Ketua MPR RI Ajak Insan Pers Teguhkan Semangat Kebangsaan

Oleh : Herry Barus | Rabu, 13 Januari 2021 - 09:00 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet)  mengajak seluruh insan pers untuk bersama meneguhkan semangat kebangsaan. Salah satunya dengan menegakkan kembali kode etik profesi jurnalistik.

"Dalam setiap pemuatan berita, wartawan harus senantiasa didasarkan pada tanggungjawab. Bukan sekadar mencari kehebohan yang justru membuah gaduh suasana kebangsaan. Jangan sampai wartawan membuat dan menyebarkan berita hoax hanya untuk mendapatkan sensasi," ujar Bamsoet saat menerima panitia peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 secara virtual dari Ruang Kerja Ketua MPR RI di Jakarta, Selasa (12/1/21).

Turut serta dalam pertemuan Ketua Umum PWI Pusat Atal Depari, Ketua HPN 2021 Auri Jaya, Wakil Ketua HPN Mirza Zulhadi, Bendahara HPN Muhammad Ihsan, Wakil Sekretaris HPN Kesit Handoyo, Ketua I Bidang Konvensi Agus Sudibyo, Ketua III Bidang Acara dan Acara Puncak Nurjaman Mochtar, dan Ketua Bidang Humas HPN Akhmad Munir.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menuturkan, berdasarkan survey yang pernah dilakukan Dewan Pers dan Dewan Kehormatan PWI, lebih 60 persen wartawan yang bekerja di lapangan tidak begitu mematuhi kode etik profesi. Tak aneh, jika kemudian masih banyak ditemukan berita hoaks, ujaran kebencian, maupun sesuatu yang tak berdasar fakta dan pengamatan. 

"Sudah sepatutnya Menkominfo, Dewan Pers, serta organisasi pers duduk bersama untuk membuat regulasi khusus bagi insan pers untuk mencegah terus membanjirnya berita hoaks ataupun ujaran kebencian. Sebab, jika terus dibiarkan akan mengikis rasa kebangsaan serta persatuan dan kesatuan bangsa," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mendukung penuh pelaksanaan peringatan HPN 2021 yang akan dilakukan tanggal 9 Februari 2021 di Ancol Jakarta. Rangkaian kegiatan HPN 2021 akan menggabungkan tatap muka dan virtual. 

"Ditengah pandemi Covid-19, peringatan HPN 2021 tentu harus memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan. Kita harapkan juga peringatan HPN 2021 tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi harus memiliki multiplier effect bagi kemajuan bangsa dan negara," pungkas Bamsoet

Komentar Berita

Industri Hari Ini

President Director PT. Grahabuana Cikarang Sutedja S. Darmono saat acara Jababeka Lunar New Year Outlook 2021

Jumat, 26 Februari 2021 - 01:21 WIB

Jababeka Kembangkan Smart Township di Koridor Timur Jakarta

Pengembang kota mandiri Jababeka secara gamblang memproyeksikan pengembangan Smart Township di koridor Timur Jakarta, tepatnya di Kota mandiri Jababeka-Cikarang.

Bantu Korban Banjir, SiCepat Salurkan Donasi ke BPBD Kabupaten Bekasi

Kamis, 25 Februari 2021 - 23:52 WIB

Banjir Tenggelamkan 15 Kecamatan di Bekasi, Ini Penjelasan Warga Saat Menerima Bantuan SiCepat Ekspres

Bekasi-Bencana banjir yang menenggelamkan 19 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi menimbulkan dampak yang cukup parah.

Perayaan Dies Natalis ke-71, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Kamis, 25 Februari 2021 - 21:52 WIB

Rayakan Dies Natalis ke-71, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Gelar Lomba Tumpeng Alat Kesehatan

Sebanyak 32 tim menjadi peserta lomba tumpeng berasal dari berbagai departemen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSUPN Cipto Mangunkusumo, RS jejaring seperti RSUI dan RS Persahabatan,…

Ilustrasi Bitcoin

Kamis, 25 Februari 2021 - 21:34 WIB

Tertarik Dengan Cryptocurrency? Wfhbot Siap Beri Paduan Bahkan Bagi Orang Awam Sekalipun

Aplikasi Info Koneksi hadir bagi masyarakat Indonesia dengan tools Wfhbot yang tersedia secara gratis di website www.wfhbot.id, untuk memberi edukasi lengkap bagi masyarakat awam tentang keuntungan…

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera

Kamis, 25 Februari 2021 - 20:57 WIB

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera Desak OJK Segera Cairkan Dana Cadangan Bumiputera

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera mengatakan, aksi damai kali ketiga ini ditujukan ke OJK agar regulator ini lebih aktif membantu menyelesaikan kasus gagal bayar ini yang tertunda…