INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT  Trisula International  Tbk  (“TRIS”  atau  Perseroan) yang merupakan integrated apparel providertelah  mendapatkan  izin  edar  dari Kementerian  Kesehatan  (Kemenkes)  untuk produk  Alat  Pelindung  Diri  (APD)  yang meliputi baju hazmat dan pelindung alas kaki melalui  anak  usahanya  PT  Trisula  Textile Industries  Tbk  (“BELL”)  yang  akan  berlaku selama lima tahun ke depan.

Izin ini karena Perseroan  telah  memenuhi  persyaratan dengan material APD yang terbuat dari kain yang  tahan  air  dan  cepat  menyerap  (di dalam), serta desain produk dengan manset elastis,  ritsleting  tersembunyi,  dan  hanya digunakan sekali pakai.

Santoso Widjojo selaku Direktur Utama TRIS mengatakan, “Dengan mendapatkan izin dari Kemenkes ini tentu merupakan upaya kami untuk  memberikan  kualitas  produk  yang terbaik  dengan  memenuhi  standar  yang ditetapkan.  Tujuannya  adalah  memberikan kepercayaan  konsumen  terhadap  produk APD  yang  kami  buat  sesuai  dengan kebutuhan.”

Selain itu, TRIS juga memproduksi masker non  medis  yang  telah  didistribusikan  ke berbagai daerah di Indonesia. Sampai bulan Agustus  2020  produksi  untuk  masker  non medis sebanyak 9,5 juta masker. Saat ini TRIS juga  mulai  melakukan  penjajakan  untuk eskpor  APD  baju  hazmat  dan  masker  non medis ke beberapa negara, seperti Amerika, Australia, Inggris, dan Singapura.

“Memang adanya Pandemi Covid‐19 ini telah menjadikan pembatasan di berbagai wilayah. Namun,  kami  tetap  terus  berusaha memperluas  pasar  kami  dimana  sebagian besar market kami adalah ekspor yang ada di Australia dan Amerika. Jadi, saat ini kami sedang  dalam  usaha  untuk  menjajaki beberapa negara tersebut untuk ekspor APD baju hazmat dan masker non medis,” ujar Santoso.

Sebagai informasi selain produksi APD baju hazmat  dan  masker  non  medis,  TRIS  juga membuat  pakaian  formal,  blazers,  celana casual dan harian, pakaian seragam, pakaian olahraga,  dan  pakaian customized  lainnya. Saat ini Perseroan bersama BELL juga sedang gencar  dalam  menjual  Jaket  Lipat  yang merupakan  pakaian  pelindung  tambahan untuk  kebutuhan  sehari‐hari  yang  terbuat dari Kain Sehat.

“Melalui keunggulan kami untuk customizedproduk,  TRIS  dapat  terus  mengembangkan produknya berdasarkan kebutuhan sehingga kami dapat cepat mengikuti perkembangan. Memang  adanya  Pandemi  Covid‐19  ini menjadikan tantangan bagi kami, baik dalam proses  produksi  maupun  distribusi,  tetapi kami bersyukur sampai saat ini tidak ada pembatalan order. Diharapkan ke depan TRIS dapat  terus  berkontribusi  dalam  membuat produk  berkualitas  untuk  memenuhi permintaan pasar,” tutup Santoso.