Strategi Antisipasi Dampak Kemarau di Sumatera

Oleh : Wiyanto | Rabu, 29 Juli 2020 - 17:05 WIB

Pompa untuk mengairkan air ke persawahan (Doc: Kementan)
Pompa untuk mengairkan air ke persawahan (Doc: Kementan)

INDUSTRY.co.id - Aceh - Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa daerah di Indonesia memasuki musim kemarau. Dari total 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia.

Sebanyak 30 persen diperkirakan mengalami kemarau lebih kering dari situasi normal yaitu sebagian Aceh, sebagian pesisir timur Sumatera Utara, sebagian Riau, Lampung bagian timur, Banten bagian selatan, sebagian Jawa Barat, serta Jawa Tengah bagian tengah dan utara. Prediksi awal musim kemarau terjadi pada Mei dan puncaknya pada Agustus 2020.

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura sigap dalam mendukung pengamanan produksi hortikultura.

Hal ini sejalan dengan arahan dari Bapak Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo agar Kementan hadir dalam mengamankan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting), khususnya cabai dan bawang merah dalam memenuhi kebutuhan 267 juta jiwa masyakat Indonesia. Tujuannya tak lain untuk meminimalisir kehilangan hasil akibat dampak perubahan iklim (kekeringan).

Prihasto Setyanto, Direktur Jenderal Hortikultura dalam keterangannya, Rabu (29/7) menyampaikan bahwa untuk m enjaga pertanaman dari dampak perubahan iklim, maka dukungan dinas pertanian melalui petugas lapang sangat penting peranannya.

Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf menjelaskan bahwa kebijakan Direktorat Perlindungan Hortikultura selaku pembina dan pelaksana pengelolaan dampak perubahan iklim bertujuan untuk mengamankan produksi hortikultura melalui adaptasi dan mitigasi.

Target lokasinya adalah sentra hortikultura yang rawan terkena kekeringan dan banjir. Direktorat Perlindungan Hortikultura juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka antisipasi dampak perubahan iklim terhadap komoditas hortikultura di seluruh Indonesia.

"Kekeringan merupakan situasi yang hampir setiap tahun terjadi, terutama di daerah rawan. Bencana kekeringan cenderung terus meningkat, baik frekuensi, intensitas, maupun distribusi kejadiannya. Kejadian kekeringan tersebut sangat nyata berpengaruh terhadap sub-sektor hortikultura", ungkap Yanti.

Menurut Iriana Ismida, Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Aceh, untuk menghadapi dampak perubahan iklim tersebut, mereka telah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan memberikan bantuan berupa pompa air.

Iriana Ismida menambahkan bahwa dampak perubahan iklim merupakan dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya variabilitas iklim, antara lain banjir dan kekeringan.

Pengamatan oleh petugas bertujuan untuk mengetahui luas kerusakan akibat dampak perubahan iklim serta faktor-faktor yang berpengaruh. Selanjutnya dianalisis untuk menentukan langkah-langkah penanggulangan yang tepat.

"Menghadapi musim kemarau, kami telah melakukan langkah antisipatif untuk daerah yang sering mengalami kekeringan seperti Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Besar yakni melalui bantuan pompa air", jelas Iriana.

Adapun penerima bantuan tersebut adalah dari kelompok tani Merak Jaya, Desa Gelanggang Merah, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur dan kelompok tani Taruna Tani, Desa Kuta Karang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Petani setempat bersyukur dan berterima kasih kepada Kementerian Pertanian dan BPTPH Aceh yang telah menyalurkan bantuan pompa air melalui program antisipasi dampak perubahan iklim.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan pompa air, kami bisa bertanam sayuran saat musim kemarau dan tidak perlu khawatir lagi kekurangan air", ungkap Hamdani, dari kelompok tani Merak Jaya yang merasakan manfaat dari bantuan pompa air tersebut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gedung Isolasi RS Covid-19 Pulau Galang di Batam

Sabtu, 19 September 2020 - 09:00 WIB

Gedung Isolasi RS Covid-19 Pulau Galang yang Dibangun Waskita Aman dari Terjangan Puting Beliung

PT Waskita Karya (Persero) Tbk memastikan bangunan yang dikerjakan di RS Covid-19 Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau aman dari terjangan angin puting beliung. Seperti diketahui, Waskita mengerjakan…

Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan melakukan penataan akses masuk truk petikemas

Sabtu, 19 September 2020 - 08:00 WIB

TPK Belawan Lakukan Penatan Akses Masuk Terminal Tingkatkan Layanan

TPK Belawan melakukan penataan akses masuk mulai tanggal 20 Agustus 2020 dan sudah disosialisasikan terlebih dahulu ke Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel) dan Asosiasi Logistik dan Forwarder…

Dyah Roro Esti Anggota DPR RI (Foto Ist)

Sabtu, 19 September 2020 - 07:00 WIB

Dyah Roro Esti Ajak Kaum Milenial Terjun ke Dunia Politik

Roro menyadari bahwa cara tercepat membuat sebuah perubahan adalah dengan terlibat aktif di parlemen atau pemerintahan. Semua ini memotivasi dirinya untuk menjadi bagian dari sistem tersebut.…

Marines Cycling Community Rutin Tingkatkan Imunitas Tubuh

Sabtu, 19 September 2020 - 06:00 WIB

Marines Cycling Community Rutin Tingkatkan Imunitas Tubuh

Marines Cycling Community (MCC) atau komunitas bersepeda Korps Marinir TNI AL dibawah pimpinan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) bersama-sama lawan Covid…

Sabtu, 19 September 2020 - 05:30 WIB

Atlet Dayung Korps Marinir Tinngkatkan Kemampuan Jelang Seleksi PON Papua

Pelatih dayung Marwiltim Sertu Marinir Ramijo mengatakan penjaringan atlet ini sangat penting untuk kaderisasi dan regenerasi dalam meningkatkan prestasi pedayung agar tidak kehabisan stok.…