Jababeka Residence Hadirkan Cluster Rotterdam, Hunian Modern Berkonsep Compact House di Kawasan Premium

Oleh : Ridwan | Rabu, 29 Juli 2020 - 15:50 WIB

Cluster Rotterdam
Cluster Rotterdam

INDUSTRY.co.id - Cikarang - Wabah pandemi Covid-19 telah membawa banyak perubahan di sektor properti, tak hanya mengubah cara pendekatan kepada calon konsumen, namun juga telah mengubah trend market di sektor ini. 

Terlebih untuk sub sektor residensial. Di mana saat ini masyarakat cenderung memilih untuk tinggal di kawasan sub urban, kawasan dengan dukungan fasilitas lengkap, infrastruktur lengkap, hingga kebutuhan New Normal yakni Work From Home (WFH). 

Oleh karena itu, tak sedikit pengembang melakukan sejumlah upaya untuk beradaptasi dengan kondisi baru yang telah membawa tantangan sekaligus peluang tersendiri di dalamnya. 

Sama halnya dengan Jababeka selaku pengembang ternama di koridor Timur Jakarta, yang mempersiapkan sejumlah strategi baru dalam menghadapi era new normal.

"Kami sadar sepenuhnya bahwa wabah Covid-19 telah membawa banyak perubahan. Karena itu diperlukan suatu tindakan yang responsif untuk menghadapi kondisi seperti ini. Jababeka Residence tidak akan berhenti berinovasi dan menghadirkan solusi untuk kebutuhan masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang nyaman," kata Presiden Direktur Jababeka Residence Suteja Sidartha Darmono di Cikarang, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, pasar kini telah berubah arah anginnya, saat ini semakin banyak tuntutan dan permintaan yang begitu spesifik akan hunian, akan tetapi perubahan ini memberi sesuatu peluang tersendiri bagi Jababeka untuk berinovasi. 

Oleh karena itu pada akhir bulan Juli 2020 ini, Jababeka Residence meluncurkan produk terbarunya yang bernama Rotterdam yang merupakan hunian modern berkonsep Compact House/rumah kompak dengan tata ruang yang efesien. 

General Manager Corporate Marketing Jababeka Residence Eric Limansantoso mengatakan bahwa Cluster terbaru Rotterdam ini merupakan salah satu masterpiece terbaru dari Jababeka, yang hadir sebagai solusi hunian ditengah era new normal dan menjadi jawaban untuk segala kebutuhan baru di era baru ini.

"Rotterdam Jababeka hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang terjangkau, mengingat daya beli masyarakat yang mengalami penurunan selama Pandemi," ujarnya. 

Eric menjelaskan bahwa, Cluster Rotterdam Jababeka ini, bertempat di kawasan sport city extension seluas 13 hektar yang dekat dengan berbagai fasilitas dengan infrastruktur yang lengkap mulai dari 3 akses jalan tol sekaligus, sampai moda transportasi  umum lainnya seperti stasiun KRL. Rotterdam ini juga berdekatan dengan TOD Center Jababeka.

"Cluster Rotterdam juga dikelilingi oleh sejumlah fasilitas mulai dari kesehatan, pendidikan, lapangan golf internasional, lifestyle center hingga pusat perbelanjaan modern," jelasnya. 

Konsep dari Rotterdam ini adalah hunian modern baru dengan pendekatan alam yang fresh, clean dan natural. Konsep ini sengaja di usung dengan menyesuaikan permintaan pasar yang saat ini tengah mengedepankan suatu hunian yang ramah lingkungan dan juga sehat. 

Cluster Rotterdam ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas di dalamnya, seperti hadirnya area publik terbuka yang digunakan untuk jogging, outdoor working space dengan wifi internet berkecepatan tinggi, sehingga penghuni bisa memungkinkan bekerja di ruang terbuka, hingga landskap rindang yang dapat mengurangi polusi udara dan panas. 

Hunian ini sangat cocok bagi milenial, ataupun pasangan muda yang menginginkan hunian modern yang syarat dengan fasilitas lengkap dan lingkungan yang sehat. Bahkan hunian ini juga cocok untuk investasi. Karena kawasan ini berdekatan dengan kawasan industri terbesar di Asia dengan lebih dari 2000 perusahaan nasional maupun juga multinasional.

