DPR Apresiasi PB Djarum dan Liga Kompas Gramedia Konsisten Memajukan Olahraga Nasional

Oleh : Krishna Anindyo | Rabu, 02 September 2020 - 12:55 WIB

Ilustrasi PB Djarum (Photo by Kompas.com)
Ilustrasi PB Djarum (Photo by Kompas.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pembinaan atlet merupakan salah satu aspek yang penting untuk dirumuskan dalam revisi Undang Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN). Sektor swasta bisa berpartisipasi ikut membina atlet nasional, seperti dilakukan PB. Djarum dan Kompas Gramedia.

“Baik PB Djarum maupun Liga Kompas Gramedia adalah contoh yayasan ataupun CSR olahraga yang paling tua dan established. Saya mengapresiasi kontribusi kedua yayasan ini yang telah konsisten membantu memajukan olahraga Indonesia,” tutur Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dalam rilisnya yang diterima redaksi, Rabu (2/9).

Keterlibatan PB. Djarum dan Kompas Gramedia bisa menjadi pemicu bagi keterlibatan swasta lainnya dalam pembinaan atlet nasional. Pembentukan yayasan yang konsen pada olahraga nasional jadi keniscayaan setelah PB. Djarum dan Kompas aktif berpartisipasi.

"Saya rasa akan sangat baik jika banyak pihak swasta di Indonesia yang turut memajukan olahraga nasional," harap legislator Kalimantan Timur itu.

Menurut Hetifah, RUU SKN kelak, juga harus merumuskan sistem pengaturan kompetisi, agar tidak tumpang tindih.

Ia mencontohkan, sebaiknya penyelenggaraan kejuaraan oleh Pemerintah digabung dalam satu kejuaraan, misal Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) menjadi satu. Atau justru sebaiknya mempercayakan penyaringan atlet muda kepada federasi dan klub olahraga.

Seperti diketahui, POPNAS dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan O2SN dilaksanakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Baik POPNAS maupun O2SN tidak saling berhubungan dan tidak memiliki jenjang kompetisi kelanjutannya di tingkat satuan pendidikan. Ini jadi diskursus menarik sekaligus perspektif yang baik bagi RUU SKN yang sedang dirumuskan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Hutama Karya (Persero) Laksanakan Pelebaran Geometrik Jalan Soreang-Rancabali- Cidaun

Senin, 04 Juli 2022 - 09:00 WIB

PT Hutama Karya (Persero) Laksanakan Pelebaran Geometrik Jalan Soreang-Rancabali- Cidaun

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Brantas Abipraya (Persero) (Brantas Abipraya) yaitu KSO HK-Abipraya dipercaya untuk mengerjakan proyek Penanganan…

Pembangunan infrastruktur

Senin, 04 Juli 2022 - 08:47 WIB

Kurangi Kemiskinan Ekstrem, Kementerian PUPR Bangun Sejumlah Infrastruktur di Pulau Nias

Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PKE). Sebagai upaya mendukung hal tersebut, Kementerian Pekerjaan…

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Senin, 04 Juli 2022 - 07:53 WIB

Pagelaran Wayang Kulit, Kapolri : Pelestarian Budaya Hingga Dekat dengan Masyarakat

Jakarta-Mabes Polri menggelar kegiatan pagelaran wayang kulit bertajuk 'Semar M'bangun Kahyangan' di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat dan…

James Evan Tumbuan

Senin, 04 Juli 2022 - 07:38 WIB

Bahana Sekuritas Daily Market Update Senin (04/07/2022)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (1/7). IHSG melorot 117,25 poin atau 1,70% ke harga Rp 6.794,328. Total investor asing keluar dari…

Ustad Yusuf Mansur

Senin, 04 Juli 2022 - 07:16 WIB

Ustad Yusuf Mansur: Kita Jangan Jadi Penonton, Kalau Bisa, Kita Beli Real Madrid

Dalam acara Wisuda Tahfizh Nasional Pesantren Darul Quran, Ustad Yusuf Mansur mengaku bangga, santri -santri lulusan sudah banyak yang menjadi guru ngaji di seantero Nusantara dan mencanegara.