Program Ketahanan Pangan akan Dikembangkan di Kateng dan Sumut

Oleh : Herry Barus | Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:40 WIB

Panen Padi (Foto Dok Industry.co.id)
Panen Padi (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo memamerkan rencana pembangunan lumbung pangan nasional di Indonesia. Ada dua lokasi yang bakal jadi calon lumbung pangan pertama di Indonesia ini.

Saat ini, lumbung pangan alias food estate ini baru akan dikembangkan di dua provinsi. Ke depan, akan menyusul provinsi-provinsi lain.


"Saat ini sedang dikembangkan food estate di Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Sumatera Utara, dan akan dilakukan di beberapa daerah lain," ujar Jokowi saat pidatonya di acara Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR & DPD RI 2020 di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Presiden Jokowi mengatakan, pengembangan food estate penting dilakukan demi mencapai ketahanan pangan. Jokowi ingin menjamin kelancaran pasokan makanan dari hulu ke hilir.

"Efisiensi produksi pangan, peningkatan nilai tambah bagi petani, penguatan koperasi, dan metode korporasi petani akan terus ditingkatkan. Food estate sedang dibangun untuk memperkuat cadangan pangan nasional, bukan hanya di hulu, tetapi juga bergerak di hilir produk pangan industri," ujarnya.

Ketahanan pangan di Indonesia akhir-akhir ini menjadi topik yang ramai diperbincangkan banyak pihak sebagai konsekuensi dampak Covid-19 yang semakin meluas. 

Setelah bergulat dengan masalah kesehatan dan daya beli masyarakat, pasokan pangan menjadi isu sentral yang perlu penanganan sesegera mungkin. Pangan harus menjadi perhatian karena merupakan kebutuhan paling dasar selain sandang dan papan. Salah satu dampak yang kemungkinan besar muncul akibat pandemi Covid-19 adalah kelangkaan pangan.

Melihat situasi tersebut, Korps Marinir, dalam hal ini Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono berdasarkan perintah Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut  memerintahkan jajaran Korps Marinir mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan.

Selanjutnya, Dankormar memerintahkan Asisten Potensi Maritim Komandan Korps Marinir (Aspotmar Dankormar) Kolonel Marinir Raja E Girsang untuk melaksanakan Program Ketahanan Pangan. Program kali ini dilaksanakan di Desa Sukaresmi dan Desa Ciwalen Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Ketahanan pangan dalam rangka penanganan dampak Covid-19 dilaksanakan di dua lokasi berbeda yaitu pemanfaatan lahan dengan penanaman jagung di lahan seluas 4,8 hektare di Desa Sukaresmi dan budidaya ikan nila sebanyak 15 blok kolam di Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas. 

Kegiatan ini pun melibatkan masyarakat sekitar. Dankormar diwakili Wakil Komandan Korps Marinir (Wadan Kormar) Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah berkenan menabur benih ikan dan memulai penanaman bibit jagung, belum lama ini.

Hadir dalam penanaman jagung Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni Resmi. Dalam sambutannya Aster Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini dunia sedang dilanda bencana luar biasa yang berdampak ke seluruh aspek kehidupan yang memaksa manusia berpikir keras untuk menghadapi kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan khususnya di sektor pangan. Sehingga kegiatan tanam jagung bersama dalam rangka Serbuan Teritorial Tahun 2020 merupakan salah satu contoh kegiatan yang dilaksanakan oleh Korps Marinir guna meningkatkan ketahanan pangan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Aster Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada Komandan Korps Marinir yang telah melakukan Program Ketahanan Pangan Serbuan Teritorial dan mengajak masyarakat untuk mengolah lahan yang tidak produktif untuk mendukung program ketahanan pangan sehingga bermanfaat.

Sementara itu, Dankormar dalam sambutannya yang dibacakan Wadan Kormar menyampaikan bahwa Korps Marinir selalu hadir menjadi garda depan dalam penanganan Covid-19, serta telah mengantisipasi dan merespons dengan cepat melalui langkah-langkah nyata Program Ketahanan Pangan yang paralel dengan penanganan Covid-19 itu sendiri, mulai dari lingkungan keluarga hingga satuan-satuan di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, Korps Marinir terus melakukan kegiatan ketahanan pangan berskala besar bersama dengan masyarakat sebagai wujud nyata pengabdian Korps Marinir hadir dan membantu mengatasi permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.

"Program Ketahanan Pangan di Cipanas ini diharapkan dapat membantu kertersediaan pangan bagi masyarakat Cipanas dan memberdayakan masyarakat dalam menghadapi Covid-19," kata Dankormar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Jumat, 18 September 2020 - 14:00 WIB

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Menjadi salah satu seorang Prajurit TNI, khususnya Marinir merupakan anugrah yang patut di syukuri dan amanah. Selain menjadi abdi Negara di kedinasan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam…

Ilustrasi Migas

Jumat, 18 September 2020 - 13:59 WIB

PGN SAKA Komitmen Jalankan Proyek Pengembangan Lapangan Sidayu dan West Pangkah

PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA) sebagai Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), tetap berkomitmen menjalankan dua proyek pengembangan…

Anggota Komisi I DPR RI - Rizki Aulia Natakusumah (Photo by Parlementaria Terkini DPR)

Jumat, 18 September 2020 - 13:30 WIB

Komisi I Dukung Pembangunan Jaringan Telekomunikasi di Daerah 3T

Menurut Rizki Aulia Natakusumah, digitalisasi merupakan keniscayaan, karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh akses internet, bahkan layanan telekomunikasi.

Arya Sinulingga

Jumat, 18 September 2020 - 13:25 WIB

Staf Khusus Erick Thohir Sebut Jajaran Komisaris BUMN Diisi Orang-orang TOP

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengapresiasi kinnerja Erick Thohir yang mwmilih orang-oraang terbaik sebagai komisaris perusahaan pelat merah.

FIFA (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 September 2020 - 13:00 WIB

Sepak Bola Dunia $ 14 Miliar Dampak Pandemi Covid-19

Angka $ 14 miliar didasarkan pada skenario saat ini, di mana sepak bola perlahan mulai dapat kembali merumput, setelah tiga bulan absen sejak awal tahun ini. Namun, hal itu akan menjadi ‚Äúpermainan…