Secara Etika Mengcover Lagu Untuk di YouTube Harus Ijin

Oleh : Herry Barus | Jumat, 11 September 2020 - 10:41 WIB

Kadri Mohammad
Kadri Mohammad

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Di ranah YouTube banyak penyanyi, baik yang sudah terkenal maupun masih menunggu keberuntungan di jagad Maya dengan merekam ulang lagu yang  pernah populer atau Tengah populer. Bagaimana hak ekonomi atau royalti sang pencipta lagu?

"Secara etika yang mau mengcover lagu mesti ijin, biar kalau nanti sukses di YouTube aman. Tidak dituntut oleh penciptanya," ujat Mohammad Kadri, Musisi yang juga ahli hukum ini saat Cakap-Cakap Bareng Mas Bens live ig, beberapa waktu lalu.

Tapi seringkali kata Kadri menambahkan buat penyanyi yang mau minta ijin kesulitan mencari tahu siapa publishernya atau keluarga pencipta lagu yang mendapat hak waris lagunya.

"Seringkali penyanyi kesulitan soal publishernya, dan juga mencari tahu keluarga pencipta lagu yang dapat hak waris. Seperti yang saya alami ketika mau minta ijin penggunaan lagu karya Farid Hardja, karena keluarga Farid Hardja sangat banyak. Jadi sulit mencari tahu siapa hak warisnya," jelas pengurus PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia)

Menurut Kadri, mengcover akan berpengaruh secara ekonomi buat mereka selebritas yang memiliki penggemar jutaan.

"Kalau penggemar masih ratusan nggak akan berpengaruh. Apalagi kalau musisinya sudah mendaftarkan lagunya  ke pihak YouTube atau publisher yang memiliki jaringan ke YouTube, kalau kemudian meledak, hak ekonomi tetap diberikan kepada pencipta lagunya sendiri," tegas Uda Kadri.

Hal itu juga diamini Bimbim Slank ketika Cakap-cakap dengan Mas Bens sebelumnya

"Buat Slank nggak masalah kalau lagunya di cover penyanyi lain. Toh royalti dan hak ekonomi dari YouTube diberikan kepada Slank. Palingan yang mencover dapat nama doang," tandas Bimbim.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perkebunan kopi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 17:19 WIB

Komitmen Tingkatkan Produksi Kopi, Kementan Terus Kembangkan Inovasi

Asep Sukarna, salah satu petani kopi di Kabupaten Bandung Barat mengatakan penyediaan bibit unggul kopi seyogyanya memperhatikan kesesuaian dengan karakter daerah masing-masing.

Kejahatan Siber (Foto Dok Jatim Times)

Minggu, 25 Oktober 2020 - 17:00 WIB

Lima Perubahan Paradigma Keamanan Siber

Dengan menerapkan empati pada solusi digital, perusahaan bisa menjadi lebih inklusif. Dalam keamanan siber, itu berarti membangun solusi yang dapat mengakomodasi berbagai kelompok di keadaan…

Wisuda President University 2020

Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:35 WIB

Wisuda President University 2020: Peluang Unik di Tengah Pandemi Covid-19

Era Industri 4.0 yang dipicu oleh perkembangan teknologi menawarkan banyak peluang baru. Namun, untuk bisa merebut peluang tersebut, kita dituntut bukan hanya harus mampu menguasai teknologi,…

CIMB Niaga - foto IST

Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:00 WIB

CIMB Niaga Salurkan Program Beasiswa Periode 2020-2022

Program Beasiswa CIMB Niaga 2020-2022 di masa pandemi ini, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mahasiswa agar tetap dapat melanjutkan studi tanpa terkendala biaya. Hal ini juga…

Anies Baswedan

Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:50 WIB

Anies Resmi Perpanjang PSBB Transisi Hingga 8 November 2020; Catat! Bukan Berarti Longgar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi Jakarta hingga 8 November 2020. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kasus corona…