DPR Tak Sependapat Wacana BUMN Pariwisata ke Holding Aviasi

Oleh : Herry Barus | Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:00 WIB

Ilustrasi Penari Bali (Foto Ist)
Ilustrasi Penari Bali (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty menyarankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pariwisata sebaiknya tidak dimasukkan ke holding BUMN penerbangan atau aviasi. Ia menilai bahwa kedua sektor industri BUMN penerbangan dan pariwisata memiliki perbedaan, karena tidak seperti Holding Pupuk atau Perkebunan atau Semen yang relatif seragam.

 “Saya berpendapat sebaiknya BUMN pariwisata tidak digabungkan dengan (holding Aviasi) sebab implementasi kerjanya berbeda," ujar Evita dalam keterangan tertulis yang diterima sejumlah  wartawan Rabu (12/8/2020).

 Industri pariwisata memiliki peran besar dalam pembangunan Indonesia, posisinya merupakan sektor terbesar kedua dalam menghasilkan devisa maupun total revenue. “Alangkah baiknya (BUMN) pariwisata dijadikan holding tersendiri, kita butuh konsolidasi, kita butuh pariwisata tetap di depan. Alasannya pariwisata adalah lokomotif pembangunan ekonomi dan sektor lainnya," kata politisi PDI-Perjuangan ini.

 Lebih lanjut legislator dapil Jawa Tengah III tersebut mengatakan bahwa dengan demikian sektor pariwisata harus didukung semua sektor transportasi, termasuk oleh sektor penerbangan mengingat hal ini memang diperlukan untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia yang memang mengandalkan pariwisata.

 Ia  juga mengatakan bahwa salah satu alasan untuk menggabungkan BUMN pariwisata masuk Holding Aviasi adalah untuk menggaet pasar yang lebih luas, namun dengan menjadi holding tersendiri pun upaya BUMN pariwisata meraih pasar yang lebih luas bisa dilakukan. Evita juga berharap BUMN pariwisata bisa makin bebas bergerak dan inovatif dalam menghadapi tantangan regional dan global yang makin kompetitif.

 Hal ini tentu bertentangan dengan pendapat para pakar. Sebelumnya Pengamat ekonomi dari Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal menilai positif wacana untuk menyatukan BUMN penerbangan dan pariwisata. Menurut Direktur Eksekutif Core itu, sektor penerbangan mempunyai implikasi yang penting bagi perkembangan pasar wisata.

 Penerbangan juga membuka peluang bagi peningkatan sektor-sektor ekonomi yang berhubungan dengan kepariwisataan. Maka itu, lanjutnya, sektor penerbangan dan pariwisata harus dapat lebih terintegrasi agar dapat saling mendukung mengingat hubungan sektor itu berlaku dua arah dimana keduanya saling mempengaruhi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Luar Negeri, Retno L.P Marsudi - Memperingati 75 Tahun Berdirinya PBB (Photo by Kemlu)

Selasa, 22 September 2020 - 11:15 WIB

Hadapi Tantangan Global, Menlu RI: 75 Tahun Berdiri, PBB Harus Perkuat Relevansi dan Adaptasi

Menteri Luar Negeri, Retno L.P Marsudi, menghadiri secara virtual di salah satu Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Memperingati 75 Tahun Berdirinya PBB.

SKK Migas (Foto IST)

Selasa, 22 September 2020 - 10:51 WIB

Pertahankan Capaian Lifting Migas 2020 Ini Enam Strategi yang Dilakukan SKK Migas

Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih mengatakan keenam strategi ini merupakan hasil pemikiran serta diskusi antara SKK Migas – Kontraktor Kontrak Kerja Sama…

Menko Marves Luhut B. Pandjaitan

Selasa, 22 September 2020 - 10:48 WIB

Protokol Terapi Penanganan COVID-19 Disusun, Menko Luhut Minta Kemenkes Segera Terapkan di 8 Provinsi Utama

Usai disosialisasikan, Menko Luhut meminta Kemenkes untuk melakukan pendampingan implementasi termasuk memberikan pelatihan bagi dokter dan tenaga kesehatan lalu memonitor pelaksanaannya.

Pilkada 2020 (Foto Dok PR)

Selasa, 22 September 2020 - 10:34 WIB

Tidak Sampai Tiga Bulan Lagi Pilkada Serentak Tetap Diselenggarakan

Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan Covid 19, Komisi II DPR RI meminta KPU RI untuk segera merevisi PKPU Nomor 10 tahun 2020 tentang…

Wisma atlet Kemayoran

Selasa, 22 September 2020 - 10:30 WIB

Tower 4 Wisma Atlet Sudah Dibuka untuk Isolasi Mandiri Pasien COVID-19

Pembukaan tower sebagai tempat isolasi mandiri pasien COVID-19 dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG) tersebut sesuai dengan target yang diperhitungkan sebelumnya.