CEO Crown Group Ajak Industri dan Pemerintah Kaji Ulang Standar Desain Hunian di Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Ridwan | Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:30 WIB

Komisaris & CEO Crown Group Iwan Sunito (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Komisaris & CEO Crown Group Iwan Sunito (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal, baik akivitas pekerjaan dan kehidupan sehari-hari hingga penataan ruang. 

Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito pun menyerukan kepada industri pengembangan hunian dan pemerintah untuk memikirkan kembali standar desain bangunan, khususnya proyek hunian sehingga mereka dapat mendorong kesejahteraan fisik dan mental lebih baik pasca Covid-19.

Iwan menjelaskan, pandemi telah memaksa banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, sehingga menciptakan kebutuhan yang lebih mendesak atas rancangan agar lebih mendorong rasa tenang, relaksasi, dan produktivitas.

"Banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja dan belajar dari rumah, menyekolahkan anak-anak mereka di rumah dan berolahraga serta berekreasi," ujarnya dalam siaran pers Crown Group yang diterima di Jakarta, (26/10/2020).

Menurut Iwan, mereka yang tinggal di hunian yang dirancang dengan baik akan menawarkan banyak ruang hidup dan kerja, akses ke taman dan udara segar, serta fasilitas seperti area bermain, fasilitas kebugaran, dan ruang musik, akan jauh lebih mampu menyesuaikan diri dengan gaya hidup yang baru ini.

Berdasarkan data Global Wellness Institute, beberapa pengembang bersaing dalam bidang ini, pemukiman sehat bernilai sekitar Rp 1,340 triliun, atau 1,5% dari konstruksi global. Namun sayangnya, tidak semua hunian dirancang seperti ini dan para penghuninya benar-benar dapat merasakan perbedaannya.

"Pandemi memaksa pemikiran ulang atas desain rumah dan apartemen sehingga semua penghuni dapat merasa aman, santai, dan terhubung secara sosial saat berada di rumah," jelas Iwan.

Dirinya menambahkan, hal ini pada akhirnya akan menghasilkan kesehatan fisik dan mental yang lebih baik di seluruh dunia. Industri perhotelan sangat fokus pada kesehatan; industri perumahan juga perlu melakukannya.

"Ini bukan hanya tentang bangunan yang berkelanjutan tetapi gaya hidup berkelanjutan," terangnya.

Iwan Sunito mengatakan, salah satu langkah pertama yang harus dilakukan oleh pengembang dan desainer adalah membawa alam ke dalam bangunan, tanaman hijau, air, cahaya alami dan udara segar.

“"Banyak penelitian di seluruh dunia telah membuktikan bahwa berada di antara alam dapat meningkatkan suasana hati dan bahkan kecerdasan kita," ungkapnya.

Salah satu universitas terbesar di dunia, University of Minnesota, telah mempelajari pengaruh alam terhadap ketenangan pikiran masyarakat di departemen biofisiknya.

"Penelitian mereka membuktikan bahwa alam membuat orang merasa lebih selaras dengan diri mereka sendiri dan memiliki kemampuan untuk menyembuhkan, memulihkan, dan menghubungkan indivdu," kata Iwan.

Crown Group sendiri diakui Iwan, selalu mendesain apartemennya dengan fasilitas khas bergaya resor, untuk menyediakan lingkungan yang santai dan sehat bagi penghuninya. Suatu pendekatan yang ternyata akan sesuai dengan kebutuhan di dunia pasca pandemi.

"Bahkan setelah pandemi ini berakhir, orang akan lebih banyak bekerja dari rumah, jadi ini adalah kebutuhan yang akan bertahan. Orang akan membutuhkan area yang lebih umum untuk bekerja bersama dan bersosialisasi di tempat yang aman. Dan mereka akan membutuhkan alam di sekitar mereka," beber Iwan Sunito.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Waterfall by Crown Group di Waterloo telah menjadi model yang ideal untuk desain biofilik, dengan koridor terbuka ke elemen yang membiarkan udara segar masuk serta balkon di setiap apartemen. 

