Marak Pembobolan ATM, DPR Cantik Ini Minta Masyarakat Lebih Waspada

Oleh : Krishna Anindyo | Jumat, 07 Agustus 2020 - 19:28 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri perbankan tanah air kembali mendapat sorotan pasca terungkapnya kasus pembobolan rekening nasabah dengan memanfaatkan informasi yang tercantum pada setruk Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin mengimbau masyarakat dan industri perbankan untuk lebih waspada dalam setiap transaksi yang dilakukan guna mencegah penyalahgunaan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

“Kasus ini menjadi pelajaran berharga sekaligus peringatan untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan data pribadi dalam setiap transaksi. Apalagi kasus ini bermula dari sesuatu yang kita anggap ‘enteng’ tetapi justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminal. Oleh karena itu, kasus ini wajib didalami lebih lanjut. Jangan sampai menurunkan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap sektor jasa keuangan, khususnya industri perbankan,” kata Puteri dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id, Jumat (7/8/2020).

Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 10 Tahun 1998, Perbankan Indonesia berkewajiban untuk menjalankan usahanya dengan berdasarkan prinsip kehati-hatian.

Salah satunya dengan menerapkan prinsip mengenal nasabah atau Know Your Customer. Prinsip tersebut menurut Puteri harus dituangkan dalam prosedur manajemen risiko dan uji tuntas nasabah yang meliputi identifikasi, verifikasi, dan pemantauan oleh bank untuk memastikan agar setiap transaksi sesuai profil nasabah.

“Yang perlu ditingkatkan adalah kewajiban bank untuk meneliti dan meyakini kebenaran dan keabsahan dokumen pendukung identitas calon nasabah. Jika bank tidak dapat meyakini identitas atau menduga penggunaan identitas atau informasi pribadi yang diragukan kebenarannya, maka bank wajib menolak untuk melakukan transaksi dengan nasabah yang tidak memenuhi ketentuan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Puteri pun menegaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat bagi perbankan untuk lebih memperketat sistem verifikasi nasabah dalam setiap transaksi, khususnya yang berkaitan dengan penarikan dana maupun pembukaan rekening.

Selain itu, perbankan juga perlu memaksimalkan sistem manajemen risiko perbankan termasuk program pelatihan bagi karyawan mengenai penerapan prinsip mengenal nasabah secara berkala dan berkesinambungan.

“Pihak-pihak terkait perlu menyelidiki lebih lanjut bagaimana oknum mendapatkan informasi pribadi korban sehingga dapat dipalsukan. Termasuk meneliti apakah terdapat kelemahan dalam sistem keamanan perbankan yang perlu diantisipasi. Perbankan pun perlu terus memperkuat dan meningkatkan sistem keamanannya, termasuk melakukan pemantauan secara rutin terhadap keamanan bertransaksi di ATM. Yang terpenting juga, edukasi terkait penggunaan metode pengamanan rekening, seperti pin atau password, yang benar kepada nasabah,” pungkas Puteri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anggota Komisi I DPR RI - Rizki Aulia Natakusumah (Photo by Parlementaria Terkini DPR)

Jumat, 18 September 2020 - 13:30 WIB

Komisi I Dukung Pembangunan Jaringan Telekomunikasi di Daerah 3T

Menurut Rizki Aulia Natakusumah, digitalisasi merupakan keniscayaan, karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh akses internet, bahkan layanan telekomunikasi.

Arya Sinulingga

Jumat, 18 September 2020 - 13:25 WIB

Staf Khusus Erick Thohir Sebut Jajaran Komisaris BUMN Diisi Orang-orang TOP

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengapresiasi kinnerja Erick Thohir yang mwmilih orang-oraang terbaik sebagai komisaris perusahaan pelat merah.

FIFA (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 September 2020 - 13:00 WIB

Sepak Bola Dunia $ 14 Miliar Dampak Pandemi Covid-19

Angka $ 14 miliar didasarkan pada skenario saat ini, di mana sepak bola perlahan mulai dapat kembali merumput, setelah tiga bulan absen sejak awal tahun ini. Namun, hal itu akan menjadi ‚Äúpermainan…

Yuni Shara

Jumat, 18 September 2020 - 12:00 WIB

Kenapa Yuni Shara Sedih Duet dengan Didi Kempot?

Setelah berfikir panjang, dengan alasan lagu Didi Kempot menurutnya susah untuk dibawakan, juga judul-judul lagu yang disodorkan membuat dirinya berfikir keras.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae Beserta Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, di Serang (Photo by Runi/Man)

Jumat, 18 September 2020 - 11:45 WIB

Komisi V Dukung Pembangunan Fly Over Sudirman Serang Terealisasi di Tahun 2022

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan, pembangunan fly over tersebut untuk kepentingan masyarakat luas, sehingga harus terealisasi di tahun 2022.