Pemerintah Percepat Pembangunan Terminal Multipurpose di NTT

Oleh : Krishna Anindyo | Sabtu, 01 Agustus 2020 - 17:30 WIB

Pembangunan Terminal Multipurpose
Pembangunan Terminal Multipurpose

INDUSTRY.co.id - NTT - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) tengah melakukan percepatan pembangunan terminal multipurpose di Desa Wae Kelambu, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Pembangunan terminal multipurposes di Desa Wae Kelambu ditargetkan akan selesai dalam 150 hari kerja yaitu pada bulan Desember 2020,” tutur Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Ridwan Djamaluddin dalam rapat koordinasi daring melalui keterangan yang diterima redaksi Industry.co.id pada Sabtu (1/8/2020).

Dalam rapat koordinasi tersebut terungkap beberapa permasalahan dan rencana tindak lanjut pada masing-masing infrastruktur yang perlu ditindaklanjuti oleh Kementerian atau Lembaga dan stakeholder terkait. Di antaranya yakni, jalan akses Labuanbajo-Wae Kelambu yang akan ditingkatkan menjadi jalan kelas I serta perlunya akses jalan menuju lokasi pelabuhan atau quarry.

Sementara itu, terkait pola operasi pelabuhan, pemerintah dan pihak terkait akan menyusun strategi pola operasi untuk jangka pendek, membuat area konsolidasi barang dari peti kemas ke truk yang lebih kecil; seta perlunya dukungan selama proses pembangunan agar mobilisasi di jalan selalu lancar dengan melakukan pengembangan jalan di rencana jangka panjang.

“Untuk menjamin ketersediaan air bersih, pada tahun 2020 akan dibangun pipa baru untuk mendukung pipa eksisting. Uji coba pembangunan jaringan ke Wae Kelambu menggunakan reservoir juga akan segera dilakukan,” ujar Deputi Ridwan.

Persoalan lainnya adalah ketersediaan jaringan telekomunikasi. Terkait hal ini, Deputi Ridwan mengatakan, PT. Telkom Indonesia akan melakukan pergelaran kabel optik yang ditargetkan selesai pada bulan Agustus 2020 dengan membutuhkan dukungan perizinan dari Pemerintah Daerah.

Untuk mengejar target penyelesaian tersebut, PT. Telkomsel membutuhkan suply listrik untuk unit combat yang saat ini ada di lokasi, serta lahan untuk penempatan perangkat di lapangan.

“Sementara itu, terkait ketersediaan listrik dari PLN, saat ini jaringan tegangan menengah 20kV sudah tersedia di Dermaga Wae Kelambu dengan cadangan daya PLN 6 Megawatt dan menunggu permohonan pasang baru dari PT. Pelindo III sesuai kebutuhan Dermaga Wae Kelambu,” jelas Deputi Ridwan.

“PT Pelindo III akan melakukan sinkronisasi jadwal pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan (Air Bersih, Listrik, dan Jaringan Telekomunikasi) agar waktu pembangunan lebih efektif,” lanjutnya.

“Rencana Induk Pelabuhan ditargetkan akan selesai pada bulan Juli 2020. Sementara Surat Kerja Keruk dan Izin Kerja Reklamasi ditargetkan paling lambat akan rilis pada tanggal 10 Agustus 2020,” tambahnya.

Terkait Dokumen UKL/UPL, Deputi Ridwan mengatakan perlunya dukungan Penetapan Bebas Kawasan Lindung Sempadan Pantai oleh Dinas PUPR Kab. Manggarai Barat maksimal pada 30 Juli 2020, sehingga sebelum tanggal 10 Agustus 2020 (14 hari setelah rapat koordinasi) UKL/UPL selesai diproses di Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi NTT.

Untuk mengejar target penyelesaian tersebut, Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi NTT membutuhkan Desain Cause Way dan Area Reklamasi. Sementara persyaratan perubahan dokumen AMDAL menjadi dokumen UKL/UPL, sisi cause way diperlukan adanya penambahan lokasi titik box culvert serta manajemen lalu lintas dan dokumen andalalin.

“PT Pelindo III akan menyelesaikan percepatan submit dokumen perizinan untuk pengurusan perizinan oleh Pemerintah Daerah serta melakukan sinkronisasi timeline pada pembangunan sisi darat dan sisi laut,” ujar Deputi Ridwan.

Deputi Ridwan menekankan agar semua pihak dapat mematuhi target waktu pengerjaan agar pembangunan terminal multipurposes di Desa Wae Kelambu dapat selesai sesuai target.

“Semua pihak diharapkan memenuhi target tanggal yang telah disepakati,” pungkas Deputi Ridwan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat mencoba alsintan di lahan pertanian

Kamis, 13 Agustus 2020 - 23:18 WIB

Petani Blitar Diingatkan, Tanaman Jagung Sangat Menjanjikan

Seiring dengan masuknya musim hujan di beberapa wilayah sentra produksi, Kementerian Pertanian (Kementan) mulai melakukan gerakan tanam jagung. Kali ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo…

Bank BTN merancang berbagai produk dan program perbankan mulai dari tabungan, kredit, hingga layanan transaksi digital untuk membantu milenial mempersiapkan masa depan

Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:48 WIB

Pandemi Covid-19 Ajarkan Banyak Hal, Bos BTN: Hidup Gak Cuma Tentang Hari Ini

Jakarta-Fokus untuk tetap memberikan layanan terbaik di tengah pandemi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyiapkan berbagai produk dan program perbankan untuk membantu masyarakat khususnya…

IHSG Zona Merah (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:32 WIB

IHSG Ditutup Melemah ke Level 5.239 Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (13/8/2020), pasar modal Indonesia ditutup turun 5,8 poin atau 0,11% ke 5.239,25 atau 5.239. 182 saham menguat,…

Dirut Bank BRI Sunarso (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:15 WIB

Horee...4,3 Juta Nasabah BRI Bakal Dapat BLT UMKM Senilai Rp2,4 Juta

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Sunarso mengatakan¬†4,3 Juta nasabah BRI Akan menerima bantuan UMKM Sebesar Rp2,4 Juta. Menurut Sunarso, potensi menjadi penerima bantuan tersebut karena…

Dirjen PKH Nasrullah berkunjung ke Pusvetma (Doc: Kementan)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:12 WIB

Ditjen PKH Kementan Berharap Pusvetma Jadi BLU Terbaik

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Dr. Ir. Nasrullah, M.S melakukan kunjungan kerja ke Pusat Veteriner Farma (Pusvetma). Bagi Pusvetma…