Simak! Ini Rekomendasi Berinvestasi di Era New Normal dari dr. Reisa Broto Asmoro

Oleh : Ridwan | Jumat, 31 Juli 2020 - 16:50 WIB

Peluncuran fitur terbaru digibank by DBS yakni yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder
Peluncuran fitur terbaru digibank by DBS yakni yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder

INDUSTRY.co.id -Jakarta - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro mengingatkan kembali kepada seluruh nasabah perbankan untuk meninjau kembali pengelolaan keuangan demi mempersiapkan diri di masa-masa yang penuh ketidakpastian. 

Dijelaskan dr. Reisa, mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan sangat penting dilakukan oleh seluruh masyarakat agar tetap sehat dan produktif. 

"Namun selain itu adaptasi baru juga termasuk mengelola keuangan yang lebih baik untuk menyiapkan segala kemungkinan di masa depan sehingga aktivitas ekonomi dapat terus berjalan," ujar dr. Reisa Broto Asmoro dalam acara peluncuran fitur terbaru digibank by DBS.
 di Jakarta, kemarin.

Adapun fitur terbaru digibank by DBS yakni yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder. Peluncuran fitur terbaru ini seiring dengan komitmen digibank untuk mewujudkan intelligent way of banking, dengan terus memperkaya fiturnya untuk memberikan layanan keuangan yang lengkap, terpadu, mudah, dan aman sehingga nasabah dapat lebih menikmati hidup sesuai misi Bank DBS Indonesia yakni Live more, Bank less.

Melalui fitur Rekening Valas serta Obligasi Pasar Sekunder, maka nasabah dapat memperluas instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dalam fitur Rekening Valas, nasabah dapat menabung dalam 10 mata uang asing seperti USD, SGD, AUD, EUR, HKD, CAD, GBP, NZD, JPY, CHF hanya dengan satu akun rekening dan mengelola dana yang dimiliki karena nilai tukar dan bunga yang kompetitif. 

Fitur ini juga cocok untuk berbagai transaksi dengan kebutuhan dalam mata uang asing, mengantisipasi perubahan nilai tukar, dan sebagai diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko. 

Sedangkan melalui fitur Obligasi Pasar Sekunder, nasabah dapat berinvestasi di pasar sekunder mulai dari Rp1 juta, sehingga terjangkau oleh nasabah yang hendak memulai investasi untuk mempersiapkan kebutuhan dana daruratnya. 

Sebelumnya, pasar sekunder hanya dapat diakses oleh investor dengan modal yang cukup besar. Hingga saat ini, digibank by DBS merupakan satu-satunya perbankan digital yang dapat memberikan beragam pilihan akses investasi mulai dari Rp1 juta saja. 

Nasabah cukup membuat Single Investor Identification (SID) dan melanjutkan pembelian hingga penjualan obligasi cukup dari aplikasi digibank by DBS.

"Fitur terbaru kami memiliki kelebihan fleksibilitas dan likuiditas tinggi yang dapat memberikan manfaat bagi nasabah untuk mengatur, mengembangkan, dan menggunakan dana yang mereka miliki. Dengan demikian, digibank by DBS mendorong dan mempermudah nasabah untuk berinvestasi demi mengembangkan keuangan mereka," ujar Head of Advisory and Digital Investment, PT Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo.

Mengusung prinsip democratizing finance (demokratisasi keuangan) melalui fitur baru digibank by DBS memungkinkan setiap orang bergerak maju dan meningkatkan kondisi keuangan mereka. Sehingga nasabah semakin lebih leluasa berinvestasi dengan berbagai pilihan produk yang dapat diakses dengan mudah, aman, nyaman, dan terjangkau untuk mengelola dan mengembakan dana darurat di era new normal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

IHSG Zona Merah (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:32 WIB

IHSG Ditutup Melemah ke Level 5.239 Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (13/8/2020), pasar modal Indonesia ditutup turun 5,8 poin atau 0,11% ke 5.239,25 atau 5.239. 182 saham menguat,…

Dirjen PKH Nasrullah berkunjung ke Pusvetma (Doc: Kementan)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:12 WIB

Ditjen PKH Kementan Berharap Pusvetma Jadi BLU Terbaik

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Dr. Ir. Nasrullah, M.S melakukan kunjungan kerja ke Pusat Veteriner Farma (Pusvetma). Bagi Pusvetma…

Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto Menerima Audiensi dari Direktur Poltekkes Jayapura Dr. Arwam Hermanus Markus Zeth beserta Jajaran dan Anggota Komisi IX DPR RI Mesak Mirin

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Miliki Jumlah Dokter Dibawah Standar Hanya 0,25%, Menkes Genjot Perubahan Poltekkes Menjadi Institut

Menteri Kesehatan mendukung perubahan Politeknik Kesehatan menjadi Institut Teknologi Kesehatan. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk memenuhi rasio standar jumlah tenaga kesehatan dan dokter…

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau akrab disapa Coach Teco

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:00 WIB

Coach Teco Optimis Bali United Lolos Grup Piala AFC 2020

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra optimis bila skuad asuhannya bisa menyelesaikan tiga pertandingan lanjutan pada ajang Penyisihan Grup G di kompetisi Piala AFC 2020 tersebut. Meskipun dua…

Santunan dan Penghargaan Bagi Empat Ahli Waris Tenaga Kesehatan yang Telah Gugur Dalam Penanganan Covid-19

Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:45 WIB

Gugur Saat Tangani COVID-19, Empat Ahli Waris Terima Santunan dari Menkes Terawan

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto didampingi Sekretaris Jenderal Oscar Primadi dan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK) Abdul Kadir menyerahkan…