80 Perusahaan Tekstil Ikuti Pelatihan Hemat Energi dari Jerman

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 04 Mei 2017 - 19:54 WIB

(ki-ka): Arief Hendra Ariyana, Deputy General Manager, PT TV SD Indonesia, Eric Paulsen, President Director TV SD Indonesia, Ramli Wijaya, Engineering Manager, PT Panarub Industry, Subramanian Vairavan, Manager for Inspection Service TV SD,
(ki-ka): Arief Hendra Ariyana, Deputy General Manager, PT TV SD Indonesia, Eric Paulsen, President Director TV SD Indonesia, Ramli Wijaya, Engineering Manager, PT Panarub Industry, Subramanian Vairavan, Manager for Inspection Service TV SD,

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Sebanyak 80 perusahaan yang berada di kawasan Jawa Barat dan Jawa Tengah mengikuti pelatihan penghematan energi yang digagas oleh TUV SUD Indonesia, perusahaan global penyedia layanan uji coba, sertifikasi dan pelatihan bekerja sama dengan DEG, lembaga investasi dan pembangunan dari Jerman guna meningkatkan praktik bisnis hijau bagi para pelaku industri tekstil Indonesia.

 "TÜV SÜD menyadari bahwa kenaikan tarif listrik untuk industri tekstil dan alas kaki menjadi perhatian yang serius bagi daya saing perusahaan. Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk membantu perusahaan mengatasi kekuatiran akan hal tersebut dalam proses manufakturing serta menemukan solusi yang efektif," jelas Eric Paulsen,  Presiden Direktur PT TÜV SÜD Indonesia dalam konferensi persnya di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Lanjutnya, perusahaan juga dapat meningkatkan nilai brand mengenai praktik bisnis hijau dan keberlangsungan, termasuk referensi bagi standar industri internasional seperti ISO 14025 dan ISO/TS 14067.

"Pelatihan kami bertujuan agar perusahaan tekstil dan alas kaki lokal mendapatkan informasi terkini serta pengetahuan mengenai praktik bisnis hijau dan standar industri. Selanjutnya, pelatihan ini akan mengidentifikasi ketidakefisienan pada operasional, kekurangan, serta potensi resiko yang kemungkinan terjadi, sambil memperlengkapi perusahaan dengan petunjuk langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan mereka," kata Arief Hendra Ariyana, Deputy General Manager, PT TÜV SÜD Indonesia

Kegiatan ini disambut baik oleh para peserta. Ramli dari PT Panarub memberikan testimoni bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, PT Panarub dapat menghemat listrik sampai dengan Rp 650.000.000 dalam satu tahun.

Selain itu, beberapa perusahaan percontohan juga sudah mulai menggunakan energi alternatif seperti Fotovoltaik. (Fadli)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

DHL Express (Ist)

Sabtu, 21 September 2019 - 12:05 WIB

DHL Express Umumkan Penyesuaian Harga Tahun 2020 di Indonesia

DHL Express, penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan rata-rata penyesuaian harga yang berlaku efektif 1 Januari 2020. Rata-rata penyesuaian yang berlaku…

Rossa

Sabtu, 21 September 2019 - 12:00 WIB

Rossa Show dengan Konser di Guyur Hujan

Sebagai salah satu Diva Pop, Rossa akan menjalankan profesinya secara profesional, seperti saat diminta menyanyi dengan nuansa hujan-hujanan. penyanyi asal Sumedang ini siap menjalankan konsep…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Sabtu, 21 September 2019 - 11:52 WIB

Kementan Dukung Jawa Barat Penghasil Beras Organik Terbesar

Bandung - Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung penuh Provinsi Jawa Barat sebagai produsen atau penghasil beras organik terbesar di Indonesia. Ini optimis diwujudkan mengingat didukung…

Ilustrasi Gula (Ist)

Sabtu, 21 September 2019 - 11:40 WIB

Memperluas Plasma, Mempercepat Swasembada Gula

Jakarta - Target Pemerintah mewujudkan swasembada gula tahun 2024 mendatang bukan isapan jempol semata. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaimann telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk…

BMW i8

Sabtu, 21 September 2019 - 11:05 WIB

Jadi Official Vehicle Partner, BMW Dukung Kejuaraan ABB Formula E Championship di Jakarta

Pemerintah kota DKI Jakarta bersama Formula E mengumumkan masuknya sirkuit Jakarta E-Prix pada seri kejuaraan ABB Formula E Championship musim 2019/2020.