Bangkitkan Ekonomi Daerah, Anak Buah Luhut Raker di Banyuwangi: Silahkan Anda Belanja Sebanyak-Banyaknya...

Oleh : Candra Mata | Kamis, 30 Juli 2020 - 07:45 WIB

 Kemenko Maritim dan Investasi rapat kerja di Banyuwangi
Kemenko Maritim dan Investasi rapat kerja di Banyuwangi

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Seratusan pegawai Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengadakan Rapat Kerja Monitoring dan Evaluasi pada Senin-Rabu, 27-29 Juli 2020 di Banyuwangi, Jawa Timur. 

Agung Kuswandono selaku Sekretaris Kementerian Koordinator mengatakan, Banyuwangi dipilih karena merupakan salah satu destinasi wisata prioritas di Indonesia.

“Memang Banyuwangi itu sangat kaya akan budaya, maka dijadikan destinasi wisata prioritas di Indonesia. Tadi, teman-teman sudah menampilkan sedikit nuansa budaya Banyuwangi melalui tarian. Seragam batik yang kita gunakan juga merupakan khas etnik Banyuwangi,” kata Sesmenko Agung.

Selain itu, menurutnya Kemenko Marves yang mengkoordinasikan tujuh kementerian dan lembaga, mempunyai tanggungjawab yang semakin besar untuk turut membantu menggerakkan ekonomi daerah sesuai arahan Presiden.

Dikatakannya, dengan adanya pandemi Covid-19, berbagai macam kegiatan turun drastis. Sebagian negara menurutnya malah sudah mengalami resesi.

"Seperti yang dialami Singapura dan Korea Selatan. Namun, masalah utama bagi Indonesia adalah bukan soal Covid-nya tetapi soal ekonominya yang merupakan pengaruh dari pandemi ini,” ungkap Agung.

Untuk itu, Agung mengingatkan bahwa sesuai pesan Presiden untuk membuat perekonomian meningkat lagi pada triwulan tiga tahun ini, salah satunya melalui kegiatan dan belanja pemerintah seperti yang dilakukan Kemenko Maritim di Banyuwangi ini.

"Saya menyampaikan kepada semua peserta, Silahkan berbelanja sebanyak-banyaknya. Istilahnya, habiskan uang Anda di UMKM agar masyarakat Banyuwangi makmur," kata Agung kepada peserta rapat kerja.

Sementara itu, dengan kembali menggeliatnya kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE disertai protokol kesehatan, Bupati Banyuwangi Azwar Anas mengapresiasi langkah oemerintah sekaligus optimistis ekonomi Banyuwangi bakal kembali bergerak. 

"Pelaku UMKM, warung-warung rakyat, jasa transportasi dan akomodasi akan kembali laris," ujarnya.

“Terima kasih kepada Presiden Jokowi, Menko Marves, Menparekraf, dan Gubernur Jatim yang selama ini selalu mendukung inovasi daerah dalam menyiapkan pemulihan ekonomi di era adaptasi kebiasaan baru,” tandas Bupati Anas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Photo by Lifestyle - Bisnis.com)

Minggu, 20 September 2020 - 08:00 WIB

Pemerintah Didesak Tetapkan Standar Harga Test PCR dan Regulasi Vaksin Mandiri

Regulasi vaksin mandiri perlu segera dipersiapan, sehingga pada saatnya swasta dapat dilibatkan dalam pengadaan vaksin mandiri tanpa beban negara. Keterlibatan pihak swasta dapat membantu pemerintah…

Bank DKI terus berinovasi

Minggu, 20 September 2020 - 07:38 WIB

Raih BUMD Marketeers Award, Bank DKI Termotivasi Beri Layanan Terbaik

Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc. Ketiga penghargaan tersebut mencakup predikat sebagai the most promising company…

DHL Express (Ist)

Minggu, 20 September 2020 - 07:21 WIB

DHL Express Umumkan Penyesuaian Harga Tahun 2021 di Indonesia

Jakarta-Penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan rata-rata penyesuaian harga yang berlaku efektif 1 Januari 2021.

Ilustrasi Online Shooping

Minggu, 20 September 2020 - 07:10 WIB

ShopeePay Bagikan Tips Belanja Aman Selama PSBB

Jakarta– ShopeePay, fitur layanan e-money terintegrasi di Indonesia, memperluas jangkauan transaksi digitalnya hingga ke merchant pasar swalayan agar lebih dekat dengan pengguna selama pandemi…

Jembatan Youtefa Hubungkan Infrastruktur Ekonomi Seputar Papua

Minggu, 20 September 2020 - 07:00 WIB

Selain Dukung Sektor Perekonomian, Jembatan juga Diberi Senuhan Nilai Seni

Indonesia saat ini membutuhkan pembangunan beberapa jembatan bentang panjang yakni dengan panjang lebih dari 100 meter, sehingga peluang kerja bagi para ahli jembatan di Indonesia masih sangat…