KCLN BNI di 6 Negara Siap Layani Kebutuhan Bisnis Perusahaan Indonesia

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 16 Juli 2020 - 12:00 WIB

KCLN BNI di 6 Negara
KCLN BNI di 6 Negara

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dengan dukungan jaringan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di 6 (enam) negara, yakni Singapore, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Inggris, BNI berkomitmen memberikan pelayanan perbankan dan pendampingan terhadap Indonesia related company di luar negeri, baik perusahaan di luar negeri yang berbisnis dengan Indonesia, maupun perusahaan Indonesia yang telah atau memiliki rencana berekspansi secara internasional.

Usaha tersebut berbuah manis dengan pertumbuhan laba sebelum pajak KCLN BNI sebesar 80% dan Fee-Based Income sebesar 34% secara year on year (yoy) pada Semester I 2020.

“BNI Kantor Cabang Luar Negeri tergolong konsisten mendukung upaya untuk mendorong perusahaan-perusahaan Indonesia go Internasional dan mendorong pengusaha di negara setempat untuk mengimpor barang-barang dari Indonesia melalui kegiatan business matching dan business forum di negara-negara KCLN berada,” tutur Direktur Tresuri dan Internasional BNI, Putrama Wahju Setyawan melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id pada Rabu (15/7/2020).

“Kegiatan yang telah diselenggarakan beberapa tahun ini terbukti telah mendorong beberapa nasabah BNI masuk ke pasar global dengan membuka trading arm di negara-negara tersebut untuk mempermudah transaksi perdagangan internasionalnya. Komitmen BNI untuk mendukung perusahaan Indonesia juga ditunjukkan dengan membuat skema khusus bagi debitur di Indonesia yang memiliki anak perusahaan ataupun trading arm di luar negeri,” tambah Putrama.

Sampai dengan saat ini BNI telah memberikan pinjaman kepada +/-300 Perusahaan Indonesian Related dengan total pinjaman mencapai USD 1,26 Miliar.

Putrama juga mengatakan, salah satu perusahaan Indonesia yang berekspansi internasional adalah Sritex melalui group usahanya yang berbasis di Hong Kong, yaitu New Bloom yang bergerak di bisnis tekstil.

Sebagai trading arm Sritex, New Bloom melakukan pembelian supply bahan baku dengan dukungan dari BNI Hong Kong, di mana supply ini akan diteruskan ke group usaha di Indonesia dan hasil produk akhir akan diekspor ke manca negara.

Sritex juga mengembangkan bisnis sampai ke daratan Eropa dengan dukungan BNI London, di mana Sritex mengakuisisi perusahaan di Jerman untuk memproduksi speciality suit seperti pakaian seragam pemadam kebakaran untuk dijual di pasar Eropa.

Perusahaan Indonesia lain yang telah mengembangkan bisnis dil luar negeri adalah Aastar di Singapore yang bergerak di bisnis komoditas seperti CPO & Pupuk.

BNI Singapore juga memberikan pembiayaan kepada Sorbent Pty Ltd yang merupakan salah satu anak usaha Sinarmas Group, yang bergerak di bidang Industri Tissue di Australia dan banyak mengimpor bahan baku dari Indonesia.

Dengan dukungan KCLN BNI, perusahaan-perusahaan Indonesia dapat mengembangkan bisnisnya di luar negeri dan menjadi perusahaan yang siap untuk bersaing dengan global player lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Newcomers Festival ke-20 di Frankfurt (Photo by Kemlu)

Selasa, 22 September 2020 - 12:15 WIB

Ramaikan Newcomers Festival, Acep Sumantri: Indonesia Exist di Frankfurt Jerman

Tarian Indonesia kembali meriahkan Newcomers Festival ke-20 di Frankfurt, Jerman. Pada festival tersebut, Pesona Indonesia and Friends tampilkan tarian Gitek Balen dari Betawi.

Metrodata (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 22 September 2020 - 12:14 WIB

SMI Kembangkan Kembangkan Aplikasi NAS

NAS merupakan perangkat penyimpanan yang tersambung ke jaringan dan memungkinkan pengguna dapat menyimpan maupun mengambil data dari media terpusat. NAS memiliki high-capacity storage yang menghubungkan…

Ilustrasi Pemilihan Pilkada (ist)

Selasa, 22 September 2020 - 12:07 WIB

Tok, Pilkada Serentak Tetap 9 Desember 2029

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung

Menteri Luar Negeri, Retno L.P Marsudi - Memperingati 75 Tahun Berdirinya PBB (Photo by Kemlu)

Selasa, 22 September 2020 - 11:15 WIB

Hadapi Tantangan Global, Menlu RI: 75 Tahun Berdiri, PBB Harus Perkuat Relevansi dan Adaptasi

Menteri Luar Negeri, Retno L.P Marsudi, menghadiri secara virtual di salah satu Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Memperingati 75 Tahun Berdirinya PBB.

SKK Migas (Foto IST)

Selasa, 22 September 2020 - 10:51 WIB

Pertahankan Capaian Lifting Migas 2020 Ini Enam Strategi yang Dilakukan SKK Migas

Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih mengatakan keenam strategi ini merupakan hasil pemikiran serta diskusi antara SKK Migas – Kontraktor Kontrak Kerja Sama…