, dari 74 pos pengamatan sampai dengan saat ini 19 yang sudah kami kembangkan. Pengembangan ini dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pengamat. Peralatan yang ada di sana juga kami tingkatkan sehingga mitigasi yang dilakukan lebih akurat mendekati kebenaran," jelas Eko.

Sementara untuk mitigasi gerakan tanah, Badan Geologi melakukan penelitian dan penyelidikan untuk memperkuat kualitas Peta dan Rekomendasi Peringatan Dini, kaji cepat tanggap darurat dan pascabencana, serta sosialisasi kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

"Yang kita lakukan untuk mitigasi gempa bumi adalah pemeriksaan dampak gempa bumi, pengukuran dan analisis data mikrotremor, koordinasi dan penyampaian rekomendasi kepada Pemda, dan sosialisasi kepada masyarakat secara langsung," tambahnya.

Diseminasi informasi terkait mitigasi bencana geologi telah dilakukan beberapa webinar dan Focus Group Discussion (FGD) pemutakhiran peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) tsunami dan gempa bumi.

Eko juga menyebutkan realisasi anggaran Badan Geologi sebesar 92,17% dari target yang ditetapkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020. 

Sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diperoleh Rp 707 juta dari target Rp2,6 miliar. 

"Sementara nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) mencapai 93," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Desa Wisata Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:00 WIB

Sandiaga Berharap Desa Wisata jadi Lokomotif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Dalam Webinar Desa Wisata – Desa Kreatif Sumatera Selatan, yang diikuti oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:30 WIB

Sudah Menjadi Gaya Hidup, Kenali Dampak Dari Digitalisasi

Digitalisasi telah mengubah interaksi sosial di masyarakat. Dengan bantuan teknologi yang sebenarnya memudahkan kehidupan, di balik itu terdapat kehati-hatian gaya hidup yang membuat masyarakat…

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:00 WIB

DPR: Pembentukan Holding Jadi Upaya Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin menilai upaya pembentukan holding gula Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan upaya yang strategis untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.

Ilustrasi Digital UMKM (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 06:30 WIB

Berkat Marketplace, Pelaku UMKM Bisa Bertahan Selama Pandemi

Survei terbaru mengungkapkan sebanyak 4,7 juta UMKM telah merambah ke ekosistem digital dalam kurun waktu 11 bulan terakhir selama pandemi. Totalnya kini sekitar 64 juta UMKM secara keseluruhan…

KASAL Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M

Selasa, 22 Juni 2021 - 06:00 WIB

TNI AL Modernisasi Alutsista Pesawat Udara Tanpa Awak

TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam bidang penerbangan mempertajam kekuatan Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA), selain kekuatan pesawat udara fixed wing dan rotary wing. Hal tersebut disampaikan Kepala…