"Hunian Rotterdam ini sangat cocok bagi kaum milenial ataupun investor baru di koridor timur Jakarta yang saat ini sedang berkembang dan naik daun," katanya. 

Marketer & Consultant property Andy K Natael menyatakan, Cluster Rotterdam ini dapat menjadi salah satu pilihan tepat di tengah kondisi pasar saat ini, di mana menawarkan konsep yang kompak dan lengkap dengan harga yang sangat affordable.

Sementara itu, Lukas Bong, Ketua Umum DPP AREBI (Asosiasi Real Estate Broker Indonesia) memaparkan, pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya banyak perubahan, termasuk di sektor properti. Tak hanya mengubah cara pendekatan kepada calon konsumen namun juga telah merubah tren pasar properti, terutama subsektor residensial.

"Covid-19 merupakan dampak yang tidak terduga sebelumnya, namun kita harus merespon ini sebagai suatu keharusan untuk beradaptasi dengan cepat," kata Lukas Bong.

Saat ini, imbuhnya, masyarakat cenderung memilih untuk tinggal di kawasan suburban dengan dukungan fasilitas dan infrastruktur lengkap, sehingga kebutuhan work from home bisa terpenuhi. 

Menurutnya, Jababeka yang terletak di suburban Jakarta, telah dikenal lama sebagai pengembang terpercaya, dengan luas lahan terbesar di koridor Timur Jakarta. Selain itu, konsep pengembangan skala kota yang matang menjadikan kawasan ini layak untuk diperhitungkan ke depannya. 

Senada dengan Lukas, Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch (IPW) mengatakan, saat ini tren properti tengah berubah, dimana market tengah melirik kawasan koridor Timur Jakarta yang sedang berkembang dengan potensi besar yang ada di kawasan ini.

"Segmen rumah menengah dengan rentang harga Rp300 jutaan hingga Rp500 jutaan diyakini merupakan pasar yang banyak diminati saat ini," katanya. 

Menurutnya, Cluster Rotterdam Jababeka masuk dalam segmentasi tersebut sekaligus akan memberi warna serta menjadi destinasi hunian dan investasi baru di Koridor Timur Jakarta yang tengah naik daun. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Arya Sinulingga

Jumat, 18 September 2020 - 13:25 WIB

Staf Khusus Erick Thohir Sebut Jajaran Komisaris BUMN Diisi Orang-orang TOP

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengapresiasi kinnerja Erick Thohir yang mwmilih orang-oraang terbaik sebagai komisaris perusahaan pelat merah.

FIFA (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 September 2020 - 13:00 WIB

Sepak Bola Dunia $ 14 Miliar Dampak Pandemi Covid-19

Angka $ 14 miliar didasarkan pada skenario saat ini, di mana sepak bola perlahan mulai dapat kembali merumput, setelah tiga bulan absen sejak awal tahun ini. Namun, hal itu akan menjadi ‚Äúpermainan…

Yuni Shara

Jumat, 18 September 2020 - 12:00 WIB

Kenapa Yuni Shara Sedih Duet dengan Didi Kempot?

Setelah berfikir panjang, dengan alasan lagu Didi Kempot menurutnya susah untuk dibawakan, juga judul-judul lagu yang disodorkan membuat dirinya berfikir keras.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae Beserta Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, di Serang (Photo by Runi/Man)

Jumat, 18 September 2020 - 11:45 WIB

Komisi V Dukung Pembangunan Fly Over Sudirman Serang Terealisasi di Tahun 2022

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan, pembangunan fly over tersebut untuk kepentingan masyarakat luas, sehingga harus terealisasi di tahun 2022.

Aktivitas industri makanan dan minuman (mamin)

Jumat, 18 September 2020 - 11:35 WIB

Peningkatan Sektor Penjualan Sektor Mamin Secara Online

Data internal Tokopedia menunjukkan bahwa kopi literan merek lokal, makanan khas Korea seperti tteokbokki dan jajangmyeon, nasi mentai atau spageti panggang kekinian, camilan manis hingga buah…