Kementan Gerak Cepat Antisipasi Wilayah Banjir di Saat Musim Kemarau

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 01 Agustus 2020 - 18:19 WIB

Lahan yang terdampak banjir (Doc: Kementan)
Lahan yang terdampak banjir (Doc: Kementan)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Meski kemarau terus berlanjut, BMKG telah mengingatkan potensi hujan tinggi di sejumlah wilayah. Indonesia bagian selatan mengalami kemarau, sedangkan wilayah ekuator masih berpotensi curah hujan tinggi. Dinamika cuaca dan iklim di Indonesia tahun ini menjadikan terjadinya cuaca/iklim yang kontras, yaitu sejumlah wilayah mengalami kekeringan, sementara wilayah lain diguyur hujan ekstrem, seperti halnya yang terjadi di sebagian wilayah Sulawesi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut). Saat ini, kerugian di sektor pertanian sedang didata dan dihitung oleh Dinas Pertanian Provinsi Sulut dan Dinas Pertanian Kabupaten Bolmong.

Menyikapi kejadian ini, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, menginstruksikan kepada jajarannya untuk segera mendata dan memastikan angka pusonya, serta upaya-upaya penanganan yang dilakukan. Kementan berkomitmen penuh mengantisipasi dampak banjir di musim kemarau dengan memberikan berbagai bantuan.

"Hal ini harus cepat dilakukan guna membantu petani yang terdampak banjir tersebut. Sesuai arahan Menteri Pertanian dalam menjaga dan meningkatkan produksi pangan, permasalahan di lapangan harus cepat diselesaikan. Masalah pangan adalah tugas negara," tegas Suwandi di Jakarta, Sabtu (1/8/2020).

Sementara itu, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Edy Purnawan mengatakan pihaknya langsung koordinasi dengan BPTPH untuk memastikan datanya dan dengan Dinas Pertanian Provinsi Sulut maupun Dinas Pertanian Kabupaten Bolmong agar segera mengusulkan bantuan benih akibat puso ke Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

"Sesuai arahan Bapak Mentan Syahrul Yasin Limpo bahwa Kementan harus responsif dan gerak cepat apabila terjadi permasalahan di lapangan. Apalagi faktor cuaca dan iklim membawa dampak bagi pertanian," ujar Edy.

Terpisah, Yohanes Wowor, petugas dari Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) selaku Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang berwenang mendata dan melaporkan kejadian banjir pada pertanaman pangan dan hortikultura, ada 5 kecamatan yang pertanamannya terdampak banjir.

“Pertanaman padi dan jagung yang terdampak banjir antara lain di Kecamatan Dumoga, Dumoga Timur, Dumoga Tengah, Dumoga Utara, dan Dumoga Barat," ungkap Yohanes.

Petugas BPTPH lain yang ditugaskan di wilayah Bolmong, I Made Wiratma, menyatakan bencana dipicu curah hujan tinggi dan terus menerus selama beberapa hari hingga menyebabkan meluapnya Sungai Ongkag Dumoga dan Bendung Toraut. Setelah dilakukan pendataan, areal pertanaman (standing crop) yang terdampak seluas 103 ha pertanaman padi, dengan 1,8 ha di antaranya sudah dinyatakan puso, sedangkan areal pertanaman jagung yang terdampak seluas 25,5 ha dengan 3,5 ha di antaranya tercatat puso.

“Angka ini masih memungkinkan akan meningkat mengingat pendataan masih terus dilakukan dan banjir sudah surut”, tukasnya.

Sebagaimana informasi yang dirilisnya, BMKG memprediksi musim kemarau secara umum akan berlangsung hingga bulan Oktober 2020, sedangkan potensi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di wilayah yang tidak/belum mengalami kemarau akan terjadi hingga empat bulan ke depan. Untuk itu, meskipun telah memasuki musim kemarau, kejadian curah hujan tinggi tetap harus diwaspadai, terutama di wilayah ekuator.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

IHSG Zona Merah (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:32 WIB

IHSG Ditutup Melemah ke Level 5.239 Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (13/8/2020), pasar modal Indonesia ditutup turun 5,8 poin atau 0,11% ke 5.239,25 atau 5.239. 182 saham menguat,…

Dirut Bank BRI Sunarso (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:15 WIB

Horee...4,3 Juta Nasabah BRI Bakal Dapat BLT UMKM Senilai Rp2,4 Juta

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Sunarso mengatakan 4,3 Juta nasabah BRI Akan menerima bantuan UMKM Sebesar Rp2,4 Juta. Menurut Sunarso, potensi menjadi penerima bantuan tersebut karena…

Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto Menerima Audiensi dari Direktur Poltekkes Jayapura Dr. Arwam Hermanus Markus Zeth beserta Jajaran dan Anggota Komisi IX DPR RI Mesak Mirin

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Miliki Jumlah Dokter Dibawah Standar Hanya 0,25%, Menkes Genjot Perubahan Poltekkes Menjadi Institut

Menteri Kesehatan mendukung perubahan Politeknik Kesehatan menjadi Institut Teknologi Kesehatan. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk memenuhi rasio standar jumlah tenaga kesehatan dan dokter…

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau akrab disapa Coach Teco

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:00 WIB

Coach Teco Optimis Bali United Lolos Grup Piala AFC 2020

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra optimis bila skuad asuhannya bisa menyelesaikan tiga pertandingan lanjutan pada ajang Penyisihan Grup G di kompetisi Piala AFC 2020 tersebut. Meskipun dua…

Santunan dan Penghargaan Bagi Empat Ahli Waris Tenaga Kesehatan yang Telah Gugur Dalam Penanganan Covid-19

Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:45 WIB

Gugur Saat Tangani COVID-19, Empat Ahli Waris Terima Santunan dari Menkes Terawan

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto didampingi Sekretaris Jenderal Oscar Primadi dan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK) Abdul Kadir menyerahkan…