Kisah Sukses Perusahan Mur Baut Jaya Kurnia, dari Toko Kecil di Kawasan Glodok, Kini Persiapan IPO 2021

Oleh : Kormen Barus | Senin, 07 Desember 2020 - 21:31 WIB

Didirikan oleh Joes Karnali pada tahun 1985, PT Jaya Kurnia Perkasa telah berevolusi dan berkembang menjadi penyedia kebutuhan mur dan baut terlengkap di Indonesia
Didirikan oleh Joes Karnali pada tahun 1985, PT Jaya Kurnia Perkasa telah berevolusi dan berkembang menjadi penyedia kebutuhan mur dan baut terlengkap di Indonesia

INDUSTRY.co.idPasar Glodok Jakarta-PT Jaya Kurnia Perkasa, Jaya Kurnia Perkasa, yang dengan merek dagang JEKA berencana melakukan IPO atau penawaran saham perdana ke publik pada 2021. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mengembangkan bisnis distribusi mur dan baut yang sebelumnya masih berupa perusahaan keluarga.

Didirikan oleh Joes Karnali pada tahun 1985, PT Jaya Kurnia Perkasa telah berevolusi dan berkembang menjadi penyedia kebutuhan mur dan baut terlengkap di Indonesia. Perusahaan berawal dari sebuah usaha kecil, Toko Jaya Kurnia yang berlokasi di Glodok Jaya Taman Sari sudah 30 tahun konsisten menyediakan mur dan baut baik untuk keperluan umum dan untuk kebutuhan industri : otomotif, konstruksi, minyak dan gas, energi, dll.

Saat ini JEKA sedang mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan untuk menjadi go public. Dengan adanya IPO ini, JEKA optimis dapat mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya IPO ini, kami bisa lebih melebarkan usaha distribusi mur dan baut ini sehingga kami bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan kami,” ujar Charles selaku Director Of Marketing JEKA, kepada Industry.co.id,di Jakarta, Senin (7/12/2020). 

Selain menjadi go public,  di 2021 JEKA juga akan meluncurkan aplikasi khusus untuk pembelian produk mur dan bautnya. Aplikasi ini akan mempermudah para pelanggan untuk membeli mur dan baut secara online.

Menurut Charles, tren belanja online akan tetap bertahan di 2021 maka dari itu sebagai upaya untuk beradaptasi dan menghadapi tantangan di tahun depan, JEKA berusaha untuk meningkatkan pelayanan melalui platform  digital.

Diharapkan dengan melakukannya IPO dan meluncurkan aplikasi ini, JEKA dapat menghadapi ketidakpastian di tahun 2021 dan sebagai bentuk usaha distributor mur dan baut ini untuk tetap dapat menjalankan usahanya secara stabil.

“Walaupun 2021 belum bisa diprediksi secara pasti, JEKA tetap optimis mampu beradaptasi. Harapan kami, JEKA tetap bisa bersaing dan menyediakan lapangan pekerjaan untuk banyak orang,” ujar Meritha, Director Of Finance JEKA.

Selama lebih dari 30 tahun JEKA menjadi distributor mur baut dan berhasil menjadi pemasok untuk industri otomotif, migas dan konstruksi. Pada 2019, JEKA menjadi satu-satunya distributor mur baut yang mendapatkan sertifikasi ISO 9001 dari SGS Indonesia. Pencapaian ini adalah bentuk komitmen JEKA untuk terus meningkatkan kualitas produknya.

Selain memiliki sertifikasi ISO 9001, yang membuat JEKA berbeda dari distributor mur dan baut lainnya adalah mereka memiliki servis Vendor Management Inventory. VMI adalah sistem gudang penyimpanan untuk vendor yang disediakan oleh Jeka. Sistem VMI yang JEKA miliki membuat bebas khawatir dengan masalah keterlambatan atau penimbunan stok. Mur dan baut dipastikan tersimpan dengan aman di gudang.

Pada 1985, PT Jaya Kurnia Perkasa didirikan oleh Joes Karnali di pertokoan Glodok Jaya Taman Sari Jakarta. Bersama saudaranya, Joes Karnali memulai membangun bisnis distribusi ini. Setelah 30 tahun berbadan usaha dengan bentuk CV, JEKA akhirnya berganti menjadi PT Jaya Kurnia Perkasa pada 2017 dan setelahnya JEKA melakukan transformasi manajerial secara besar-besaran.

Menurut Charles, JEKA berkomitmen untuk menyediakan layanan terbaik untuk pelanggan secara kontinu. Jeka kata dia, selalu mengutamakan inovasi untuk mencapai standar tertinggi dan meningkatkan kualitas layanan kami.

“JEKA telah dengan sukses meraih sertifikasi untuk implementasi ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Kualitas. Kami juga menerapkan VMI untuk memastikan stok barang tetap terjaga dan level inventori optimal.Dengan didukung pengalaman selama lebih dari 30 tahun di bidang mur dan baut, JEKA telah melayani ratusan pelanggan baik untuk industri maupun pelanggan ritel. Kami memberikan layanan yang maksimal bagi setiap pelanggan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dan Manfaat Pameran Hannover Messe 2021

Senin, 12 April 2021 - 12:21 WIB

Goks! Menperin Agus Bocorkan Sederet Manfaat Indonesia Jadi Official Partner Country di Hannover Messe 2021

Menteri Perindusterian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menungkapkan sederet manfaat bagi industri dan perekonomian nasional dari partispasi Indonesia dalam official partner country Hannover…

Centara Resort

Senin, 12 April 2021 - 12:00 WIB

Berlibur ke Vietnam, Bisa Kunjungi Centara Mirage Resort Mui Ne

Centara Hotels & Resorts, operator hotel terkemuka di Thailand, memperluas merek resor bertema keluarga yang populer dengan Centara Mirage kedua di dunia, terletak di pantai Vietnam selatan…

Adhi S Lukman-Ketua Asosiasi Gabungan Pengusaha Makanan Dan Minuman Indonesia

Senin, 12 April 2021 - 11:43 WIB

Sebagian Besar Pelaku Bisnis Mamin Belum Bisa Terapkan Praktik Industri 4.0, GAPMMI Sebut Penyebab Utamanya Adalah Keterbatasan Teknologi

Indonesia terus mempersiapkan diri untuk menghadapi era Industri 4.0 sejak diluncurkannya inisiatif “Making Indonesia 4.0” oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang mana industri…

Ketua Umum DDII, Dr. Adian Husaini mengatakan, program Ramadhan merupakan upaya Dewan Da'wah untuk memasifkan dakwah lewat berbagai platform digital dengan menghadirkan para ustad yang mumpuni

Senin, 12 April 2021 - 11:41 WIB

DDII Luncurkan Program Ramadhan 24 Jam Meraih Berkah Bersama

Menyambut Ramadan 1442 Hijriah, Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) meluncurkan program '24 Jam Meraih Berkah Bersama Dewan Da'wah". Tujuannya, agar umat Islam Indonesia semakin mudah dalam…

Ilustrasi kebun teh (ist)

Senin, 12 April 2021 - 11:22 WIB

Kian Agresif, PTPN VIII Genjot Pasar Ritel Teh Domestik Lewat Tiga Merek Dagang Ini

PTPN VIII disebutkan sedang agresif memasarkan tiga merek dagangnya untuk pasar dalam negeri yaitu, Walini, Goalpara, dan Gunung Mas.