Pelatih PERSIB Robert Alberts Akui Kondisi Kesehatannya Semakin Membaik

Oleh : Herry Barus | Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:00 WIB

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Ist)
Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Bandung-Pelatih PERSIB Robert Alberts menyatakan kondisi kesehatannya semakin membaik setelah menjalani pemulihan intensif akhir-akhir ini.

Sebagaimana diketahui, pelatih asal Belanda ini sempat terkena serangan jantung pada akhir Juli lalu, yang membuat dirinya harus mendapatkan perawatan dan tindakan di rumah sakit.

Dalam dua kali latihan kemarin, Robert mengaku tak mengalami keluhan saat memimpin sesi. Meski banyak kegiatan yang dibatasi, pelatih asal Belanda itu merasa optimistis akan pulih seratus persen dalam waktu dekat ini.

“Saya menjalani pemulihan kondisi dengan sangat baik. Dokter mengatakan saya berada di jalur yang benar dalam hal pemulihan ini. Tapi saat ini saya tidak bisa terlalu aktif tentunya setelah terkena serangan jantung itu, tapi saya selalu siap untuk memimpin sesi latihan setiap hari,” jelasnya, Rabu 12 Agustus 2020.

Saat ini, Robert masih fokus memberikan materi latihan fisik dan mengembalikan sentuhan bola anak asuhnya. Ia pun berharap sesi game internal 11 vs 11 yang banyak akan mengembalikan game feeling timnya sebelum melanjutkan kompetisi nanti.

"Game 11 vs 11 menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga sentuhan bola pemain. Mereka sudah lama tidak turun untuk tampil di pertandingan. Hasilnya cukup bagus, semua pemain antusias dan bersemangat," tandasnya.

Sementara itu dari berbagai informasi yang dirangkum, setelah sempat berhenti karena pandemi Covid-19, PERSIB kembali menggelar sesi latihan bersama, mulai Senin 10 Agustus 2020 kemarin di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Raut wajah ceria terpancar di seluruh pemain, pelatih dan ofisial. Tak heran, karena ini adalah momen yang dinantikan mereka sejak lama. Semuanya tampak antusias tanpa terkecuali.

Stadion GBLA pun seolah kembali hidup. Suara kicauan burung di pagi hari terdengar jelas seakan menyambut riang kembalinya sang Pangeran Biru.

Kendati begitu, belum semua pemain dapat berkumpul di latihan perdana. Nama-nama seperti Geoffrey Castillion, Wander Luiz dan Zulham Zamrun masih tertahan di kampung halamannya dan harus menunggu jadwal keberangkatan yang paling memungkinkan.

Begitu juga dengan Febri Hariyadi dan Beckham Putra Nugraha. Keduanya masih harus absen lantaran sedang mengikuti pemusatan latihan bersama Tim Nasional Indonesia.

Yang paling menarik dari permulaan ini adalah banyaknya kebiasaan baru. Hal itu adalah sederetan regulasi mengenai protokol kesehatan. Di depan pintu masuk stadion terdapat tempat untuk mencuci tangan dengan sabun. Dedi Kusnandar dan kawan-kawan sama sekali terlihat tak keberatan untuk sejenak berhenti membersihkan tangan.

Sebelum latihan, semua peralatan dan sejumlah spot penting disemprot dengan disinfektan. Tentunya, kita tak akan pernah melihat pemandangan seperti ini bila tak ada pandami.

Dokter tim, M. Rafi Ghani datang lebih pagi. Bukan untuk memulihkan cedera. Ia berdiri di pintu ruang ganti memegang thermo gun. Ia terus memastikan, semua pemain, pelatih, staf ofisial dan media yang masuk ke stadion dalam keadaan yang sehat.

Sekali lagi, PERSIB tampak tak keberatan dengan semua kebiasaan baru ini. Mungkin ini adalah bagian dari pembelajaran untuk bisa hidup bersih dan sehat ada atau tidak adanya pandemi.

Pelatih Robert Alberts mengatakan dirinya sudah lama merindukan kegiatan berlatih dan bertanding. Dalam sesi wawancara Senin 10 Agustus 2020 kemarin, ia berharap semua yang terlibat di sesi latihan bisa terus disiplin terhadap protokol kesehatan yang berlaku.

“Kami sudah menantikan momen ini sejak bulan lalu dan saya senang semuanya berjalan lancar terutama ketika mendengar semua pemain dan staf mendapat hasil negatif dari tes kemarin. Tentunya semua harus tetap disiplin dan menjalani latihan dengan baik, " kata Robert setelah memimpin latihan kemarin.

Hal serupa juga diungkapkan Rafi Ghani. Bagi dia, menjaga jarak dalam berkegiatan bukan berarti tidak bersatu. Sebab untuk saat ini, menjaga jarak antar sesama adalah salah satu cara ampuh untuk menghindari wabah Covid-19 sampai nanti ditemukannya vaksin.

“Mohon untuk semua menghormati protokol kesehatan karena ini demi kebaikan PERSIB dan bobotoh juga. Hal seperti berfoto bersama tidak bisa dilakukan karena tidak menjaga jarak. Sekali lagi, kita sama-sama ngahiji menjaga jarak demi menjadi kahiji di akhir musim nanti," tegasnya.

Meski saat ini PERSIB menerapkan banyak kebiasaan baru, kita perlu yakin bahwa tim ini tetap punya semangat yang sama seperti di awal kompetisi kemarin, yakni menjadi juara.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Petani Riau siap membasmi hama ulat grayak

Jumat, 18 September 2020 - 14:08 WIB

Atasi Serangan Ulat Grayak Pada Padi, Riau Lakukan Gerakan Pengendalian

Menanggapi adanya laporan serangan hama ulat di Kecamatan Kuntan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau yang menyerang ratusan hektar lahan sawah, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu…

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Jumat, 18 September 2020 - 14:00 WIB

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Menjadi salah satu seorang Prajurit TNI, khususnya Marinir merupakan anugrah yang patut di syukuri dan amanah. Selain menjadi abdi Negara di kedinasan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam…

Ilustrasi Migas

Jumat, 18 September 2020 - 13:59 WIB

PGN SAKA Komitmen Jalankan Proyek Pengembangan Lapangan Sidayu dan West Pangkah

PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA) sebagai Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), tetap berkomitmen menjalankan dua proyek pengembangan…

Anggota Komisi I DPR RI - Rizki Aulia Natakusumah (Photo by Parlementaria Terkini DPR)

Jumat, 18 September 2020 - 13:30 WIB

Komisi I Dukung Pembangunan Jaringan Telekomunikasi di Daerah 3T

Menurut Rizki Aulia Natakusumah, digitalisasi merupakan keniscayaan, karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh akses internet, bahkan layanan telekomunikasi.

Arya Sinulingga

Jumat, 18 September 2020 - 13:25 WIB

Staf Khusus Erick Thohir Sebut Jajaran Komisaris BUMN Diisi Orang-orang TOP

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengapresiasi kinnerja Erick Thohir yang mwmilih orang-oraang terbaik sebagai komisaris perusahaan pelat merah.