Karya Anak Bangsa, APD Baju Hamzar dan Masker Non-Medis Segera Masuki Pasar Amerika, Australia dan Inggris

Oleh : Herry Barus | Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:15 WIB

APD Baju Hamzar dan Msker Non-Medis Segera Masuki Pasar Amerika, Australia dan Inggris
APD Baju Hamzar dan Msker Non-Medis Segera Masuki Pasar Amerika, Australia dan Inggris

INDUSTRY.co.id - Jakarta– PT Trisula International Tbk  (“TRIS”  atau  Perseroan)  yang  merupakan integrated  apparel  provider  terus  memperluas pasarnya untuk diversifikasi produk Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat dan masker non‐medis.

Saat ini Perseroan mulai menyasar market internasional,  di  mana  sebagian  besar marketekspor  TRIS  berada  di  Australia  dan  Amerika Serikat.  Adapun  diversifikasi  produk  ini  adalah salah satu upaya Perseroan dalam menghadapi tantangan pandemi Covid‐19. 

Santoso  Widjojo  selaku  Direktur  Utama  TRIS Selasa (4/8/2020) mengatakan,  “Diharapkan  adanya  perluasan eskpor  ini  dapat  menambah  kontribusi  ekspor TRIS, di mana sampai Semester I‐2020 penjualan ekspor Perseroan memiliki kontribusi sebesar 51% atau  sebesar  Rp324,2  miliar.”

Saat  iniTRIS melakukan perluasan market dengan customer di luar negeri melalui entitas anak usahanya, yaitu PT Trisco  Tailored  Apparel  Manufacturing  dan  PT Trimas Sarana Garment Industry untuk APD berupa baju  hazmat  dan  masker  non  medis.

 Adapun Negara  tujuan  ekspornya  adalah  Amerika, Australia, dan Inggris. Dan sedang membidik untuk mengekspor ke Singapura. Kini TRIS sudah mulai melakukan ekspor untuk masker non medis yang bukan non‐woven. Di sisi lain, untuk produk APD berupa baju hazmat TRIS masih menunggu izin untuk ekspor. “Dalam masa pandemi Covid‐19 ini kami terus mengembangkan strategi bisnis kami. Salah satunya adalah dengan membidik pasar ekspor untuk APD berupa baju hazmat dan masker non‐medis. Adanya perang dagang antara Amerika dan China yang semakin memanas ini juga membuka peluang untuk pasar luar  negeri  Perseroan  sehingga  diharapkan  ke depan TRIS tidak hanya di domestik melainkan juga dapat memperluas pasar ekspor,” ujar Santoso.

Sebelumnya selain APD berupa baju hazmat dan masker non medis, TRIS juga sudah memproduksi APD berupa pakaian seragam pelindung anti api untuk pasar luar negeri, yaitu New South Wales, Australia.

“Sebagai perusahaan tekstil dan garmen, kami  menerima  pesanan customized  sehingga dapat  membuat  berbagai  macam  pakaian, termasuk pakaian yang di desain khusus seperti APD  mulai  dari  seragam  pemadam  kebakaran hingga  APD  baju  hazmat.  Maka  kami  terus melakukan  improvisasi  dalam  melihat  peluang yang ada,” ujar Santoso.

Di sisi domestik, TRIS melalui anak usahanya PT Trisula Textile Industries Tbk (“BELL”) juga terus memperluas pasar, terutama untuk pasar pakaian seragam dan aksesoris yang juga dapat dipesan secara customized. Serta, sedang mengembangkan Kain Sehat untuk diproduksi menjadi berbagai jenis pakaian pelindung diri.

Di mana saat ini Perseroan melalui merek JOBB akan memasarkan jaket lipat sebagai pakaian pelindung diri di era new normal. Sebagai  informasi,  pendapatan  Perseroan  pada Semester I‐2020 mencapai Rp631,5 miliar atau terkontraksi sebesar 11,56% dari Rp714,03 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang disebabkan  oleh  beban  pokok  penjualan. Sementara laba bersih Perseroan pada Kuartal II‐2020 juga mengalami koreksi sebesar 14,36% YoY  menjadi  sebesar  Rp10,51  miliar. 

“Memang pandemi Covid‐19 ini menjadi tantangan bagi kami sehingga kami perlu menyiapkan berbagai strategi. Diharapkan ke depannya melalui sinergi dengan anak  usaha  kami  dapat  meningkatkan  kinerja TRIS,” tutup Santoso.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

DR. Basuki Ranto

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:22 WIB

Terjadi Over Supply And Demand Listrik, Bagaimana Solusinya?

Jakarta-PT PLN dihadapkan kepaada sebuah masalah yang terkait dengan distribusi listrik yang ketersediiannya melebihi permintaan, sehingga terjadi ketimpangan untuk mendiatribusikan.

Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) yang digelar di Pasar Induk Beras Cipinang. (Senin, 3-10-2022).

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:15 WIB

Food Station Operasi Pasar Turunkan Harga Beras, Warga Bahagia

Jakarta - Food Station sebagai BUMD pangan Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga stabilisasi dan ketersediaan harga beras medium untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi DKI Jakarta, bekerjasama…

Ilustrasi minyak sawit

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:04 WIB

Antisipasi Resesi, Ekonom Sarankan Regulasi Pro Komoditas Ekspor

Jakarta-Kalangan Ekonom meminta pemerintah untuk mengantisipasi dampak resesi global melalui kebijakan yang pro komoditas.

Dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, Investor Daily Summit 2022 mengusung tema ‘Optimism in Uncertainty” atau Optimisme dalam Ketidakpastian.

Senin, 03 Oktober 2022 - 17:56 WIB

Optimism in Uncertainty: Investor Daily Summit 2022 Kembali Menghadirkan Konferensi Tingkat Internasional

Jakarta– Konferensi akbar Investor Daily Summit (IDS) akan digelar di Jakarta Convention Center, pada 11-12 Oktober 2022.

Foto Doc Golkar

Senin, 03 Oktober 2022 - 17:42 WIB

Pengamat: Pengumuman Capres Diharapkan Bisa Kerek Elektabilitas Parpol

Jakarta- Pengamat Politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa mengungkapkan pengumuman kandidat capres diyakini bakal kerek elekabilitas partai politik.