INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia akan mengalami lonjakan permintaan akan kebutuhan data center berskala besar, terutama menjelang "Revolusi Industri 4.0" ini, seperti Komputasi Cloud, Big Data, dan Internet of Things (IoT), semuanya akan membutuhkan pemrosesan data yang besar.

Oleh karena itu, fasilitas Data Center yang andal, scalable, dan dengan system keamanan yang tinggi sangat diperlukan.

Seperti data center tier III yang biasanya dibutuhkan oleh perusahaan besar, memiliki banyak jalur untuk daya listrik, pendinginan, serta sistem untuk memastikan agar tetap online lebih lama. Hasilnya, diharapkan mencapai uptime 99,982 persen.

Salah satu contoh data center Tier III yang akan segera dibuka di Indonesia, adalah SpaceDC, sebuah partner data center visioner yang berkantor pusat di Singapura terkenal dengan data center-nya.

Informasi yang diperoleh INDUSTRY.co.id, Selasa (3/11/2020) menyebutkan, SpaceDC memiliki pengalaman lebih dari 60 tahun dalam merancang, membangun, dan mengoperasikan fasilitas-fasilitas data center di seluruh dunia.

Di antara pencapaiannya baru-baru ini adalah dengan membawa revolusi data center generasi berikutnya ke Indonesia melalui data center JAK2.

JAK2 yang berlokasi di Kalideres, Jakarta Barat, adalah sebuah fasilitas tier III dengan 1.45MW, baru saja di akreditasi oleh Uptime, akan melakukan peluncurannya secara virtual pada 4 November besok,  data center ini memiliki sebuah desain dan infrastruktur yang inovatif di mana memungkinkan mendapatkan power usage effectiveness (PUE) yang luar biasa.

Fasilitas ini memiliki PUE 1,3, di mana hal ini dapat mengurangi biaya-biaya yang tidak perlu, mengurangi beban lingkungan dan memastikan 99,982 persen waktu aktif untuk penggunanya dengan gangguan yang minimum.

JAK2 adalah salah satu dari sedikit data center yang ada, yang memasang unit Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk menurunkan emisi karbon yang dihasilkan oleh pembangkit listriknya.

Data center ini memiliki desain yang ramah lingkungan dan sepenuhnya sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca global, khususnya yang diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.15 / MENLHK / SETJEN / KUM.1 / 4 / 2019.

Fasilitas ini menggabungkan keahlian global yang dimiliki SpaceDC  dengan ahli-ahli dari dalam negeri, sehingga dapat membawa revolusi data center generasi berikutnya ke pasar Indonesia.

Desain ini merupakan bagian dari keinginan perusahaan untuk menyediakan tempat kerja yang lebih aman bagi karyawannya, dan memiliki dunia yang lebih bersih bagi Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menetapkan tolok ukur industri bagi bisnis dan keberlanjutan lingkungan hidup.