Kementan: UU Ciptaker Memiliki Tujuan Strategis Dalam Mensejahterakan Petani

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 24 Oktober 2020 - 06:48 WIB

Petani sedang garap sawah menggunakan traktor
Petani sedang garap sawah menggunakan traktor

INDUSTRY.co.id-Jakarta - Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementan, Prof. Erizal Jamal menjelaskan bahwa Omnibus Law UU Cipta Kerja klaster pertanian memiliki kepentingan strategis dalam mensejahterakan petani. Hal ini terlihat dari adanya pembukaan investasi dan kemudahan ijin usaha yang lebih tersisitem.

Menurut Erizal, subtansi umum dalam UU ini adalah mempermudah aturan lama menjadi aturan baru yang bisa diakses oleh semua pihak, termasuk para petani yang ingin memulai usaha kecil dan menengah.

"Jadi regulasi yang tadinya tumpang tindih sudah disederhanakan. Perijinan yang rumit juga sudah dipermudahkan. Kenapa? karena kewenangan di daerah baik kota maupun kabupaten sudah masuk satu sistem di pemerintah pusat," katanya.

Erizal mengatakan, UU Cipta kerja bahkan mengatur konsekuensi kebijakan impor yang harus berorientasikan pada kepentingan petani.

"Ketentuan impor di pasal 14 harus memperhatikan kepentingan petani. Kan sejauh ini seolah-olah kita dianggap berpihak pada impor," katanya.

Padahl, kata dia, UU ini sudah sejalan dengan visi Presiden Jokowi, yakni membuka akses lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia.

"Kalau kita liat 5 visi Presiden Jokowi, diantaranya adalah Indonesia akan membuka diri untuk investasi dalam upaya membuka lapangan kerja secara luas," katanya.

Sebelumnya, Omnibus Law UU Cipta Kerja klaster pertanian sempat menimbulkan polemik di kalangan pengamat karena dianggap berpotensi memperluas impor pangan. Padahal, hingga saat ini prioritas utama dalam memenuhi kebutuhan pangan adalah produksi dalam negeri yang sejalan dengan rumusan UU Pangan Pasal 3.

Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa, pemenuhan kebutuhan pangan berdasarkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan. Dengan basis itu maka pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri tetap mengutamakan produksi dalam negeri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:15 WIB

Gelar Creative Fest, Kemenperin Dorong Industri Kreatif Berkontribusi Penuh di Masa Pandemi

Wujud nyata yang direalisasikan oleh Kemenperin guna mencapai sasaran tersebut, antara lain yakni melalui penyelenggaraan Creative Fest oleh Bali Creative Industry Center (BCIC). Tahun ini,…

Jalan Tol

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:00 WIB

Pengusaha Jepang Tertarik Sejumlah Sektor Infrastruktur Nasional

Delegasi pemerintah Indonesia yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan ke Jepang. Ini adalah kunjungan kali kedua dari…

Wadan Korps Marinir Berikan Pengarahan kepada Tandik Sesko TNI Angkatan XLVII

Minggu, 06 Desember 2020 - 06:00 WIB

Wadan Korps Marinir Berikan Pengarahan kepada Tandik Sesko TNI Angkatan XLVII

Wadankormar mengucapkan selamat atas kelulusan Tandik Sesko TNI, dan menekankan agar para Perwira Menengah berpangkat Kolonel yang berada di hadapannya segera menyesuaikan diri dengan situasi…

Prajurit MarinirTerjun Tempur

Minggu, 06 Desember 2020 - 05:30 WIB

Prajurit Yontaifib 1 Marinir Tingkatkan Kemampaun Terjun Tempur

Kegiatan terjun tempur ini dilaksanakan dengan ketinggian 6000 feet yang dibagi dalam 2 sorty 4 run dengan menggunakan pesawat Cassa U-6211 Skuadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjung Pinang…

Satgas Yonif 125 Bantu Renovasi Rumah Ibadah di Toray Merauke

Minggu, 06 Desember 2020 - 05:00 WIB

Satgas Yonif 125 Bantu Renovasi Rumah Ibadah di Toray Merauke

Diungkapkan Dansatgas, pemberian seng untuk membantu perehapan GKAI Bukit Zaitun di Toray tersebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus mewujudkan toleransi antar umat beragama di perbatasan…