Jangan Khawatir, Ekspor Produk Perikanan ke China Tetap Jalan

Oleh : Hariyanto | Minggu, 20 September 2020 - 17:55 WIB

Ilustrasi Ikan
Ilustrasi Ikan

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar eksportir komoditas kelautan dan perikanan Indonesia tidak khawatir dengan adanya kabar larangan masuk produk Indonesia ke China. Hal ini mengemuka setelah belum lama ini, pemerintah China menemukan jejak patogen virus corona pada produk seafood salah satu perusahaan Indonesia. 

"Kami dapat laporan, Bea Cukai China menemukan kontaminasi COVID-19 di kemasan luar sampel produk ikan layur beku dari Indonesia. Tapi, itu hanya dari salah satu perusahaan Indonesia saja, jadi tidak semuanya" ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto di Jakarta, Sabtu (19/9/2020).

Yugi menegaskan, ekspor produk perikanan ke China masih bisa dilakukan. Pemerintah China hanya menangguhkan impor produk perikanan dari perusahaan tersebut selama seminggu, mulai 18 september 2020.

Menurutnya, KBRI Beijing sudah berkomunikasi dengan otoritas terkait di China untuk meminta klarifikasi detail yang jelas mengenai persoalan tersebut. "Kami pun di Kadin saling berkomunikasi dengan KBRI. Jadi, memang pelarangan itu sifatnya sementara dan hanya untuk satu perusahaan itu saja," kata Yugi.

Yugi mengatakan, Keamanan produk perikanan yang diekspor memang perlu lebih diperhatikan secara baik. Namun, pihaknya juga berharap agar kebijakan ini tidak menjadi hambatan teknis pada ekspor perikanan Indonesia.

"Selain para eksportir kita diharapkan dapat lebih memperhatikan aspek keamanan produk ekspor, kita juga meminta agar otoritas pemerintah Indonesia terkait dapat membantu eksportir untuk dapat menjamin ekspor produk perikanan Indonesia dengan memperhatikan juga protokol pencegahan dan penyebaran COVID-19 untuk produk-produk ekspor," kata Yugi.

Yugi mengungkapkan, keputusan untuk larangan sementara hanya bagi perusahaan tersebut sebagai kesepakatan Indonesia dengan China. "Hanya untuk satu perusahaan itu saja. Badan Karantina KKP sudah melakukan suspen, ini kesepakatan kita dengan China," kata dia.

Dia mengaku, selain dengan KBRI pihaknya juga telah berkomunikasi dengan KKP agar menyelesaian persoalan ini secara bilateral. "Sekarang kan era keterbukaan dan kita lakukan transparansi. Yang pasti semua sudah dilakukan dengan prosedur dan protokol yang berlaku," pungkas Yugi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:00 WIB

Akhir Oktober Libur Panjang, Tetap Waspada Covid-19

Disampaikan Presiden, pasca libur panjang beberapa bulan lalu, terjadi lonjakan kasus COVID-19. Ia mengingatkan agar hal sebut tidak terjadi pada libur panjang dan cuti bersama pada akhir bulan…

Dayonmarhanlan XII Pontianak Laksanakan Tatap Muka Pertama

Selasa, 20 Oktober 2020 - 05:30 WIB

Dayonmarhanlan XII Pontianak Laksanakan Tatap Muka Pertama

Tujuan diselenggarakannya Entry Briefing adalah sebagai ruang untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat Danyonmarhanlan XII yang baru, menyampaikan rencana pembinaan dan operasi Yonmarhanlan…

345 Bintara dan Tamtama Remaja Perkuat Korps Baret Ungu

Selasa, 20 Oktober 2020 - 05:00 WIB

345 Bintara dan Tamtama Remaja Perkuat Korps Baret Ungu

Bintara dan Tamtama Remaja tersebut resmi menyandang Baret Ungu Korps Marinir, setelah disematkannya baret pada Upacara Pembaretan yang dipimpin langsung oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar)…

Mendagri Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D

Selasa, 20 Oktober 2020 - 04:45 WIB

Pesan Mendagri Tito Karnavian Terkait Libur Panjang Akhir Oktober

Mendagri mengharapkan betul peran mereka dalam menjaga mekanisme pertahanan daerah yang sudah berjalan selama ini. Ia mencontohkan pola kontrol yang dilakukan para kepala daerah dan Forkopimda…

Korem 174 Antisipasi Bahaya Karhutla di Wilayah Merauke

Selasa, 20 Oktober 2020 - 04:30 WIB

Korem 174 Antisipasi Bahaya Karhutla di Wilayah Merauke

Latihan Penanggulangan Bencana Karhutla yang diikuti oleh 150 prajurit jajaran Korem 174/ATW dibuka secara resmi oleh Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko, bertempat di Aula LB. Moerdani…