Ada banyak ruang luar ruangan bagi penghuni untuk bersantai termasuk taman tropis seluas 2,600 meter persegi dengan lebih dari 7,000 tanaman di dinding hijau vertikal saja. Pembangunan ini juga memiliki air terjun buatan manusia tertinggi di Australia setinggi 22 meter, menciptakan suara air yang menenangkan.

"Proyek hunian kami cenderung mengarah pada gaya hidup sehat, dibangun di atas tanah seluas 2,5 hektar, dan dengan taman yang melimpah dan fitur air, serta balkon dan halaman yang luas bagi para penghuni untuk menikmati udara segar," katanya.

Selain Waterfall by Crown Group, beberapa proyek Crown Group menawarkan gaya hidup di kawasan mandiri, di mana penghuninya tidak perlu pergi untuk berbelanja atau pergi ke dokter atau penata rambut. Mereka memungkinkan untuk tetap berada di dekat rumah, makan di luar atau memesan makanan dari kawasan yang sama.

Sementara itu, Director of City Strategy and Place Urbis, Michael Stott mengatakan, pandemi akan menyebabkan permintaan yang lebih besar untuk ruang hidup dengan zona yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi pekerjaan dari rumah dan area umum bersama, akses ke alam, alam terbuka dan cahaya alami, itu juga dapat mengubah prioritas masyarkat perihal lokasi hunian mereka.

Itu juga bisa memicu pemikiran ulang atas open plan living dari bentuknya saat ini.

Urbis adalah firma konsultan interdisipliner yang menawarkan jasa dalam perencanaan, desain, properti, perencanaan sosial, ekonomi dan penelitian.

Bekerja dengan klien pada tugas yang terintegrasi atau berdiri sendiri, Urbis menyediakan penelitian sosial, analisis dan nasihat yang menjadi dasar utama pengambilan keputusan sosial, komersial dan lingkungan. Kantor Urbis tersebar di Melbourne, Sydney, Brisbane, Gold Coast dan Perth.

"Apa yang mungkin akan berubah saat kita bergerak melalui virus corona dan keadaan menjadi normal baru, adalah di mana orang memilih untuk hidup akan menjadi yang nomor dua dibandingkan bagaimana mereka ingin hunian mereka berfungsi," pungkas Michael Stott.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kegiatan MoU PT Indra Karya (Persero) dan Yayasan Air Adhi Eka di Kementerian PUPR

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:15 WIB

Indra Karya Jalin Kerjasama Strategis dengan Yayasan Air Adhi Eka Kementerian PUPR

Terjalinnya kerjasama ini merupakan langkah positif PT Indra Karya (Persero) untuk terus berkontribusi pada pengerjaan proyek-proyek strategis di sektor Sumber Daya Air.

Menuju Kuala Tanjung Port & Industrial Estate Sebagai Indonesia’s Logistic & Supply Chain Hub

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:00 WIB

Menuju Kuala Tanjung Port & Industrial Estate Sebagai Indonesia’s Logistic & Supply Chain Hub

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersinergi dengan Pertamina untuk pengelolaan sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jalur pipa gas di Pelabuhan…

dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru

Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:15 WIB

Cegah Klaster Kantor Lewat Disiplin 3M

Penerapan kesehatan di lingkungan kerja memang sangat penting. Bahkan, banyak perusahaan yang juga memfasilitasi karyawannya untuk rutin melakukan deteksi awal, seperti rapid test sampai dengan…

Kegiatan Redcomm Indonesia

Sabtu, 05 Desember 2020 - 09:41 WIB

Redcomm Indonesia Raih Gold di Ajang Agency of The Year 2020

Di penghujung 2020, CampaignAsia kembali mengumumkan para pemenang Agency of The Year 2020 untuk Asia Pacific. Ajang tahunan ini merupakan ajang penghargaan internasional bergengsi untuk para…

Polri

Sabtu, 05 Desember 2020 - 09:41 WIB

IPW: Sistem Kaderisasi Mutasi di Polri Semakin Amburadul

Sistem kaderisasi dan mutasi di Polri tampaknya semakin amburadul dan tidak promoter. Hal ini terlihat dari belum dimutasinya Kepala BNN Komjen Heru dari jabatannya, padahal ybs sudah pensiun…