Buka Ladang Bisnis Baru di Tengah Pandemi, Yuda Fajrin Hadirkan Dimsum ala Sushi Pertama di Indonesia

Oleh : Ridwan | Sabtu, 12 Desember 2020 - 11:30 WIB

Pembukaan KYO Dimsum
Pembukaan KYO Dimsum

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pandemi Covid-19 yang menghantam seluruh dunia termasuk Indonesia turut membuat perekonomian bergejolak. Tidak hanya untuk industri besar saja, Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) menjadi sektor yang paling terdampak di masa pandemi saat ini.

Oleh karena itu, pelaku usaha diharuskan melakukan inovasi dan terobosan yang lebih dalam untuk meraih pasar di dalam negeri. Hal inilah yang dilakukan Yuda Fajrin sang pendiri Satay Kato kopi dengan membuka ladang bisnis barunya KYO Dimsum.

Dijelaskan Yuda, ladang bisnis barunya ini merupakan inovasi sekaligus membuka "revenue stream" baru agar bisa bertahan di masa pandemi seperti saat ini. Menurutnya, inovasi adalah salah satu jalan terbaik di masa pandemi Covid-19. 

"Pertahanan terbaik adalah dengan cara menyerang dalam kondisi pandemi, enggak bisa terus menerus meratapi kondisi penjualan menurun tanpa adanya inovasi lebih untuk menghadapi pandemi ini," kata Yuda kepada Industry.co.id di Jakarta, Sabtu (12/12/2020).

Di fase pertama ini, jelas Yuda, KYO Dimsum menghadirkan beberapa varian dimsum ala sushi yang pertama dan satu-satunya saat ini di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Yuda menghadirkan beragam jenis saos dan mayonaise terkenal dan memiliki cita rasa Jepang tertinggi. Bahkan, Yuda menghadirkan varian dimsum goreng dengan varian saos teriyaki, wijen, dan saus rahasia yang belum dapat ditemui di kedai-kedai dimsum lainnya.

"Dalam menggaet pasar saya tidak mau tanggung-tanggung, semua saos dan mayonaise yang kita gunakan punya cita rasa Jepang yang kuat. Bahkan konsep bisnisnya pun kita menghadirkan Asian Street Food," jelasnya.

Menurut Yuda, respon pasar terhadap KYO Dimsum sangat-sangat luar biasa baik di Jakarta maupun di kota-kota besar lainnya.

"Keunikan yang kita hadirkan mendapat respon pasar yang sangat baik. Bahkan banyak netizen yang meminta untuk buka cabang di kota-kota lainnya karena antusias mereka cukup tinggi untuk mencoba keunikan produk dari KYO Dimsum ini," ungkap Yuda.

Untuk menikmati lezatnya dimsum ala sushi, Yuda tidak mematok harga terlalu tinggi. Hanya merogok kocek mulai dari Rp 17-25 ribu, para pencinta dapat menikmati lezatnya dimsum ala sushi di KYO Dimsum.

"Harganya itu mulai dari Rp17-25 ribu untuk fase pertama, kedepannya kita akan buat varian rice bowl dan beef bowl dan dimsumnya juga kita akan perluas sampai ke Lumpia, Gyoza dan sebagainya," kata Yuda.

Ke depan, lanjut Yuda, potensi bisnis ini cukup menjanjikan dan profitable. "Untuk persaingan bisnis, jujur saja sejauh ini belum ada yang seperti ini. Kedepan, potensi pasarnya besar dan sangat menjanjikan, bahkan sampai tiga tahun kedepan," jelasnya.

Terkait strategi, ucap Yuda, kualitas produk, service dan marketing harus terus dipertahankan dan lebih ditingkatkan. "Dari segi marketing, kita tidak pernah berhenti promosi di media sosial. Saat ini kita juga sudah berkolaborasi dengan artis Arya Saloka. Untuk selanjutnya kami akan perluar kolaborasi dengan para youtuber & selebgram" papar Yuda.

Di bulan desember ini, Yuda menargetkan akan membuka 2-3 cabang lagi di Jakarta dan merambah keluar kota pada bulan Januari "Di Januari, kita akan buka di Bandung, Semarang dan Yogyakarta," tutup Yuda.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

President Director PT. Grahabuana Cikarang Sutedja S. Darmono saat acara Jababeka Lunar New Year Outlook 2021

Jumat, 26 Februari 2021 - 01:21 WIB

Jababeka Kembangkan Smart Township di Koridor Timur Jakarta

Pengembang kota mandiri Jababeka secara gamblang memproyeksikan pengembangan Smart Township di koridor Timur Jakarta, tepatnya di Kota mandiri Jababeka-Cikarang.

Bantu Korban Banjir, SiCepat Salurkan Donasi ke BPBD Kabupaten Bekasi

Kamis, 25 Februari 2021 - 23:52 WIB

Banjir Tenggelamkan 15 Kecamatan di Bekasi, Ini Penjelasan Warga Saat Menerima Bantuan SiCepat Ekspres

Bekasi-Bencana banjir yang menenggelamkan 19 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi menimbulkan dampak yang cukup parah.

Perayaan Dies Natalis ke-71, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Kamis, 25 Februari 2021 - 21:52 WIB

Rayakan Dies Natalis ke-71, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Gelar Lomba Tumpeng Alat Kesehatan

Sebanyak 32 tim menjadi peserta lomba tumpeng berasal dari berbagai departemen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSUPN Cipto Mangunkusumo, RS jejaring seperti RSUI dan RS Persahabatan,…

Ilustrasi Bitcoin

Kamis, 25 Februari 2021 - 21:34 WIB

Tertarik Dengan Cryptocurrency? Wfhbot Siap Beri Paduan Bahkan Bagi Orang Awam Sekalipun

Aplikasi Info Koneksi hadir bagi masyarakat Indonesia dengan tools Wfhbot yang tersedia secara gratis di website www.wfhbot.id, untuk memberi edukasi lengkap bagi masyarakat awam tentang keuntungan…

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera

Kamis, 25 Februari 2021 - 20:57 WIB

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera Desak OJK Segera Cairkan Dana Cadangan Bumiputera

Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera mengatakan, aksi damai kali ketiga ini ditujukan ke OJK agar regulator ini lebih aktif membantu menyelesaikan kasus gagal bayar ini yang tertunda…