Hukuman Seumur Hidup Bisa Dikenakan kepada Koruptor

Oleh : Herry Barus | Senin, 03 Agustus 2020 - 11:00 WIB

Tersangka Korupsi (Foto Dok Industry.co.id)
Tersangka Korupsi (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Aturan yang bisa menjadi pedoman para hakim memutuskan penjara seumur hidup kepada koruptor yang merugikan negara mencapai Rp 100 miliar dikeluarkan Mahkamah Agung (MA). 

Aturan itu tertulis dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemidanaan Perkara Tipikor Pasal 2 dan 3 UU Tipikor. 

"Memang MA sudah merampungkan Perma Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemidanaan Perkara Tipikor Pasal 2 dan 3 UU Tipikor," kata Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro, Minggu (2/8/2020), seperti dilansir JPPN.

Dalam draf Perma tersebut, pada bagian menimbang disebutkan aturan dibuat untuk menghindari disparitas perkara yang memiliki karakter serupa, diperlukan pedoman pemidanaan. Aturan ini pun nantinya akan berlaku untuk terdakwa yang dijerat dengan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor.

Dalam Pasal 6 Perma itu, dituliskan ada empat kategori kerugian negara. Kategori paling berat yaitu kerugian negara lebih dari Rp 100 miliar, Kategori berat yaitu kerugian negara Rp 25 miliar-Rp 100 miliar, kategori sedang yaitu kerugian negara Rp 1 miliar-Rp 25 miliar, kategori ringan yaitu kerugian negara Rp 200 juta-Rp 1 miliar, dan kategori paling ringan yaitu kurang dari Rp 200 juta. 
 

Selain kerugian negara, aturan ini juga memberikan pertimbangan terkait kesalahan, dampak, dan keuntungan dalam melakukan pemidanaan terhadap terdakwa yang dinerat Pasal 2 dan 3 UU Tipikor.

Sementara terdakwa korupsi merugikan negara lebih dari Rp 100 miliar lengkap dengan tingkat kesalahan, dampak, dan keuntungan yang tinggi, hakim dapat menjatuhkan pidana penjara seumur hidup atau penjara 16 tahun hingga 20 tahun. 
 

Kemudian, bilamana terdakwa koruptor merugikan negara sejumlah Rp 100 miliar lebih dengan kesalahan, dampak, dan keuntungan di kategori sedang maka hakim dapat menjatuhkan pidana selama 13 hingga 16 tahun penjara.

Lalu, bilamana terdakwa koruptor merugikan negara sejumlah Rp 100 miliar lebih dengan kesalahan, dampak, dan keuntungan di kategori ringan maka hakim dapat menjatuhkan pidana selama 10-13 tahun penjara.

Selanjutnya, bilamana terdakwa koruptor merugikan negara sejumlah Rp25 miliar - Rp 100 miliar dengan kesalahan, dampak, dan keuntungan di kategori tinggi maka hakim dapat menjatuhkan pidana selama 13-16 tahun penjara. 

Berikutnya, bilamana terdakwa koruptor merugikan negara sejumlah Rp25 miliar - Rp 100 miliar dengan kesalahan, dampak, dan keuntungan di kategori sedang maka hakim dapat menjatuhkan pidana selama 10 -13 tahun penjara. 

Terakhir, bilamana terdakwa koruptor merugikan negara sejumlah Rp 25 miliar - Rp 100 miliar dengan kesalahan, dampak, dan keuntungan di kategori ringan, maka hakim dapat menjatuhkan pidana selama 8-10 tahun penjara.

"Setelah diundangkan, menurut rencana Perma tersebut minggu depan akan disosialisasikan," tegas Andi Samsan Nganro.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

FIFA (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 September 2020 - 13:00 WIB

Sepak Bola Dunia $ 14 Miliar Dampak Pandemi Covid-19

Angka $ 14 miliar didasarkan pada skenario saat ini, di mana sepak bola perlahan mulai dapat kembali merumput, setelah tiga bulan absen sejak awal tahun ini. Namun, hal itu akan menjadi ‚Äúpermainan…

Yuni Shara

Jumat, 18 September 2020 - 12:00 WIB

Kenapa Yuni Shara Sedih Duet dengan Didi Kempot?

Setelah berfikir panjang, dengan alasan lagu Didi Kempot menurutnya susah untuk dibawakan, juga judul-judul lagu yang disodorkan membuat dirinya berfikir keras.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae Beserta Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, di Serang (Photo by Runi/Man)

Jumat, 18 September 2020 - 11:45 WIB

Komisi V Dukung Pembangunan Fly Over Sudirman Serang Terealisasi di Tahun 2022

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan, pembangunan fly over tersebut untuk kepentingan masyarakat luas, sehingga harus terealisasi di tahun 2022.

Aktivitas industri makanan dan minuman (mamin)

Jumat, 18 September 2020 - 11:35 WIB

Peningkatan Sektor Penjualan Sektor Mamin Secara Online

Data internal Tokopedia menunjukkan bahwa kopi literan merek lokal, makanan khas Korea seperti tteokbokki dan jajangmyeon, nasi mentai atau spageti panggang kekinian, camilan manis hingga buah…

Seminar Daring Road to Indonesia Investment Day 2020 (Photo by Kemlu)

Jumat, 18 September 2020 - 11:15 WIB

Di Ajang Road to Indonesia Investment Day 2020, Lampung Tawarkan 7 Proyek Investasi

Seminar daring Road to Indonesia Investment Day 2020 membahas tujuh proyek investasi yang bersifat ready to offer yang dilaksanakan KBRI Singapura.