Tetap Ikuti Protokol Kesehatan, Mal Kembali Dikunjungi Pelanggan

Oleh : Herry Barus | Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:30 WIB

Tetap Ikuti Protokol Kesehatan, Bisnis Mall Kembali Dikunjungi Pelanggan
Tetap Ikuti Protokol Kesehatan, Bisnis Mall Kembali Dikunjungi Pelanggan

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Wabah pandemi Covid 19 yang berkepanjangan juga berpengaruh besar terhadap bisnis properti dan ritail. Hal itu yang dialami pengembang terdepan, Agung Sedayu Grup(ASG). Lantaran wabah virus mematikan itu mengharuskan menunda membuka Green Sedayu Mall yang berada di Kawasan Cengkareng Jakarta Barat.

"Dalam Situasi Pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya terkendali saat ini, dukungan dan upaya 'menolak menyerah' dari para tenant adalah hal yang mutlak kami butuhkan. Grand Opening ini membuktikan semangat tersebut, yaitu dengan dibukanya lebih dari 70 persen tenant di Green Sedayu Mall. Tentunya akan segera diikuti tenant lainnya dalam waktu dekat," kata  Marketing Communication Manager Green Sedayu Mall, Jerikho Julius Matulatuwa dalam kata sambutannya ketika melaunching mall Green Sedayu baru baru ini.

Untuk kenyamanan pengunjung dan tenant pihak pengelola mengedepankan protokol kesehatan.

"Kita berupaya agar pengunjung tidak takut datang ke mall. Oleh karenanya, saat penundaan kemarin kita memang  betul-betul mempersiapkan secara matang langkah pencegahan sesuai protokol kesehat. Terlebih konsep go green yang kita terapkan dalam mal ini," tegasnya.

Dijelaskan Jerikho, hingga kini, di Green Sedayu Mal sendiri sudah ada 60 tenant terbaik, antara lain Farmers Market, XXI, Foodalicious, Fish Village, Kidz Station, Sport Station, Mr. DIY, Starbucks, Burger King, Yoshinoya, imperial Kitchen, Holycow Holygyu, Racha, Gokana, Solaria, Koi, Thai Street dan masih banyak lagi lainnya.

Green Sedayu Mall berdiri Kawasan Mix Use Complex Green Sedayu dan memiliki, 2 Tower Apartment, (Tower Pasadena & Tower New York).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas

Jumat, 18 September 2020 - 19:43 WIB

Gandeng Jembatan Emas, BUMN Askrindo Sasar Asuransi Kredit Fintech

Jakarta–PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas.

Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali

Jumat, 18 September 2020 - 19:27 WIB

Gairahkan Kembali Pariwisata Bali, Perempuan-Perempuan Cantik Ini Kampanyekan Bali I Miss U

Bali-Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga mempengaruhi Perekonomian Nasional karena…

Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) gellar online training

Jumat, 18 September 2020 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas di Masa Pandemi, Yanmar Diesel Indonesia Gelar Online Training untuk Teknisi dan Dealer

Demi terus meningkatkan kemampuan para personel PT. Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) mengadakan online training sebagai alternatif pelatihan secara tatap muka. Disaat yang sama, YADIN juga terus…

Deputi Bidang Pengawasan KemenkopUKM Ahmad Zabadi

Jumat, 18 September 2020 - 18:15 WIB

LPS Koperasi Diusulkan Masuk RUU Cipta Kerja

Kementerian Koperasi dan UKM sedang memperjuangkan masuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi pada RUU Cipta Kerja.

Rahmad Darmawan Pelatih Madura United FC

Jumat, 18 September 2020 - 18:00 WIB

Coach RD Perlu Striker Perkuat Madura United

Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab mengalami krisis di sektor striker sejak dipinjamkannya striker andalan mereka Alberto “Beto” Goncalves ke tim Liga 2, Sriwijaya FC dan Greg Nwokolo yang…