Coca Cola Amatil Indonesia Gunakan Atap Panel Surya dalam Fasilitas Produksi

Oleh : Herry Barus | Jumat, 02 Oktober 2020 - 10:00 WIB

Coca Cola Amatil Indonesia Gunakan Atap Panel Surya dalam Fasilitas Produksi
Coca Cola Amatil Indonesia Gunakan Atap Panel Surya dalam Fasilitas Produksi

INDUSTRY.co.id - Cikarang Barat–Coca-Cola  Amatil  Indonesia  (Amatil  Indonesia) meresmikan  pemasangan  atap  panel surya terbesar dalam  fasilitas produksi di  Asia Tenggara. Panel surya inidiletakkan diarea atap fasilitas produksi Coca Cola Amatil Indonesiaseluas 72.000 meter persegi dengan nilai pemasangan atap panel surya sebesar USD5,8 juta (87 milyarrupiah).

Turut hadir dalam acara peresmian instalasi atap panel surya Coca-Cola Amatil Indonesia, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Gubernur Jawa Barat,Uu Ruzhanul Ulum,Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia& PNG,Kadir Gunduz, dan secara virtual Managing Director Coca-Cola Amatil, Alison Watkins.Kadir Gunduz mengatakan bahwa panel ini dapatmenghasilkan 9,6 juta kWh listrik per tahun, jumlah  yang dibutuhkanuntukdapat  mengurangi  emisi  karbon sebesar 8,9  juta  kilogram  per tahun.  Inisiatif  ini  merupakan  bagian  darikomitmen Coca-Cola Amatil Indonesia dengan  cara pemenuhan minimal  60  persen  energi  Perusahaan  berasaldari sumber energi terbarukan dan rendah emisi.

“Keberlanjutan (Sustainability)merupakan bagian intimodel bisnis kami, dimulai dari cara kami mendapatkan bahan baku dan produk manufaktur, hingga kecara kami berkomunikasi sebagaibrand dan dalam mengelola karyawan kami,”ujar Kadir Gunduz.

“Kami telah menetapkan target penggunaan energiterbarukan dan rendah karbon, sertaintesitas emisi dari‘minuman di tangan Anda’. Instalasi atap panel surya ini merupakan salah satu bentuk investasi terbaru kami.“Inisiatif ini mendukung ambisi pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca (greenhouse gas/GHG) sebanyak 29% atau setara dengan 314 juta ton karbondioksida hingga 2030, juga kontribusikami terhadap pencapaian SustainableDevelopment Goals(SDGs).

“Kami  percaya  bahwa  energi  terbarukan  merupakan  salah  satu  cara  paling  efektif  dalam mengatasi perubahan iklim dan mencegah efek terburuk dari meningkatnya suhu bumi. Tentunya ini sejalan dengan langkah yang diambil oleh pemerintah Indonesia saat ini.”“Dengan ini, kami akan dapat meninggalkan  warisan  positif  dan  memastikan dampak  minimal terhadap lingkungan dan dunia yang kita tinggali,” kata  Gunduz lebih lanjut.

Sementara itu Managing Director Coca-Cola Amatil, Alison Watkins juga menyebutkan bahwa Coca-Cola Amatil semakin  dekat  dengan  tujuan  keberlanjutan  tahun  2020  dan  berharap  pencapaian  ini  akan menjadi inspirasi bagibisnis lain di Indonesia untuk melanjutkan, atau memulai, energi terbarukan dan tujuan efisiensi energi mereka sendiri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengapresiasi pembangunan atap panel surya tersebut, karena langkah Coca-Cola Amatil Indonesia ini mampu membantu upaya pemerintah dalam  menurunkan emisi  gas  rumah  kaca,  yang  selaras  dengan fokus Amatil Indonesia dalam pengembangan energi baru terbarukan.

“Penggunaan atap solar panel di fasilitas pabrik  Coca-Cola  Amatil  Indonesia  (CCAI) ini  menjadi  salah  satu  bentuk  pemanfaatan  sumberenergi  terbarukan  yang  akan  mendukung  perwujudan  komitmen  Pemerintah  yang  telah dituangkan melalui Kebijakan Energi Nasional tersebut,” ujar Menter Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga menjelaskan  saat  ini  pemerintah  memang  sedang  mendorong  kontribusi  energi baru  terbarukan  alias  renewable  energy  menjadi  sebesar  23%  di  tahun  2025, yang  akan ditingkatkan setiap tahunnya."Dan apa yang dilakukan di sini di mana bisa mengurangi emisi gas kaca sebesar 314 juta ton. Ini adalah sesuatuyang luar biasa,seperti yang tadi disampaikan oleh Ibu Alisonbahwa ini sama saja dengan penghematan 7.000 kendaraan yang dikendarai selama 1 tahun," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Groundbreaking Mazenta Residence Bintaro (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 07 Juli 2022 - 18:20 WIB

Gelar Groundbreaking, Mazenta Residence Bintaro Sukses Tarik Minat Konsumen

PT Serpong Bangun Cipta melalui Cipta Harmoni Lestari (CHL) yang merupakan anak perusahaan Harita Group menggelar 'Groundbreaking' proyek residensial terbarunya yaitu 'Mazenta Residence Bintaro'.

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Menurut laporan We Are Social, penggunaan internet di Indonesia untuk bersosial media menghabiskan 197 menit atau sekitar 3,2 jam per harinya. Seperti yang sudah kita tahu, media sosial digunakan…